19.4 C
Indonesia
Rabu, September 22, 2021
spot_img

Xiaomi Akan Kembali Gunakan Elektrokromik untuk Ponsel Terbaru

BERITA TEKNO, ruber.id – Pernah menggunakan teknologi yang serupa, kabarnya Xiaomi kembali mengulang penggunaan teknologi ini untuk disematkan di produk ponsel mereka. Info dari Gizmochina, vendor ini segera menyiapkan Smartphone dengan panel belakang elektrokromik yang sebelumnya juga pernah ada.

Jadi, Xiaomi pernah memasang elektrokromik di salah satu ponsel besutan mereka. Namun entah kenapa tidak dilanjutkan.

Tapi, baru-baru ini seorang sumber dari Stasiun Obrolan Digital China, Xiaomi tengah menguji perangkat dengan panel belakang dengan fotokromik atau dengan elektrokromik berdaya rendah. Semua masih harus disinkronkan, mana dari dua teknologi yang akan diadopsi merek ini.

Salah satu penggunaan fotokromik ada di Vivo S10. Ponsel ini memiliki fotokromik yag bisa berubah warna dari biru ke jingga ketika berada di bawah sinar mentari langsung. Perubahan ini disebabkan sinar ultraviolet pada matahari.

BACA JUGA:  Aplikasi Zoom Gangguan, Ini yang Harus Dilakukan
BACA JUGA:  Logo Baru Telkomsel, Ini Makna dan Penjelasannya

Sementara, hape OPPO Reno 6 Pro+ edisi Detektif Konan dibenamkan elektrokromik pada bagian belakangnya. Teknologi ini menjadikan bagian itu berubah warna dari perak ke merah. Menarik, bukan? Uniknya perubahan ini terjadi saat tegangan dilewatkan melalui kaca.

Tak ada yang tahu persisnya apakah panel fotokromik dan elektrokromik benar-benar dipasang di ponsel selanjutnya atau memang hanya konsep. Yang jelas pembicaraan ke arah itu sudah ada.

Sementara itu, merek Xiaomi pada tahun ini menjadi perbincangan dunia sebab berhasil menjadi brand terbaik nomor dua sejagat mengalahkan iPhone di Q2 2021.

CEO Xiaomi Lei Jun mengatakan dari vendor riset membisikkan kepadanya bahwa baru ini ada perusahaan China yang mencapai prestasi demikian.

BACA JUGA:  Hari Tanpa Bayangan di Indonesia, Ini Waktu Terjadinya di Kota Kamu
BACA JUGA:  Jangan Simpan Ponsel di Dekat Anda Tidur, Ini Akibatnya

“Untuk pertama kalinya dalam sejarah, ponsel perusahaan dari China bisa menempati posisi pertama di pasar Eropa dan posisi kedua di dunia,” ujarnya seperti dikutip oleh Global Times.

Dari riset Strategt Analytics, disebutkan Xiaomi duduk di puncak dan menguasai pasar sebanyak 25%. Mereka juga mengalahkan Samsung dalam pengiriman ponsel ke Eropa.

Meski demikian, Lei Jun mengatakan kepada seluruh jajaran karyawannya agar tidak terlena dengan pencapaian ini. Sebab, usia Xiaomi masih sangat muda yakni 3 tahun. Mereka tak boleh meremehkan persaingan bisnis di dunia Smartphone serta pesaing mereka yang lebih senior.

Penulis: Ardini Maharani DS
Editor: Bam

Related Articles

- Advertisement -

Latest Articles