Tuesday, 7 Apr 2020

Wujudkan Zero Gizi Buruk, Pemkab Pangandaran Berikan Bantuan Selama 90 Hari

Baca Juga

Mobil Dinas Dispora Kota Banjar Raib Dicuri Maling

Mobil Dinas Dispora Kota Banjar Raib Dicuri Maling KOTA BANJAR, ruber.id -- Mobil operasional milik Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Banjar raib dicuri maling. Kejadian hilangnya...

Sejumlah Pembangkit di Jawa Gangguan: DKI Jakarta, Jabar, Banten Padam

ruber -- PT PLN (Persero) merilis sejumlah pembangkit di wilayah Jawa mangalami gangguan. Sehingga wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten mengalami padam listrik total. Executive...

Kopdar Edisi III di Pangandaran, Gubernur Jabar: Ada 8 Pintu Sumber Dana Untuk Pembangunan

Kopdar Edisi III di Pangandaran, Gubernur Jabar: Ada 8 Pintu Sumber Dana Untuk Pembangunan PANGANDARAN, ruber.id -- Koordinasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (Kopdar) edisi ke 3...

Longsor Putus Jembatan Menuju Cipicung Jatigede

SUMEDANG, ruber -- Akses jalan utama yang menghubungkan Desa Cipicung menuju sejumlah desa lainnya di Kecamatan Jatigede, Kabupaten Sumedang putus, Senin (11/2/2019) sore jam...

PANGANDARAN, ruber.id — Pemerintah Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, akan menangani penderita gizi buruk dan gizi kurang.

Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata mengatakan, sebanyak 57 penderita gizi buruk dan 600 gizi kurang yang tercatat akan diberikan bantuan masing-masing sebesar Rp25.000/hari.

“Bantuannya berupa makanan siap saji, nanti diantar langsung sama kader Posyandu ke rumah penderita. Itu selama 90 hari,” katanya belum lama ini.

Jeje menuturkan, kemungkinan program penanganan gizi buruk dan gizi kurang ini pertama yang dilakukan Pemkab se Indonesia.

Dengan program seperti itu, kata Jeje, dirinya berharap kebutuhan makanan 4 sehat 5 sempurna untuk penderita tersebut tercukupi.

Dengan berjalannya waktu, pihaknya akan terus memantau progres program itu dalam upaya menangani gizi buruk dan gizi kurang di Kabupaten Pangandaran.

“Upaya ini juga untuk mewujudkan kabupaten yang zero gizi buruk dan gizi kurang,” ujarnya.

Sementara, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pangandaran Ida Nurlaela menyebutkan, program yang bakal dilaksanakan Pemkab berkesinambungan dengan program PKK Provinsi Jawa Barat.

Dimana, kata Ida, PPK Jabar memiliki program Sekolah Perempuan Mencapai Cita-cita (Sekoper Cinta) yang bertujuan
mengatasi persoalan stunting, gizi buruk dan gizi kurang.

Tak hanya itu, Sekoper Cinta juga memiliki tujuan meminimalisasi tingkat KDRT lantaran persoalan ekonomi.

Kemudian, masalah human traficking yang marak terjadi d masyarakat karena kasus ekonomi, serta membuka wawasan untuk perempuan agar ada kesetaraan gender.

Ida menyebutkan, masalah stunting di Jabar tercatat 12.6%, sedangkan di Kabupaten Pangandaran sendiri tercatat hanya sekitar 1.2%.

Angka tersebut, kata Ida, berhasil dengan komitmen Pemkab mewujudkan zero stunting, bahkan angka gizi buruk dan gizi kurang itu terus berkurang.

Dengan begitu, keberadaan kader Posyandu harus menjadi garda terdepan dalam masalah tersebut.

Terlebih, bidan juga berperan menjadi penentu sebagai koordinator dalam suatu Posyandu. Apalagi mereka (bidan dan TPD) sekarang diberikan fasilitas sepeda motor oleh Pemkab.

Ida mengungkapkan, dirinya berharap program bantuan makan siap saji pada penderita gizi buruk dan gizi kurang ini menjadi stimulan bagi masyarakat.

Selain itu, timbul kepedulian masyarakat pada pertumbuhan dan perkembangan anak.

Masalah anak, kata Ida, bukan hanya tanggungjawab orang tua, tapi tanggungjawab bersama. (R002/dede ihsan)

BACA JUGA: Sektor Perikanan Diharapkan Mampu Entaskan Kemiskinan di Pangandaran

Loading...

Komentar

loading...
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Rentan Terpapar Corona, 100 Jurnalis di Depok Jalani Rapid Test

DEPOK, ruber.id - Seratus jurnalis yang aktif melakukan peliputan di wilayah Depok, Jawa Barat menjalani tes rapid test, Senin (6/4/2020).

Pamsimas di Sumedang Selatan Ditutup Warga, Ini Alasannya

SUMEDANG SELATAN, ruber.id - Masyarakat di Lingkungan RT 05/04 tutup Pamsimas di Desa Sukagalih, Sumedang Selatan, Sumedang, Senin (6/4/2020).

Di Sumedang Utara, Bantuan untuk Pedagang di Sekolah Sudah Disalurkan

SUMEDANG UTARA, ruber.id - Bantuan sembako dari Pemkab Sumedang, Jawa Barat sudah dibagikan kepada para pedagang di sekolah.

Warga Sumedang Tewas Tersambar Petir

UJUNGJAYA, ruber.id - Kiki Arta, 59, warga Duaun Pasir Tengah RT 01/05, Desa Keboncau, Kecamatan Ujungjaya, Sumedang tewas tersambar petir, Senin (6/4/2020)...

Ada Lapak Asik, BPJamsostek Sumedang Pastikan Layanan Klaim JHT Normal Selama Pandemi COVID-19

SUMEDANG, ruber.id - BPJamsostek (Badan Penyelanggara Jaminan Sosial Ketenegakerjaan) Kantor Cabang Sumedang memastikan setiap pelayanan pencairan klaim Jaminan Hari Tua (JHT) berjalan...