Selasa, 11 Agu 2020

Waw Asyik Nih! Bantuan Kemensos untuk Warga Terdampak COVID-19 Diperpanjang Sampai Desember

Baca Juga

Buka Pameran IT, Bupati Dony Soroti Percepatan Transformasi Digital di Sumedang

SUMEDANG, ruber.id -- Bertempat di Lapangan Pacuan Kuda, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir membuka acara Pameran Informasi Teknologi (IT) dan Promosi Potensi Daerah. Menurut Dony,...

Rangkul Pasar Mahasiswa, Eiger Adventure Flagship Store Resmi Dibuka di Jatinangor Sumedang

Rangkul Pasar Mahasiswa, Eiger Adventure Flagship Store Resmi Dibuka di Jatinangor SUMEDANG, ruber.id -- Eiger Flagship Store resmi dibuka di kawasan pendidikan di Kecamatan Jatinangor,...

Punya Anak Masih Bayi? Hindari Bahan Makanan Ini di Tahun Pertamanya

ruber.id -- Sejak dilahirkan, seorang bayi tentunya mengonsumsi ASI yang diperoleh dari sang ibu.

Ingin Organisasi Lebih Hidup, Dian Siap Raih Kursi Ketua MPC PP Kota Banjar

BANJAR, ruber -- Bendahara Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila (PP) Kota Banjar Dian Suryanto Gunawan yang akrab disapa Encep Dian siap maju dalam...

GARUT, ruber.id – Kabar gembira bagi warga terdampak COVID-19 di Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Kabar gembiranya, bantuan Rp600.000/KPM dari Kementerian Sosial (Kemensos) akan diperpanjang hingga Desember 2020.

Meski begitu, jumlahnya menjadi Rp300.000/KPM atau Keluarga Penerima Manfaat.

Kepala PT Pos Indonesia Cabang Kantor Garut Ade Novel menjelaskan, kabar diperpanjangnya Bansos Kemensos ini disampaikan langsung Menteri Sosial Juliari Batubara saat kunjungan ke Garut, Jumat (19/6/2020).

Di mana, kata dia, target sebelumnya, Bansos Kemensos ini hanya untuk 3 bulan, tapi untuk tahap keempat hingga Desember akan kembali diperpanjang.

“Namun nominalnya berkurang menjadi setengahnya yaitu Rp300.000/KPM,” ujar Ade kepada ruber.id, Sabtu (20/6/2020).

Ade menyebutkan, sebagai pihak yang ditunjuk menyalurkan Bansos Kemensos, PT Pos siap melayani masyarakat.

Untuk BST sendiri, kata dia, PT Pos Indonesia Cabang Garut mendapat alokasi menyalurkan Bansos sebanyak 57.839 KPM.

“Saat ini, progresnya sedang dalam penuntasan tahap 2 dan sebagian sudah mulai memasuki tahap 3,” terangnya. (R011/Fey)

BACA JUGA: Bupati Garut Protes Ridwan Kamil soal Status Zona Kuning, Pasien Positif Corona Tambah 1 dari Transmisi Lokal

Komentar

loading...

Artikel Terbaru

Guru asal Situraja Positif Corona Ikut Rapat, 10 Pegawai Disparbudpora Sumedang Isolasi Mandiri

SUMEDANG, ruber.id - Seorang guru di Kecamatan Situraja, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat positif corona. Guru yang juga panitia hajat...

Rancangan KUPA-PPAS Disetujui Enam Fraksi di DPRD Pangandaran

PANGANDARAN, ruber.id - Sebanyak enam fraksi di DPRD Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat menyetujui dan menerima penjelasan bupati. Hal itu terkait rancangan Kebijakan...

Bocah Tenggelam di Muara Ciasem Subang Ditemukan

SUBANG, ruber.id - Indra, 9, bocah yang tenggelam saat berenang di Kali Muara Ciasem, Kabupaten Subang, Jawa Barat ditemukan, Minggu (9/8/2020) malam...

Disulap Jadi Camping Groud, Perkebunan Teh Margawindu Sumedang Makin Ramai Dikunjungi

SUMEDANG, ruber.id - Perkebunan teh Margawindu di Desa Citengah, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat mendadak ramai dikunjungi para pecinta alam,...

Bocah asal Subang Hilang di Kali Muara Ciasem

SUBANG, ruber.id - Indra, bocah umur 9, hilag tenggelam di Kali Muara Ciasem, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Minggu (9/8/2020) sekitar jam 14.00...