Selasa, 11 Agu 2020

Bupati Garut Protes Ridwan Kamil soal Status Zona Kuning, Pasien Positif Corona Tambah 1 dari Transmisi Lokal

Baca Juga

Artis Cantik asal Pangandaran Senam Bareng Ibu-Ibu di Cimerak

PANGANDARAN, ruber -- Artis cantik FTV dan sinetron Lisda Oktavianti, 35, mudik ke kampung halamannya di Dusun Garunggang, Desa Kondangjajar, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran. Artis...

Tiga Basis Strategis Calon Hak Pilih di Pangandaran Diajari Cara Mencoblos

PANGANDARAN, ruber -- Ratusan calon hak pilih Pemilu 2019 dari tiga basis pemilih strategis ikuti sosialisasi dan pendidikan pemilih di Aula Kantor Desa Purbahayu,...

Sejak Corona Merebak, Pasar Tradisional di Sumedang Sepi

WADO, ruber.id - Sejak merebaknya virus corona, sejumlah pasar tradisional di wilayah Sumedang, Jawa Barat sepi. Termasuk Pasar Wado.

Tingkatkan Sinergi, Polres Ciamis Silaturahmi dengan MUI

PANGANDARAN, ruber.id - Kapolres Ciamis AKBP Dony Eka Putra melaksanakan pertemuan dengan Ketua Majlis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Parigi KH Harun Al...

GARUT, ruber.id – Bupati Garut Rudy Gunawan protes terkait penetapan zona kuning COVID-19 oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Garut menjadi zona kuning karena di Kota Intan ini kasus pasien positif corona masih terus bertambah.

Bupati Rudy menganggap penyebaran kasus positif yang masif hanya terjadi di Kecamatan Selaawi saja. Itupun masih dalam satu keluarga.

Diketahui, saat ini kasus positif COVID-19 di Kecamatan Selaawi sudah berjumlah 8 kasus.

Rudy mengaku, label zona kuning bagi Garut, membuat masyarakat menjadi stres.

“Di kami ini terkendali dan persilakan masyarakat lakukan kegiatan. Mau new normal mau AKB, pokoknya jangan buat masyarakat stres,” ujar Rudy.

Kasus Positif COVID-19 di Garut Bertambah Lagi dari Transmisi Lokal
Sementara itu, kasus positif corona di Kabupaten Garut bertambah lagi, Jumat (19/6/2020).

Sehingga, total pasien positif COVID-19 di Kota Dodol menjadi 26 kasus.

Penambahan 1 kasus baru ini merupakan penularan lokal dari kasus sebelumnya.

Humas Gugus Tugas Kabupaten Garut Yeni Yunita menyebutkan, KC-26 merupakan laki-laki usia 37 tahun.

Saat ini, kata Yeni, yang bersangkutan sudah dirawat di RSUD dr. Slamet Garut.

Dengan bertambahnya kasus positif KC-26 ini, maka total kasus positif yang dirawat berjumlah 8 orang.

Sementara 15 orang sudah dinyatakan sembuh dan 3 orang meninggal dunia.

Selain kasus positif, kata Yeni, untuk kasus Orang Dalam Pemantauan (ODP) juga ada tambahan 5 kasus hari ini.

“Yaitu 1 orang dari Kecamatan Pamengpeuk, 2 orang dari Samarang, 1 orang dari Tarogong Kaler, dan 1 orang lainnya dari Tarogong kidul,” sebutnya. (R011/Fey)

BACA JUGA: Viral Video Sopir Elf di Garut Cekcok Hingga Dibacok, Polisi Buru Pelaku

Komentar

loading...

Artikel Terbaru

Guru asal Situraja Positif Corona Ikut Rapat, 10 Pegawai Disparbudpora Sumedang Isolasi Mandiri

SUMEDANG, ruber.id - Seorang guru di Kecamatan Situraja, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat positif corona. Guru yang juga panitia hajat...

Rancangan KUPA-PPAS Disetujui Enam Fraksi di DPRD Pangandaran

PANGANDARAN, ruber.id - Sebanyak enam fraksi di DPRD Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat menyetujui dan menerima penjelasan bupati. Hal itu terkait rancangan Kebijakan...

Bocah Tenggelam di Muara Ciasem Subang Ditemukan

SUBANG, ruber.id - Indra, 9, bocah yang tenggelam saat berenang di Kali Muara Ciasem, Kabupaten Subang, Jawa Barat ditemukan, Minggu (9/8/2020) malam...

Disulap Jadi Camping Groud, Perkebunan Teh Margawindu Sumedang Makin Ramai Dikunjungi

SUMEDANG, ruber.id - Perkebunan teh Margawindu di Desa Citengah, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat mendadak ramai dikunjungi para pecinta alam,...

Bocah asal Subang Hilang di Kali Muara Ciasem

SUBANG, ruber.id - Indra, bocah umur 9, hilag tenggelam di Kali Muara Ciasem, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Minggu (9/8/2020) sekitar jam 14.00...