26.4 C
Indonesia
Senin, September 20, 2021
spot_img

Warga Sumedang Utara Panik Diterjang Angin Puting Beliung saat Hujan Lebat dan Petir Menyambar

SEJUMLAH anggota BPBD Sumedang beserta warga Babakan Hurip, Kota Kaler, Sumedang Utara, Sumedang saat meninjau lokasi bencana angin puting beliung. bay/ruang berita

SUMEDANG, ruber — Warga Babakan Hurip RT 02/08, Kelurahan Kota Kaler, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang dikagetkan dengan adanya bencana alam angin puting beliung yang menimpa wilayahnya, Sabtu (23/2/2019) sore sekitar jam 15.00 WIB.

Angin puting beliung yang terjadi selama 10 menit tersebut, muncul bersamaan dengan hujan lebat dan sambaran petir.

Warga setempat Iim Rohimat, mengaku kejadian tersebut sempat membuat warga yang rumahnya terkena putaran puting beliung tersebut panik.

BACA JUGA:  Masak Nasi di Tungku, 4 Rumah di Sumedang Selatan Ludes Terbakar

“Kondisi warga sempat panik, saya juga panik, apalagi yang tidak ada suaminya,” katanya kepada ruber, Sabtu (23/2/2019).

BACA JUGA:  Masak Nasi di Tungku, 4 Rumah di Sumedang Selatan Ludes Terbakar

Iim menjelaskan akibat puting beliung tersebut sejumlah rumah warga mengalami kerusakan.

Bahkan, kata dia, beberapa pohon berukuran cukup besar ikut tumbang diterjang angin.

“Banyak yang rusak, bahkan di rumah saya saja piber banyak yang terbang, yang lain ada asbes juga.”

“Alhamdulillah sementara bisa ditanggulangi oleh warga. Karena kalau dibiarkan akan banjir ke rumah, karena hujan lagi besar-besarnnya,” ucap Iim.

Sementara itu, di tempat yang sama Supervisor Pusat Data Laporan dan Oprasional Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumedang Ruli Surya Somantri menerangkan, ada sekitar 22 rumah yang menjadi korban angin puting beliung.

BACA JUGA:  HUT ke 73 Bhayangkara, Polsek Rancakalong Santuni Keluarga Kurang Mampu

“Jadi setelah dilihat ada 3 rumah yang rusak berat dan sisanya 19 rumah rusak ringan. Kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp50 juta,” katanya.

BACA JUGA:  Tunggu Uang Kompensasi dan Kerohiman, 500 Keluarga Terdampak Jatigede Hidup Ngontrak

Ruli juga menyebutkan, sesuai peraturan yang berlaku, para korban bencana ini akan diberikan bantuan untuk kembali memperbaiki rumahnya yang rusak.

“Nanti akan ada bantuan untuk masyarakat. Sedikit-sedikit rumah yang rusak akan diperbaiki,” sebutnya. bay

loading…


Related Articles

- Advertisement -

Latest Articles