24.4 C
Indonesia
Selasa, September 21, 2021
spot_img

Warga Purworejo yang Menolak Vaksin Covid-19 Terus Berkurang

BERITA PURWOREJO, ruber.id – Penolakan atau keraguan warga Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah terhadap efektivitas vaksin Covid-19 terus berkurang. Sebaliknya, banyak di antara mereka justru berebut untuk dapat mengikuti program vaksinasi yang digelar oleh pemerintah desa/kelurahan atau lembaga lain.

Kondisi itu antara lain terlihat dalam bakti sosial vaksinasi massal ke 2 yang digelar oleh Polres Purworejo bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Purworejo, UPT Puskesmas Banyuurip, dan Kelurahan Borokulon. Secara teknis, pelaksanaan vaksinasi dilakukan oleh petugas medis UPT Puskesmas Banyuurip.

Jumlah Pendaftar Vaksin Covid-19 Melebihi Target Awal

Dalam vaksinasi yang berlangsung di lingkungan Perumahan Pepabri RW 05 Kelurahan Borokulon tersebut, jumlah pendaftar melebihi target awal. Mereka berebut mendaftar hingga ada sejumlah warga yang terpaksa tidak mendapatkan jatah vaksin dan menunda vaksinasinya.

BACA JUGA:  Tahun Baru Islam, Puluhan Anak Yatim dan Duafa di Kemiri Purworejo Terima Santunan
BACA JUGA:  Inbup Purworejo soal Perpanjangan PPKM Level 4, Warteg dan Kaki Lima Boleh Kembali Buka

Lurah Borokulon Muh Khabib menyebutkan, vaksinasi massal kali ini merupakan kali kedua setelah penyuntikan dosis pertama digelar pada Senin (12/7/2021) lalu.

Menurutnya, dari alokasi 100 dosis vaksin Sinovac yang didapat, belum mampu mencukupi kebutuhan warga yang mendaftar.

“Warga memang sekarang antusias sekali untuk mengikuti vaksinasi. Bahkan, banyak warga lain yang belum dapat, tanya-tanya terus untuk mendaftar,” sebutnya.

Muh menjelaskan, kondisi tersebut jauh berbeda dengan awal-awal adanya program vaksinasi. Saat itu, banyak warga menolak dengan tegas ketika ditawari vaksin. Pihak pemerintah kelurahan pun harus berjibaku melakukan sosialisasi hingga ke tingkat paling bawah secara door to door.

“Saya kurang paham untuk kondisi di luar wilayah ini ya. Tapi untuk Borokulon yang jelas kesadaran warga semakin meningkat. Bahkan, banyak juga sudah vaksin secara mandiri di fasilitas-fasilitas kesehatan,” jelasnya.

BACA JUGA:  Puluhan Warga Klaten Jadi Pengikut Keraton Agung Sejagat
BACA JUGA:  Tahun Baru Islam, Puluhan Anak Yatim dan Duafa di Kemiri Purworejo Terima Santunan

Galih, salah seorang peserta vaksinasi, mengaku lega usai menerima suntikan vaksin dosis kedua. Ia mengaku bersemangat mengikuti vaksinasi demi kekebalan tubuhnya terhadap Covid-19.

“Surat keterangan vaksinasi ini juga penting untuk syarat-syarat administrasi. Tapi yang paling penting memang meningkatkan kekebalan tubuh dari paparan virus corona,” ujarnya. (R030/Purworejo)

Related Articles

- Advertisement -

Latest Articles