Minggu, 9 Agu 2020

Warga Protes! Data Masuk Hasil Pilpres 2019 dari KPU Kabupaten/Kota di Jawa Barat Lambat Pisan

Baca Juga

Ujung Cerita Polemik UU KPK Versi BEM Unpad Jatinangor

Ujung Cerita Polemik UU KPK Versi BEM Unpad Jatinangor SUMEDANG, ruber.id -- Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Padjadjaran (Unpad) Kampus Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat...

Tak Ikut Tur Asia, Juventus Kejar Tanda Tangan Mauro Icardi

ruberSPORT -- Juventus terus berusaha memburu tanda tangan striker Inter Milan Mauro Icardi. Meski rumor mengaitkan kepindahannya ke As Roma dengan rumor kepindahan striker Roma...

Viral! Tali Bendera Copot Saat Peringatan HUT RI di Kota Banjar

BANJAR, ruber.id -- Video insiden copotnya tali bendera merah putih saat upacara pengibaran bendera dalam rangka HUT ke 74 RI di Kota Banjar viral...

Akhirnya! Jokowi Pastikan Ibu Kota Negara Bakal Pindah ke 2 Kabupaten di Kaltim

ruber.id -- Presiden Joko Widodo telah memutuskan Ibu Kota Indonesia bakal pindah ke Provinsi Kalimantan Timur. Dua wilayah di Kaltim yang akan dijadikan lokasi ibu...

SUMEDANG, ruber — Kinerja KPU kabupaten/kota di Jawa Barat dinilai lambat. Hal ini dikeluhkan warganet asal Sumedang.

Hingga H+3 pencoblosan 17 April 2019, data hasil rekapitulasi perolehan suara Pilpres 2019 dari KPU Jabar masih sangat sedikit (Lihat tabel).

Rekapitulasi hasil Pilpres dari kabupaten/kota di Jawa Barat belum masuk Situng KPU RI. Sumber: kpu.go.id

Bahkan, data dari beberapa KPU kabupaten/kota di Jawa Barat belum masuk sama sekali.

Seperti dari KPU Kabupaten Sumedang, KPU Majalengka, KPU Cirebon hingga KPU Pangandaran.

Padahal, secara letak geografis dan akses wilayah di tiap kabupaten/kota di Jabar lebih dekat dan relatif tanpa hambatan.

Selain itu, di Jawa Barta juga akses jaringan internet cenderung stabil dan lebih baik.

Sehingga tentunya, distribusi hasil perolehan suara dari tiap TPS di wilayah Jawa Barat harusnya lebih cepat masuk ke situng KPU RI.

Hal ini, berbeda dengan data yang masuk dari KPU Jawa Tengah, KPU Jawa Timur, bahkan dari Provinsi Aceh dan wilayah pulau Sumatera.

Di mana data dari KPU ini lebih cepat masuk situng KPU RI sehingga warga dapat melihat update hasil perolehan suaranya di situs web kpu.go.id.

Hal ini membuat warganet kesal. Mereka pun mencurahkan kekesalannya itu di status yang mereka posting di media sosial seperti Facebook, dan medsos lainnya.

Seperti pemilik akun Rauf Nuryama, dalam statusnya pemilik akun ini menulis:

Komisioner KPU Evi Novida Malik menjelaskan, Situng adalah upaya pihaknya untuk menjadikan Pemilu serentak transparan dan siapapun bisa melihat penghitungan suara.

Apabila ada kesalahan, KPU tak menutup diri untuk melakukan koreksi.

Nah loh… Ayo KPU SUMEDANG, we support you. Segera munculkan datanya yang sudah masuk. Agar kita2 bisa re chek.

Dannnn kenapa kalah sama Indramayu. Di sana sdh ada yg masuk, walaupun baru sedikit. luvi

loading…


Komentar

loading...

Artikel Terbaru

Grup Musik asal Sumedang, Arberic, Aransemen Ulang Single Lagu Hits Nyeri Hate

SUMEDANG, ruber.id - Arberic, grup musik asal Kabupaten Sumedang, Jawa Barat mengaransemen ulang lagu berjudul Nyeri Hate. Lagu ciptaan...

Inter Milan Terdepan Boyong Tonali

SPORT, ruber.id - Klub sepakbola raksasa Italia, Inter Milan terdepan dalam memboyong gelandang elegan Sandro Tonali. Tonali dikabarkan menjadi...

Update Corona Garut, Sabtu 8 Agustus 2020

GARUT, ruber.id - Selain ada tambahan 9 pasien positif corona pada Jumat (7/8/2020), kasus suspek COVID-19 juga cukup tinggi, Sabtu (8/8/2020).

Update Corona Pangandaran, Sabtu 8 Agustus 2020

PANGANDARAN, ruber.id - Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat catatkan 23 kasus pasien positif corona hingga, Sabtu (8/8/2020). Dibandingkan dengan pekan...

Update Corona Kota Banjar, Sabtu 8 Agustus 2020

KOTA BANJAR, ruber.id - Sabtu (1/8/2020) malam, kasus COVID-19 di Kota Banjar, Jawa Barat tersisa 3 suspek. Pekan sebelumnya,...