Minggu, 27 Sep 2020

Segera Diputuskan, Sekolah Tatap Muka di Pangandaran Dimulai Jenjang SD dan SMP

Baca Juga

Penjual Cilok di Majalengka Beli Mobil dengan Uang Receh

MAJALENGKA, ruber -- Berbekal setumpuk uang receh, pasangan suami istri penjual cilok, Tirta (49) dan Mimin (44) mendatangi diler Toyota Auto 2000 di Kabupaten...

Peparnas Papua, 2 Atlet Difabel Klaten Targetkan Emas untuk Jateng

KLATEN, ruber.id - Sejumlah atlet panahan difabel asal Kabupaten Klaten, Jawa Tengah mulai melakukan latihan secara rutin dalam persiapan menghadapi Pekan Paralimpiade...

HUT ke 71 Polisi Wanita, Polwan Sumedang Santuni Jompo

SUMEDANG, ruber.id -- Polwan Polres Sumedang salurkan bantuan untuk jompo di Lingkungan Talun, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang, Kamis (15/8/2019). Kasubag Humas Polres Sumedang Iptu...

Saat Diparkir di Jalan Ganeas Sumedang, Mobil Ini Masuk Parit

GANEAS, ruber.id - Kejadian aneh dialami sopir GrandMax bernopol T 1561 TC, Ade Rohendi, 28, mobil berstiker AR RAFI BHS ini nyelonong...

PANGANDARAN, ruber.id – Pemkab Pangandaran, Jawa Barat belum dapat menentukan waktu dimulainya pembelajaran tatap muka di sekolah. Meski demikian, skema belajar siswa
di masa pandemi COVID-19 terus disiapkan.

Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata mengatakan, belum bisa dipastikan waktu pembelajaran tatap muka itu dimulai. Berbagai persiapan sedang ditempuh lantaran kegiatan belajar mengajar harus disiapkan dalam konteks tatanan hidup baru.

“Kamis (besok-red) akan kami putuskan kapan-kapannya, termasuk berbagai aturan dan protokol kesehatan yang ketat. Nantinya perlu dilakukan oleh siswa, guru serta orang tua,” kata Jeje usai rapat paripurna di DPRD Pangandaran, Senin (10/8/2020).

Sementara, Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Pangandaran Agus Nurdin menyatakan, skema pembelajaran tatap muka di masa pandemi COVID-19 telah disiapkan.

Di antaranya, aturan mengenai jumlah peserta didik dalam satu kelas, lama jam belajar dan dihapuskannya jam istirahat. Kemudian, siswa harus membawa bekal makanan dari rumah, tidak boleh ada kantin dan lainnya.

“Aturan ini sudah disosialisasikan sebulan yang lalu, karena sudah kami desain. Sekarang sarana di tiap sekolah lagi dicek, seperti tempat cuci tangan dan sebagainya. Seluruhnya akan disempurnakan,” tuturnya.

Sementara ini, kata Agus, tahapan pelaksanaan pembelajaran tatap muka di sekolah hanya diberlakukan bagi jenjang SD dan SMP. Untuk jenjang PAUD dan TK akan dijadwalkan setelah evaluasi pada jenjang SD dan SMP. (R002/dede ihsan)

BACA JUGA: Belajar Tatap Muka Diperbolehkan, Pemkab Pangandaran Percepat Pengadaan 81.000 Face Shield

Komentar

loading...

Artikel Terbaru

Kasus Positif COVID-19 Kabupaten Tasik Tambah 15 Orang dalam Sepekan

BERITA TASIKMALAYA, ruber.id - Kasus konfirmasi positif COVID-19 di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat terus bertambah. Sebelumnya, kasus konfirmasi COVID-19...

30 Pasien Positif COVID-19 Sumedang Masih Jalani Perawatan

BERITA SUMEDANG, ruber.id - Kasus konfirmasi COVID-19 di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat masih terus bertambah. Hingga Sabtu (26/9/2020) total...

Kasus Konfirmasi COVID-19 Kota Tasikmalaya Melonjak, 7 Pasien Meninggal

BERITA TASIKMALAYA, ruber.id - Kasus konfirmasi COVID-19 di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat terus melonjak, dalam sepekan terakhir. Selain itu,...

Jadwal Serie A: Inter vs Fiorentina, Roma vs Juventus

BERITA SPORTS, ruber.id - Laga perdana Inter Milan di Liga Italia Serie A akan berlangsung di San Siro, Minggu (26/9/2020) dini hari...

Perda APBD 2021 Pangandaran Disahkan

BERITA PANGANDARAN, ruber.id - Peraturan Daerah (Perda) Anggaran Pendapatan Belanjaan Daerah (APBD) tahun 2021 Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat resmi disahkan.