GARUT  

Wabup Garut Ajak ASN Lebih Empati kepada Warga

Wabup Garut Ajak ASN Lebih Berempati kepada Warga
Apel Gabungan terbatas di Lapangan Sekretariat Daerah, Jalan Pembangunan, Tarogong Kidul, Garut, Senin (6/2/2023). ist/ruber.id

BERITA GARUT, ruber.id – Wakil Bupati (Wabup) Garut dr. Helmi Budiman mengajak semua Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk lebih memiliki rasa empati kepada warga. Terlebih, di Kabupaten Garut kerap terjadi bencana, termasuk kejadian bencana belakangan ini.

Hal tersebut Wabup Helmi sampaikan saat Apel Gabungan Terbatas di Lapang Sekretariat Daerah (Setda), Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Senin, 6 Febuari 2023.

Wabup Helmi menyebutkan, bencana gempa bumi yang sebelumnya terjadi di Kabupaten Garut, dapat diambil hikmahnya untuk meningkatkan rasa empati kepada warga. Khususnya, para penyintas bencana.

“Bentuk perhatian kita, rasa empati kita (ASN) kepada masyarakat, sehingga masyarakat tenang. Karena kalau ditengok mungkin tidak satu per satu kita tengok.”

Baca juga:  Korem 062/Tarumanagara dan Diskominfo Garut Ajak Warga Cerdas Bermedia Sosial

“Keun teu ditengok tapi beasna mah aya (Gak apa-apa gak ditengok juga, tapi berasnya harus ada),” kata Helmi, menerjemahkan makna empati.

Wabup Helmi juga mengingatkan, agar ASN sebagai pelayan masyarakat, senantiasa menjaga kesehatan.

Sehingga, tetap memungkinkan melaksanakan kegiatan-kegiatan dalam pelayanan terhadap masyarakat.

“Karena kita adalah pelayan masyarakat, karena kita adalah orang-orang yang sudah bersumpah. Sudah berjanji,” kata Helmi.

ASN BerAKHLAK

Helmi menjelaskan, pemerintah pusat sudah memberikan arahan kepada ASN melalui slogan BerAKHLAK.

Yaitu berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmoni, royal, adaptif, dan kolaboratif, agar terus diterapkan oleh para ASN.

“Agama mengajarkan kepada kita bahwa dasar dari pada BerAKHLAK itu adalah hati yang selamat, rasa empati. Rasa kanyaah, kadeudeuh_ yang harus ada di hati kita,” jelas Helmi.

Baca juga:  Penyerahan Bansos Jabar di Garut, Dikritik Warga karena Tidak Jaga Jarak

Helmi menyebutkan, BerAKHLAK juga berkaitan dengan keimanan.

Salah satunya, yaitu dapat dilakukan dengan melayani dan berbuat baik kepada tetangga. Dengan melakukan pelayanan yang mampu menjamin kehidupan masyarakat.

“Jadi, berAKHLAK itu akan hanya menjadi slogan ketika hati kita tidak berupaya bagaimana untuk menyelami.”

“Bagaimana untuk membersihkan, bagaimana untuk menyimpan empati di dalam hati kita kepada masyarakat,” kata Helmi.