Thursday, 2 Apr 2020

Videonya Viral, Warga Tasikmalaya Tabrakan Diri ke Kereta Api karena Alasan Ini

Baca Juga

Lulusan SMA Mendominasi, Warga di Pangandaran Lebih Tertarik Kerja di Luar Daerah

PANGANDARAN, ruber -- Mayoritas warga di Kabupaten Pangandaran lebih tertarik bekerja di luar daerah. BACA JUGA: Banyak yang Ditilang, Tingkat Kesadaran Pengendara di Pangandaran Dianggap Minim Selama...

Berantas Peredaran Narkoba, Puluhan Petugas Lapas Ciamis Dites Urine

CIAMIS, ruber -- Sebagai upaya untuk mencegah peredaran narkoba di Lapas, sedikitnya 80 petugas Lapas Kelas IIB Ciamis menjalani tes urine. BACA JUGA: Bupati dan...

RSUD di Pangandaran Bernama Pandega, Ini Maknanya

PANGANDARAN, ruber.id -- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Pangandaran akan dinamai Pandega (Pangandaran Sehat dan Bahagia). Nama tersebut hasil koordinasi antara Bupati Pangandaran Jeje...

Tim SAR Lanjutkan Pencarian Korban Terrimbun Longsor Cisayong Tasikmalaya

TASIKMALAYA, ruber.id - Tim SAR gabungan kembali melakukan pencarian kakek Didi, 63, petani yang tertimbun material longsor di Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, Minggu...

TASIKMALAYA, ruber.id – IN, 31, warga Cineam, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat diduga menabrakan dirinya ke kereta api hingga tewas.

IN, ditemukan sudah tak bernyawa usai tertabrak Kereta Api Kutajaya Selatan, di Kampung Sukasirna, Kelurahan Sukanagara, Kecamatan Purbaratu, Kota Tasikmalaya, Kamis (27/2/2020) sekitar jam 14.00 WIB.

Saat kejadian, kereta api tersebut melaju dari arah Awipari menuju Tasikmalaya.

Peristiwa ini menjadi viral setelah video korban, sesaat sebelum tertabrak kereta api, viral di media sosial.

Dalam video tersebut, korban meminta maaf kepada keluarga dan teman lainnya, karena memiliki banyak utang.

Kapolsek Cibereum AKP Suyitno membenarkan adanya korban tertabrak kereta api ini.

Suyitno menyebutkan, setelah menerima informasi pihaknya langsung menuju lokasi.

Namun, sesampainya di tempat kejadian, korban sudah tidak bernyawa, dengan kondisi mengenaskan.

“Tertabrak kereta api,” ungkapnya saat mengevakuasi jenazah korban, Kamis sore.

Berdasarkan keterangan saksi, kata Suyitno, korban sempat berteduh di salah satu rumah warga di dekat rel kereta api.

Setelah olah TKP, jenazah korban dibawa menuju RSUD dr Soekardjo Tasikmalaya, untuk pemeriksaan.

Meski ditemukan video permintaan maaf dari korban, namun Suyitno menduga IN merupakan korban kecelakaan.

“Ini (Rel kereta) bukan jalan umum, apalagi di lokasi merupakan jalur yang cukup padat. Hati-hati saat melintasi rel kereta,” ujarnya. (dimas)

Baca berita lainnya: Pembunuh Sadis Siswi SMPN 6 Tasikmalaya Ayah Kandungnya Sendiri, Ini Alasannya

Loading...

Komentar

loading...
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Sejak Corona Merebak, Miliarder Terkaya di Dunia Ini Tambah Kaya Raya

INTERNASIONAL, ruber.id - Sejak virus corona merebak dan mengancam umat manusia, orang terkaya di dunia, Jeff Bezos makin tambah kaya.

Lagi, Dua Pasien Dalam Pengawasan Corona di Garut Meninggal Dunia

GARUT, ruber.id - Dua Pasien Dalam Pengawasan COVID-19 di Kabupaten Garut, Jawa Barat meninggal dunia, Kamis (2/4/2020). Pusat Informasi...

Hujan Deras Terjang Ciamis: Pohon Tumbang di Rumdin Wabup, Longsor dan Petir Menyambar Rumah Warga

CIAMIS, ruber.id - Hujan deras menerjang Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Kamis (2/4/2020) sore. Akibatnya, bencana alam terjadi di sejumlah titik wilayah di...

Total Positif Hasil Rapid Test Jadi 11 Orang, Warga Terdampak Corona di Sumedang Dapat Bantuan Sosial

SUMEDANG, ruber.id - Hasil rapid test sebelas warga Kabupaten Sumedang positif COVID-19, Kamis (2/4/2020) jam 16.00 WIB. Bupati Sumedang...

FMKKS Sumedang: Dana BOS Bisa Digunakan untuk Pencegahan Corona

SUMEDANG, ruber.id - Pandemi corona membuat berbagai kegiatan dan penyelenggaraan pendidikan yang bersumber dari Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tidak dapat dilaksanakan.