24.4 C
Indonesia
Selasa, September 21, 2021
spot_img

Ujang Ditemukan Sudah Tak Bernyawa di Pesisir Pantai Santolo Garut

TIM SAR gabungan evakuasi jasad Ujang, nelayan yang hilang tenggelam paskainsiden kapal terbalik di perairan Santolo, Garut, dua hari lalu. ist/ruber.id

Dilaporkan Hilang Tenggelam, Ujang Ditemukan Sudah Tak Bernyawa di Pesisir Pantai Santolo Garut

GARUT, ruber.id — Tim SAR gabungan berhasil menemukan Ujang, 47, korban kecelakaan kapal terbalik di perairan Santolo, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Senin (23/9/2019) malam jam 21.42 WIB.

Ujang ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa di pesisir Pantai Santolo, Garut.

Sebelumnya, Ujang, dilaporkan hilang tenggelam paskainsiden kecelakaan kapal nelayan Sundari Jaya yang dikemudikannya terbalik di wilayah perairan Santolo, Kabupaten Garut.

BACA JUGA:  Balita asal Cianjur Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

BACA JUGA: Kapal Nelayan Terbalik di Perairan Santolo Garut, Tim SAR Terus Lakukan Pencarian

Kepala Basarnas Bandung Deden Ridwansyah mengungkapkan, korban Ujang berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan pada hari kedua operasi pencarian.

BACA JUGA:  Berenang di Pantai Cisoka Garut, 5 Warga Bandung Terseret Arus, Satu Orang Hilang

“Ujang ditemukan jam 21.42 WIB oleh tim SAR gabungan di pesisir Pantai dalam keadaan meninggal dunia,” kata Deden melalui rilis yang diterima ruber.id, Senin malam.

Jasad korban Ujang, kata Deden, selanjutnya dibawa ke Puskesmas Cikelet, Kabupaten Garut.

“Dengan ditemukannya korban, maka jam 22.00 WIB, dilaksanakan penutupan operasi SAR,” ucap Deden.

Deden menyebutkan, unsur SAR gabungan yang terlibat pada operasi kali ini yaitu Pos Pencarian dan Pertolongan Tasikmalaya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut.

BACA JUGA:  Warning BMKG, Sejumlah Camat di Garut Pantau Laut

Selain itu, lanjut Deden, unsur yang terlibat yaitu dari Polsek Cikelet, Polair Santolo,TNI AL Santolo, Syahbandar Santolo, Damkar Santolo dan nelayan setempat

“Sebelumnya, tim SAR gabungan telah melakukan pencarian semaksimal mungkin dengan membagi tim menjadi 3 SRU (Search and Rescue Unit), dengan metode pencarian penyisiran di darat dan penyisiran di air,” sebutnya.

BACA JUGA:  Asyiknya Ngabuburit Sambil Mancing Ikan di Bendungan Copong Garut

Deden menambahkan, korban dilaporkan tenggelam karena kapal nelayan yang ditumpanginya bersama satu rekan lainnya Iip terbalik.

Iip berhasil menyelamatkan diri, sedangkan Ujang terseret arus ombak perairan Santolo hingga menghilang dan akhirnya bisa ditemukan oleh tim SAR gabungan dalam keadaan meninggal dunia. luvi

BACA BERITA LAINNYA: Status Level 1, Basarnas Bandung Terjunkan Tim Rescue ke Gunung Tangkuban Parahu

Related Articles

- Advertisement -

Latest Articles