Tuesday, 4 Aug 2020

Suami Jarang Pulang, Ibu Muda di Jawa Tengah Ini Habisi Anak Ketiganya dengan Cara Ini

Baca Juga

Diberi Dua Tugas Baru, Tahun 2021 Insentif Ketua RT/RW di Pangandaran Naik Lagi

PANGANDARAN, ruber.id - Ketua RT dan RW di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat diberikan dua tugas baru di tahun 2021. Pertama, mereka harus...

Kera dan Rusa Keluar dari Habitatnya, Komisi II DPRD Pangandaran Bahas Pengendalian Hewan

PANGANDARAN, ruber -- Dalam audiensinya ke DPRD Kabupaten Pangandaran beberapa waktu lalu, sejumlah warga Lingkungan RW 01 Dusun Pangandaran Timur, Desa Pangandaran, diterima Komisi...

Askab PSSI Sumedang Dikukuhkan, Erwan Ingin Tiap Kecamatan Miliki Lapangan Sepak Bola yang Layak

SUMEDANG, ruber - Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jabar mengukuhkan kepengurusan Askab PSSI Sumedang periode 2018-2022, termasuk lima orang anggota komite eksekutif di Gedung Negara,...

Mau Lanjut Kuliah di UI? Dibuka Secara Online, Ini Jadwal dan Caranya

DEPOK, ruber.id - Universitas Indonesia (UI) membuka kembali seleksi masuk melalui jalur SIMAK UI gelombang 2 tahun 2020 dan akan diadakan secara...

JAWA TENGAH, ruber.id – DY, 28, ibu muda, pembunuh bayi yang baru dilahirkannya ditangkap jajaran Satreskrim Polres Klaten, Jawa Tengah.

Diketahui, motif DY membunuh darah dagingnya sendiri ini karena panik dan takut ketahuan ketika ia telah melahirkan anak ketiganya ini.

Suami DY sendiri, jarang pulang sehingga ia takut keluarga dan tetangganya mengira anaknya ini, hasil hubungan gelap dengan Pria Idaman Lain.

Kasatreskrim Polres Klaten AKP Andryansyah Rithas mengungkapkan, DY membuanh bayinya di tempat pembuangan limbah pabrik.

Tepatnya, di wilayah Dukuh Bendo, Desa Daleman, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten.

Pelaku DY sendiri, diketahui tinggal tidak jauh dari TKP, tempat dia membuang bayi.

DY, kata Andryansyah, melahirkan bayinya seorang diri di dalam rumahnya, Sabtu (8/2/2020) dini hari sekitar jam 02.00 WIB.

“Ternyata, sejak DY mengandung, kehamilannya ini dia sembunyikan. Baik dari keluarga, maupun tetangga.”

“Sehingga, saat melahirkan, DY panik karena mendengar bayi yang dilahirkannya ini menangis.”

“Saat itu juga, DY membekap mulut dan hidung darah dagingnya ini dengan menggunakan tangan hingga sang bayi tewas,” ucapnya di Mapolres Klaten, Kamis (13/2/2020).
 
Setelah membunuh anaknya, kata Andryansyah, DY lalu membawa jenazah bayi yang ari-arinya masih utuh dan tersambung di pusar ini ke TKP dan membuannya di selokan, sekitar jam 03.00 WIB.

“Kasus ini kami ungkap, hasil dari keterangan warga yang melihat aktivitas tersangka mencuci seprai dan membuang kasur yang digunakan untuk proses kelahiran anaknya,” ucapnya.

Suami DY Jarang Pulang

Andryansyah menambahkan, motif pelaku DY tega berbuat keji kepada buah hatinya ini karena dipicu ketakutan dan panik atas kelahiran anak ketiganya ini.

Sebab, kata Andryansyah, suaminya, selama ini jarang pulang. Sehingga DY, cemas karena jika ketahuan melahirkan maka akan timbul fitnah, DY menjalin hubungan gelap dengan pria idaman lain.

“Jadi, suami sahnya DY ini jarang pulang, ini kata tersangka,” ucap Andryansyah.

Atas perbuatannya, lanjut Andryansyah, DY dijerat Pasal 76B UU Nomor 35/2014 tentang perubahan atas UU Nomor 23/2002 tentang Perlindungan Anak.

“Ancaman hukumannya, kurungan penjara 15 tahun,” jelas Andryansyah.
 
Sementara itu, menurut pengakuan DY, kehamilannya itu hasil hubungannya dengan sang suami. Namun, sang suami jarang pulang.

Sehingga, kata DY, takut dianggap berselingkuh dengan pria lain, dan malu dengan tetangga. DY akhirnya menyembunyikan kehamilannya.

“Malu saja, karena suami jarang pulang, pulangnya sebulan sekali. Kalau pas pulang ngasih uang sama anak. Anak saya dua, tiga saya yang saya buang itu,” akunya. (R008/Jolar)

Baca berita lainnya: Kamis Pagi, Gunung Merapi Keluarkan Letupan Setinggi 2.000 Meter

Komentar

loading...

Artikel Terbaru

Korban Tenggelam di Waduk Jatiluhur Purwakarta Ditemukan

PURWAKARTA, ruber.id - Tim SAR gabungan menemukan korban tenggelam di Waduk Jatiluhur, Desa Kemuning, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta. Korban...

Diberi Dua Tugas Baru, Tahun 2021 Insentif Ketua RT/RW di Pangandaran Naik Lagi

PANGANDARAN, ruber.id - Ketua RT dan RW di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat diberikan dua tugas baru di tahun 2021. Pertama, mereka harus...

Viral Hiu Tutul Terdampar di Pantai Cipatujah: Jadi Spot Selfie, Lalu Dicincang Rame-rame

TASIKMALAYA, ruber.id - Seekor ikan hiu tutul terdampar dan ditemukan warga telah mati di Pantai Bubujung, Desa Ciheras, Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya,...

Pemkab Dorong Produk UMKM dan IKM di Pangandaran Tembus Pasar Global

PANGANDARAN, ruber.id - Pemkab Pangandaran, Jawa Barat dorong produk UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) dan IKM (Industri Kecil dan Menengah) tembus...

Inter Milan Segera Perpanjang Kontrak 5 Pemainnya

SPORT, ruber.id - Inter Milan akan segera melakukan negosiasi untuk memperpanjang kontrak 5 pemain. Lima pemain ini dianggap menjadi...