GAMEON  

Sinopsis Diaku Imamku, Kisah Gadis Tomboy di Pesantren

Diaku Imamku
Diaku Imamku. ils/net

BERITA SINOPSIS, ruber.id – Diaku Imamku adalah web series yang diangkat dari Novel karya Mellyana Dhian.

Diaku Imamku mulai tayang pada 23 Juli 2021 di Genflix.

Sinopsis Diaku Imamku

Web series ini menceritakan Aisya (Yuki Kato) gadis tomboy yang dipaksa masuk pesantren oleh orang tuanya.

Dengan harapan, agar Aisya bisa berubah jadi sosok yang lebih baik dan lebih saleh.

Saat bersekolah di SMA Bakti, Aisya dikenal sebagai murid perempuan yang kasar.

Aisya juga dikenal serampangan dan tomboy, begitu pula saat ia berada di pesantren.

Aisya melakukan segala cara untuk menolak masuk pesantren.

Tapi keputusan orang tuanya sudah final dan tidak bisa dirubah.

Baca juga:  Sinopsis Young Lady and Gentleman

Sifat Aisya yang urakan dan tomboy itu pun menjadi bahan gunjingan santriwati di pondok.

Apalagi, setelah Aisya kepergok memanjat pagar saat hendak kabur dari pesantren.

Tetapi akhirnya, niatnya untuk kabur dari pesantren berubah ketika dipertemukan dengan guru pengganti bernama Alif (Don Coates).

Seiring berjalannya waktu, Aisya dan Gus Alif menjadi dekat dan saling menyukai.

Lalu akhirnya Gus Alif mengajak Aisya untuk menikah.

Namun, Aisya menganggap itu adalah lelucon.

Aisya dihadapkan pada pilihan cinta antara Iyan (Biru Pramudya), Alif, dan Iqbal (Ryuken lie).

Semuanya nyaris sempurna dan saling melengkapi.

Namun, Aisya memilih Alif, tapi sayangnya Alif tiba-tiba menikah dengan orang lain.

Baca juga:  Big Match Prancis vs Jerman: Preview, Prediksi dan Line Up

Aisya menyaksikan Gus Alif melangsungkan akad nikah dengan wanita lain.

Aisya patah hati dan sejak itu ia memutuskan untuk tidak memilih siapa pun lagi.

Karena dia percaya, Allah akan memilihkan yang terbaik untuknya.

Aisya kerap diterpa goncangan dari berbagai arah yang membuatnya harus tetap bertahan.

Karena itu adalah sebagian proses perbaikan diri yang harus dilaluinya.

Diaku Imamku tidak hanya mengisahkan tentang percintaan saja.

Tetapi juga menceritakan perihal hati yang dituntut untuk belajar sabar.

Entah itu sabar terhadap orang terdekat maupun orang lain.

Belajar mengikhlaskan sesuatu yang memang bukan takdirnya.

Sudut pandang Aisya memaknai cinta juga akan membuat para penontonnya baper alias bawa perasaan.

Baca juga:  9 Bulan, Drama Komedi Situasi tentang Gadis Desa dan Kawin Kontrak

Penulis: Eka Kartika Halim
Editor: Bam