3 Nelayan Pangandaran yang Hilang Berhasil Ditemukan

BERITA PANGANDARAN, ruber.id – SAR gabungan berhasil menemukan ketiga nelayan yang hilang tenggelam di Perairan Cagar Alam Pangandaran, Kamis (3/6/2021).

Kasat Pol Air Polres Ciamis AKP Sugianto melaporkan, dalam pencarian ini dibagi menjadi 3 tim. Yakni tim penyisiran di perairan, penyelam dan tim penyisiran di darat atau pesisir.

Penyisiran di perairan menggunakan sarana perahu nelayan yang dibagi menjadi 2 tim agar berangkat secara bergantian. Dan dilakukan penyelaman di sekitar TKP.

“Ketiga nelayan itu ditemukan sudah meninggal dunia. Hari ini kami menemukan jasad Asep dan Agun. Kalau jasad Ade Rapi ditemukan tadi malam jam 20.45 WIB,” kata Sugianto.

Petugas yang terlibat dalam pencarian nelayan tersebut adalah Sat Polair Polres Ciamis, TNI AL Pangandaran. Basarnas Pos Cijulang, SAR Baracuda, Balawista Pangandaran, gabungan masyarakat nelayan.

Baca juga:  Soal Permen Ekspor Benih Lobster, Bupati Pangandaran Segera Lakukan Kajian Mendalam

“Semua korban dievakuasi kemudian dibawa ke RSUD Pandega Pangandaran. Lalu diserahkan ke pihak keluarga dan dimakamkan,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, kapal nelayan Pangandaran terbalik akibat gelombang tinggi di Perairan Batu Bodas atau Cipoek. Tepatnya di samping tebing Cagar Alam Pangandaran, Selasa (1/06/2021) sekitar jam 19.30 WIB.

Kejadian tersebut menimpa 5 Anak Buah Kapal atau ABK. Dua orang di antaranya berhasil selamat. Tiga nelayan lainnya hingga kini belum berhasil ditemukan.

Nelayan yang berhasil selamat, yakni Iwan, 38, dan Ee, 48. Sedangkan tiga orang lainnya yang belum ditemukan yakni, Ade Rapi, 55, Asep Kodok, 38, yang merupakan tekong dan Agun, 28.

Diketahui, kapal bernama Anugrah itu berangkat melaut pada jam 17.00 WIB. Saat tengah nyedok ikan layang di perairan Cipoek, kapal tersebut terhempas ombak besar hingga karam. (R002)

Baca juga:  Gempa Cilacap Sempat Bikin Wisatawan Pangandaran Panik

BACA JUGA: Satu Korban Kecelakaan Perahu Nelayan di Pangandaran Ditemukan