Sah, Noval Muhajir Terpilih Menjadi Ketua Pergunu Cabang Pangandaran

Img
PERSATUAN guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Kabupaten Pangandaran gelar Konfercab ke I di Pondok Pesantren Asy Syujaiyah, Ahad (25/8/2019). dede/ruber.id
PERSATUAN guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Kabupaten Pangandaran gelar Konfercab ke I di Pondok Pesantren Asy Syujaiyah, Ahad (25/8/2019). dede/ruber.id

Sah, Noval Muhajir Terpilih Menjadi Ketua Pergunu Cabang Pangandaran

PANGANDARAN, ruber.id — Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat gelar Konferensi Cabang (Konfercab) ke I dengan tema Pergunu Mengabdi untuk Agama dan NKRI, Ahad (25/8/2019).

Kegiatan yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Asy Syujaiyah, Kecamatan Parigi ini dihadiri Ketua PW Pergunu Jawa Barat.

Hadir pula beberapa tokoh Nahdlatul Ulama (NU) dari unsur Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pangandaran serta puluhan peserta Konfercab.

Kepala SMK NU Pelita Nusantara Noval Muhajir Taofiqurohman, S.Pd terpilih menjadi Ketua Pergunu periode 2019-2024.

Baca juga:  PBNU Tetapkan 1 Ramadan Jatuh pada 3 April 2022

Noval menyampaikan, pihaknya akan berusaha untuk menjalankan programĀ  yang sudah diwacanakan saat Kongres Nasional Pergunu beberapa waktu lalu.

“Arah perjuangan Pergunu, khususnya di Kabupaten Pangandaran ini harus bisa diaktualisasikan,” kata Noval kepada ruber.id.

Beberapa target yang akan diperjuangkan, kata Noval, diantaranya penguatan kelembagaan dan organisasi serta ideologi dengan menggelar Madrasan Kader NU, khususnya anggota Pergunu.

Kemudian, membuat database sebagai bentuk manajemen sistem; peningkatan kualitas SDM; dan peningkatan kesejahteraan.

“Kesejahteraan disini dengan cara berwirausaha yang didasari pakta integritas, tidak mengesampingkan tugasnya sebagai guru.’

“Selain program yang direncanakan, harapan kami guru NU mampu menghadapi era industri 4.0,” tutur Noval.

Di tempat yang sama, Ketua Tanfidziyah NU kabupaten Pangandaran Fauzan Aziz Muslim menambahkan, Pergunu harus ikutserta dalam mencerdaskan anak bangsa.

Baca juga:  Innalillahi, Warga Pangandaran Ditemukan Gosong di Lahan Terbakar

“Di era industri 4.0 ini warga NU harus siap menghadapi tantangan. Dengan dedikasi guru NU, kami yakin peserta didik NU semakin bisa menguasai berbagai hal dalam persaingan global,” ucap Noval. dede ihsan