NEWS, ruber.id – Pemkab Sumedang kian memantapkan langkah percepatan pembangunan di Kecamatan Jatinangor, sebagai salah satu kawasan strategis penopang pertumbuhan ekonomi daerah.
Penguatan infrastruktur, penataan lingkungan, hingga peningkatan kesejahteraan warga menjadi agenda prioritas yang akan terus digenjot dalam beberapa tahun mendatang.
Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir menegaskan, pembangunan di Jatinangor tidak boleh semata berorientasi pada proyek fisik.
Lebih dari itu, hasil pembangunan harus mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara nyata.
Hal tersebut disampaikannya saat kegiatan Safari Ramadan di Dusun Margalaksana, Desa Hegarmanah, Selasa (3/3/2026).
Ia mengibaratkan, pembangunan seperti makna ibadah puasa yang tidak cukup hanya dijalankan secara seremonial. Tetapi, harus memberi dampak dalam kehidupan sehari-hari.
“Pembangunan bukan sekadar terlihat megah, tetapi harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.
Infrastruktur Ditingkatkan
Dalam sektor infrastruktur, Pemkab Sumedang berkomitmen meningkatkan kualitas jalan di sejumlah ruas strategis di Jatinangor.
Perbaikan sistem drainase juga, menjadi perhatian guna meminimalkan risiko genangan dan banjir saat musim hujan.
Selain itu, penambahan Penerangan Jalan Umum (PJU) akan dilakukan di beberapa titik untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan warga.
Pemerintah daerah menilai, pencahayaan jalan yang memadai menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung aktivitas masyarakat. Khususnya, pada malam hari.
Rutilahu dan Semangat Gotong Royong
Program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) turut menjadi prioritas.
Tahun ini, sekitar 40 unit rumah direncanakan mendapat bantuan perbaikan.
Dony berharap, pelaksanaan program tersebut tetap melibatkan partisipasi aktif masyarakat melalui semangat gotong royong agar manfaatnya semakin luas.
Waspada Bencana dan Jaga Kebersihan
Di bidang lingkungan, Bupati mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, terutama di musim penghujan.
Aparatur kecamatan dan desa diminta proaktif menyampaikan informasi prakiraan cuaca kepada warga. Khususnya, yang tinggal di daerah rawan longsor dan banjir.
Ia menegaskan bahwa perlindungan terhadap keselamatan warga merupakan tanggung jawab utama pemerintah.
Tak hanya itu, masyarakat juga diajak menggiatkan gerakan 3M untuk mencegah demam berdarah, serta membiasakan pemilahan sampah sejak dari sumbernya.
Program Jumat Bersih, dan perapihan saluran air di lingkungan permukiman diharapkan menjadi budaya bersama demi menciptakan kawasan yang sehat dan nyaman.
Dorong UMKM dan Iklim Investasi
Penguatan pembangunan Jatinangor juga diarahkan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi lokal.
Pemerintah daerah mendorong pengembangan UMKM, peningkatan kualitas layanan publik, dan percepatan proses perizinan investasi dengan tetap memperhatikan aspek tata ruang dan keamanan lingkungan.
Bupati menekankan, kemudahan pelayanan kepada masyarakat menjadi prinsip utama dalam tata kelola pemerintahan.
Dengan berbagai langkah tersebut, Pemkab Sumedang optimistis Jatinangor dapat berkembang sebagai kawasan yang tidak hanya maju secara fisik. Tetapi juga, unggul dalam kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakatnya. ***






