23.4 C
Indonesia
Kamis, September 23, 2021
spot_img

Petani Tembakau Pangandaran Hasilkan Daun Basah 150 Ton/Tahun, DBHCHT untuk Infrastruktur

KASI Pengolahan dan Pemasaran Perkebunan pada Dinas Pertanian Pangandaran meninjau hasil panen kelompok tani tembakau. red/ruang berita

PANGANDARAN, ruber — Tiap tahun, petani tembakau di Kabupaten Pangandaran mampu menghasilkan daun tembakau basah hingga 150 ton.

BACA JUGA: Tahun Ini, 16 Unit Dam Parit Bakal Dibangun di Pangandaran

Kepala Seksi Pengolahan dan Pemasaran Perkebunan pada Dinas Pertanian Kabupaten Pangandaran Ridwan Mulyadi mengatakan, lahan tembakau di Kabupaten Pangandaran terdapat di 2 kecamatan.

Yaitu, di Kecamatan Padaherang dan Kecamatan Mangunjaya.

“Lahan potensi penanaman tembakau di Pangandaran seluas 82 hektare,” kata Ridwan kepada ruber, Senin (18/2/2019).

BACA JUGA:  Jenazah Korban Mutilasi Malaysia, Dimakamkan di Pangandaran

Dari lahan potensi tersebut, rata-rata yang ditanami/tahun hanya seluas 25.79 hektare dengan hasil panen sebanyak 150 ton daun basah.

BACA JUGA:  Tolak Rekomendasi Bawaslu, KPU: Tak Ada PSU di Pangandaran

“Untuk penyusutan hasil panen daun basah ke daun kering, rata-rata menyusut 17%,” tambahnya.

Ridwan menerangkan, harga jual tembakau daun basah dipasaran dikisaran Rp7.000-Rp10.000/Kg.

“Petani tembakau di Pangandaran tidak mau menjual daun tembakau ke pabrik rokok lantaran harga tembakau jika dijual ke pabrik rokok harganya murah,” terang Ridwan.

Para petani tembakau di Pangandaran lebih memilih memasarkan tembakau di pasar lokal dan ke Kabupaten Cilacap, Provinsi Jawa Tengah.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pangandaran Sutriaman menambahkan, dengan adanya lahan tembakau, tiap tahun petani tembakau di Pangandaran mendapat anggaran Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).

BACA JUGA:  Kapal Pabuaran Indah Hilang Kontak di Laut Pangandaran

“Tahun 2018 DBHCHT dialokasikan untuk membuat gudang tembakau di Desa Paledah, Kecamatan Padaherang.”

BACA JUGA:  Kapal Pabuaran Indah Hilang Kontak di Laut Pangandaran

“Selain itu, juga untuk pembuatan saluran air di Desa Sukanagara, Kecamatan Padaherang dan sumur bor di tiap kelompok tani tembakau,” kata Sutriaman.

Berdasarkan data, jumlah kelompok petani tembakau di Kabupaten Pangandaran tercatat 5 kelompok.

Di antaranya, 4 kelompok di Kecamatan Padaherang tersebar di Desa Paledah, Desa Pasirgeulis, Desa Sukanagara dan Desa Maruyungsari.

Sedangkan di Kecamatan Mangunjaya hanya terdapat di Desa Mangunjaya.

“Rencananya, tahun 2019 DBHCHT akan dialokasikan untuk drainase ke 4 kelompok petani tembakau,” terang Sutriaman. red

loading…


Related Articles

- Advertisement -

Latest Articles