Minggu, 27 Sep 2020

Perangkatnya Positif Corona, Desa di Garut Batasi Pelayanan

Baca Juga

Siap-siap! Saat Sidang MK Besok, Kemungkinan WhatsApp, Facebook dan Instagram Kembali Dibatasi

ruber -- Jelang sidang perdana terkait permohonan sengketa pilpres yang diajukan Prabowo-Sandi, Jumat (14/6/2019) besok, akses layanan media sosial WhatsApp, Facebook, dan Instagram kembali dibatasi. BACA...

Mendadak Hits Jadi Spot Selfie, Ini Keistimewaan Kebun Jati Ciawitali Ciamis

CIAMIS, ruber.id -- Kebun Pohon Jati Ciawitali di Dusun Kersikan, Desa Handapherang, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, mendadak jadi spot selfie nge-hits. Padahal, kebun...

Hama Ulat Tentara Serang Lahan Pertanian Cabai Inul di Garut

GARUT, ruber – Hama ulat menyerang tanaman cabai di Kabupaten Garut. Dampaknya, para petani meradang karena kualitas cabai jadi jelek hingga mengakibatkan harga cabai...

#PersibDay Lawan PSIS Semarang, Rene Alberts Janjikan Permainan Menyerang

ruberSPORT -- Persib Bandung bakal melakoni laga tandang kontra PSIS Semarang di Stadion Moch. Soebroto Magelang, hari ini, Ahad (21/7/2019) jam 15.30 WIB, live...

GARUT, ruber.id – Pasien positif corona KC-32 di Kabupaten Garut, Jawa Barat merupakan perangkat desa. KC-32 adalah perangkat di Desa Mekarsari, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut.

BACA JUGA: Warga Bayongbong Positif Corona, Kasus COVID-19 di Garut 32 Orang

Kepala Desa Mekarsari Lensa Maria, membenarkan bahwa salah seorang perangkatnya positif corona.

Namun, Lensa memastikan pelayanan di kantor desa tetap berjalan. Hanya saja, pelayanan dibatasi hanya 2 orang per hari.

Dari hasil keterangan di lapangan, pegawai desa positif corona ini diduga terpapar karena telah kontak dengan orang tanpa gejala (OTG) dari Bandung.

Kemudian, KC-32 mengikuti tes swab untuk memeriksakan diri. Dari hasil swab pertama, diketahui hasilnya negatif.

Tapi, dari swab kedua hasilnya positif virus corona.

“Tapi Insya Allah, pas swab kedua beliau memang kurang aktif di desanya karena sudah merasakan punya penyakit,” ujarnya.

Lensa memastikan, untuk pegawai desa lain, hasilnya negatif dan saat ini menjalani isolasi mandiri.

Untuk pelayanan di desa sendiri masih tetap berjalan.

Tapi, dengan menerapkan pembatasan pelayanan hanya 2 pegawai saja per harinya khusus bagi pegawai pria.

“Sementara pelayanan di-rolling. Pegawai pria dulu bekerja 2 orang (per harinya) yang sudah dinyatakan negatif swab tes.”

“Yang lainnya sambil isolasi mandiri. Kalau pekerjaan bisa estafet, jika ada keperluan bisa dari grup WhatsApp,” ujarnya.

Lensa menyampaikan, dalam waktu dekat, akan kembali melaksankan tes swab massal bagi warga. (R011/Fey)

Baca Berita Lainnya: Warga Cisurupan Positif Corona, Kasus COVID-19 di Garut Jadi 33

Komentar

loading...

Artikel Terbaru

Kasus Positif COVID-19 Kabupaten Tasik Tambah 15 Orang dalam Sepekan

BERITA TASIKMALAYA, ruber.id - Kasus konfirmasi positif COVID-19 di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat terus bertambah. Sebelumnya, kasus konfirmasi COVID-19...

30 Pasien Positif COVID-19 Sumedang Masih Jalani Perawatan

BERITA SUMEDANG, ruber.id - Kasus konfirmasi COVID-19 di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat masih terus bertambah. Hingga Sabtu (26/9/2020) total...

Kasus Konfirmasi COVID-19 Kota Tasikmalaya Melonjak, 7 Pasien Meninggal

BERITA TASIKMALAYA, ruber.id - Kasus konfirmasi COVID-19 di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat terus melonjak, dalam sepekan terakhir. Selain itu,...

Jadwal Serie A: Inter vs Fiorentina, Roma vs Juventus

BERITA SPORTS, ruber.id - Laga perdana Inter Milan di Liga Italia Serie A akan berlangsung di San Siro, Minggu (26/9/2020) dini hari...

Perda APBD 2021 Pangandaran Disahkan

BERITA PANGANDARAN, ruber.id - Peraturan Daerah (Perda) Anggaran Pendapatan Belanjaan Daerah (APBD) tahun 2021 Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat resmi disahkan.