Wednesday, 3 Jun 2020

Cegah Corona, Perbatasan Ciamis Majalengka Disemprot Disinfektan

Baca Juga

Jalan Bandung-Cirebon di Tomo Sumedang Ambles Lagi, Truk Besar Sulit Bergerak

TOMO, ruber.id - Ruas Jalan Raya Bandung-Cirebon di wilayah Cireki, Tomo, Sumedang, Jawa Barat kembali ambles, Jumat (27/3/2020) dini hari.

Warga Desa Sukamulya Kabupaten Tasik Ubah ‘Galengan’ Jadi Jalan Baru

Warga Desa Sukamulya Kabupaten Tasik Ubah 'Galengan' Jadi Jalan Baru TASIKMALAYA, ruber.id -- Program Dana Desa yang dicanangkan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya ternyata sangat membantu masyarakat...

Launching Motor Terbarunya Hari Ini, Yamaha MotoGP Hadirkan Rossi-Vinales

JAKARTA, ruber -- Tim pabrikan Yamaha MotoGP akan meluncurkan motor balap barunya untuk MotoGP 2019, Senin (4/2/2019). BACA JUGA: Tampilan Lebih Segar, Mobil Terbaru Isuzu...

ODP dan PDP di Garut Bertambah Lagi, Berikut Sebaran Kasusnya

GARUT, ruber.id - Masyarakat Kabupaten Garut, Jawa Barat harus semakin waspada terhadap penyebaran wabah virus corona. Walaupun kasus konfirmasi...

CIAMIS, ruber.id – Pemkab Ciamis, Jawa Barat telah mengumumkan satu orang warganya positif COVID-19.

Begitu pun dengan Pemkab Majalengka yang telah mengumumkan bahwa seorang warganya positif corona.

Pasien positif COVID-19 di Ciamis dan Majalengka ini, terpapar dari warga yang mudik dari zona merah, Jakarta.

Untuk itu, sebagai upaya pencegahan penyebaran COVID-19, wilayah perbatasan Ciamis – Majalengka, tepatnya di Kecamatan Sukamantri, disemprot cairan disinfektan.

Kegiatan penyemprotan ini dilakukan unsur Forkopimda Kecamatan Sukamantri bekerjasama dengan Pusat Zakat Umat Kecamatan Sukamantri, dan relawan lainnya.

Camat Sukamantri Lilis Widianingsih menyebutkan apa yang dilakukan aparat kecamatan, polsek, koramil, relawan ini sebagai upaya pencegahan penyebaran COVID-19.

Khususnya di wilayah perbatasan Ciamis – Majalengka, yang di wilayah kecamatannya.

“Karena Kecamatan Sukamantri merupakan gerbang perbatasan wilayah Majalengka,” ucap Lilis kepada ruber.id, Kamis (2/4/2020).

Wilayah perbatasan seperti halnya Kecamatan Sukamantri, kata Lilis, rentan adanya pendatang masuk dari zona merah.

“Maka dari itu, upaya kami maksimalkan dengan melakukan pengemprotan disinfektan,” jelasnya.

Perantau Diimbau Tidak Mudik
Selain rutin melakukan penyemprotan, lanjut Lilis, pemerintah kecamatan meminta warga Sukamantri yang masih berada di perantauan untuk tidak mudik.

“Kami harap warga menahan diri untuk mudik ke kampung halaman.”

“Bagi yang sudah kembali ke sini (Sukamantri), kami imbau melakukan prosedur pencegahan, seperti mengisolasi diri dan sosial distancing selama 14 hari.”

“Kami juga imbau seluruh warga Sukamantri agar selalu menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat,” ajaknya. R012/Akrim)

Baca berita terkait lainnya: Bupati Ciamis Umumkan Satu Warganya Positif Corona, Ini Riwayatnya

Komentar

loading...

Artikel Terbaru

1092 Calon Jemaah Haji Ciamis Batal Berangkat ke Tanah Suci Tahun Ini

CIAMIS, ruber.id - Sebanyak 1092 calon jemaah haji asal Kabupaten Ciamis dipastikan batal berangkat tahun 1441 Hijriah/2020 ini. Hal...

Terimbas Corona, 386 Calon Jemaah Haji di Pangandaran Gagal Berangkat

PANGANDARAN, ruber.id - Pemerintah memutuskan tidak memberangkatkan ibadah haji pada penyelenggaraan ibadah 1441 Hijriyah atau tahun 2020. Keputusan itu...

Hasil Rapid Test Masif di Sumedang, 31 Orang Reaktif

SUMEDANG, ruber.id - Pemkab Sumedang melakukan rapid test masif untuk melacak peta sebaran kasus COVID-19. Rapid test masif yang...

Anggaran Penanganan COVID-19 di Kota Tasik Tak Transparan, DPRD Akan Buat Nota

TASIKMALAYA, ruber.id -- Anggaran bantuan sosial (bansos) dan penanganan pandemi COVID-19 di Kota Tasikmalaya dinilai carut marut.

Kasus Pengeroyokan Karyawan Star Fashion di Boyolali, Polisi Hadirkan Belasan Saksi saat Reka Ulang

BOYOLALI, ruber.id - Satreskrim Polres Boyolali, Jawa Tengah melakukan prarekonstruksi (Pra reka ulang), kasus pengeroyokan karyawan Star Fashion di Jalan Ir Soekarno,...