Sabtu, 8 Agu 2020

Pemkab Siapkan Rp5 Miliar Untuk Peremajaan Kelapa di Pangandaran

Baca Juga

Refleksi Setahun Sumedang Simpati, Apa Saja Capaiannya?

SUMEDANG, ruber.id -- Hari ini, Jumat (20/9/2019), genap satu tahun pasangan bupati/wakil bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir dan Erwan Setiawan memimpin Kabupaten Sumedang, Jawa...

Rasain! Kelompok Debt Collector Palsu Dibekuk Polda Jabar

  BANDUNG, ruber -- Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Barat mengungkap kasus perampasan barang oleh debt collector palsu. Dilansir antaranews.com, Kabid Humas Polda Jabar...

Soal Rekrutan Anyar Persib, Wander Luiz dan Geoffery Castillion, Ini Kata Viking Jatinangor

PERSIB, ruber.id - Dua rekrutan anyar Persib Bandung, Wander Luiz dan Geoffery Castillion jadi pusat perhatian viking atau bobotoh.

Pilkada Depok 2020: Mau Jadi Anggota KPPS? Ini Proses dan Syarat Ketentuannya

Pilkada Depok 2020: Mau Jadi Anggota KPPS? Ini Proses dan Syarat Ketentuannya KOTA DEPOK, ruber.id -- KPU Kota Depok, Jawa Barat akan segera membuka seleksi...

Pemkab Siapkan Rp5 Miliar Untuk Peremajaan Kelapa di Pangandaran

PANGANDARAN, ruber.id — Pemerintah Kabupaten Pangandaran akan mencanangkan peremajaan pohon kelapa di tahun 2021 mendatang.

Bupati Kabupaten Pangandaran Jeje Wiradinata mengatakan, pihaknya merencanakan peremajaan pohon kelapa itu guna meningkatkan produksi kelapa yang rendah akibat banyak tanaman berumur tua.

Peremajaan juga, kata Jeje, akan menggunakan bibit yang cepat besar, tidak terlalu tinggi, tapi dapat memproduksi air nira dengan maksimal.

Terlebih, di Kabupaten Pangandaran saat ini banyak usia pohon kelapa yang sudah tua dan perlu peremajaan.

Tak hanya itu, profesi menjadi penderas gula kelapa juga semakin kurang diminati oleh kalangan anak muda.

Walaupun ada, kata Jeje, itu seperti pilihan terakhir lantaran tidak adanya profesi lain.

Jeje menuturkan, hasil pertemuan pihaknya dengan beberapa tokoh gula kelapa beberapa waktu lalu, yakni perlu dikembangkannya pohon kelapa yang tidak terlalu tinggi, tapi mampu dan maksimal dalam memproduksi air nira.

Maka dari itu, dirinya akan datang ke balai penelitian kelapa guna memastikan apakah kelapa tersebut produktif untuk disadap atau tidak.

Rencana peremajaan, kata Jeje, akan dibawa ke dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang), termasuk anggarannya.

Bahkan, peremajaan kelapa ini akan dilaksanakan di seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Pangandaran.

Jeje meminta, rencana tersebut ingin menjadi pola kebijakan Pemkab Pangandaran di tahun 2021, sekaligus biayanya dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Dirinya menilai dengan anggaran sebesar Rp5 miliar akan mendapatkan bibit pohon kelapa yang banyak.

Jeje menyebutkan, pihaknya akan kembali berkomunikasi dengan Asosiasi Gula Kelapa Priangan (AGKP).

Hal tersebut, kata Jeje, dilakukan untuk lebih intensif mengakomodasi para penderas agar mendapat jaminan asuransi saat mengalami kecelakaan kerja. (R002/dede ihsan)

Komentar

loading...

Artikel Terbaru

Hari Ini, 9 Warga Garut Positif Corona

GARUT, ruber.id - Gawat, ada penambahan 9 warga Kabupaten Garut, Jawa Barat terkonfirmasi positif corona, Jumat (7/8/2020). Humas Gugus...

Sopir Truk Kabur Setelah Seruduk 3 Motor di Jatinangor Sumedang, 1 Tewas dan Tiga Luka-luka

JATINANGOR, ruber.id - Truk tangki seruduk 3 sepeda motor di Jalan Raya Bandung-Garut, di Desa Mekargalih, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jumat (7/8/2020)...

BPJamsostek Raih Predikat WTM Untuk Laporan Keuangan dan Pengelolaan Program Tahun 2019

JAKARTA, ruber.id - BPJS Ketenagakerjaan atau BPJAMSOSTEK diberi amanah untuk mengelola empat program Dana Jaminan Sosial (DJS). Yaitu Jaminan...

Insentif Guru Honorer di Pangandaran Sudah Dicairkan Rp1.9 Miliar

PANGANDARAN, ruber.id - Insentif guru honorer di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat sudah dicairkan, anggarannya sekitar Rp1.9 miliar. Sebelumnya, honor...

Sulit Sinyal, Pelajar di Banjarnegara Belajar Daring di Kuburan

BANJARNEGARA, ruber.id - Sulit sinyal, pelajar tingkat SMP di Desa Pasuruhan, Kecamatan Karangkobar, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah belajar di kuburan.