Wednesday, 8 Jul 2020

Pemkab Pangandaran Diminta Bangun Pasar Hewan

Baca Juga

Longsor, Jalan Menuju Desa Cimanintin Tertutup Material Setinggi 17 Meter

SUMEDANG, ruber -- Tingginya curah hujan yang terjadi baru-baru ini menyebabkan longsor di wilayah Kabupaten Sumedang. Tepatnya di Desa Cimanintin, Kecamatan Jatinunggal. BACA JUGA: Tanggul...

Semi Final Copa America 2019, Brasil vs Argentina: Duel Klasik Sarat Tensi Tinggi

BolaPlus.ID, ruber -- Duel klasik antara tuan rumah Copa Amerika 2019, Brasil versus Argentina bakal tersaji di Estadio Governador Magalhaes Pinto Minas Gerais, Rabu (3/7/2019) pagi...

Pemkot Depok Ingin PSBB Jawa Barat Sinergi dengan PSBB Jakarta

DEPOK, ruber.id - Juru Bicara Tim Gugus Tugas Penanganan dan Percepatan COVID-19 Kota Depok Dadang Wihana menyatakan perlu adanya sinergritas antarwilayah dalam...

Tingkatkan Daya Tarik Wisata, Bus Marlin Siap Beroperasi di Pangandaran

PANGANDARAN, ruber -- Mobil bus wisata yang diberi nama Marlin atau Mari Keliling Pangandaran siap beroperasi mengelilingi objek wisata yang ada di Pangandaran. Bupati Pangandaran...

PANGANDARAN, ruber.id – Pedagang mengharapkan Pemkab Pangandaran, Jawa Barat membangun pasar hewan di tempat yang representatif.

Mengingat, transaksi perdagangan ternak di wilayah Pangandaran sangat tinggi.

Karena minimnya fasilitas transaksi, potensi jual beli hewan malah diambil oleh daerah lain. 

Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata mengatakan, pihaknya akan meminta dinas terkait untuk meninjau lokasi pasar hewan yang ada di lahan seluas 1 hektare.

“Iya saya baru ingat itu,” kata Jeje dalam pertemuan dengan ratusan peternak sapi di Kandangmenjangan, Pananjung, Pangandaran, Kamis (25/6/2020).

Bangunan pasar hewan, kata Jeje, tentunya harus memenuhi standar kesehatan dan perlu dilakukan analisa dampak lingkungannya terlebih dahulu.

“Pasar hewan itu harus higienis, jangan bau, agar pedagang dan pembeli hewan nyaman dalam bertransaksi,” ujarnya.

Jeje menambahkan, pihaknya sangat setuju jika keberadaan pasar hewan terpusat di satu lokasi.

“Semoga dapat diambil langkah yang tepat, supaya perekonomian di sektor peternakan ini makin meningkat,” tambahnya.

Sementara, salah seorang pedagang sapi Paring menyebutkan, bahwa pembangunan di Pangandaran itu belum selesai, termasuk pasar hewan di Desa Pananjung, Pangandaran.

“Kami ingin lahan milik pemerintah yang dulu sempat ditetapkan untuk tempat pasar hewan dikaji ulang,” sebutnya.

Karena, kata Paring, saat ini tempat tersebut sudah beralih fungsi menjadi sawah dan kalangan burung dara. (R002/dede ihsan)

Komentar

loading...

Artikel Terbaru

Kasus Bayi yang Dikubur di Indekos di Purworejo Terungkap, Ini Penjelasannya

PURWOREJO, ruber.id - Kasus penemuan mayat bayi yang dikubur di halaman belakang indekos di Kelurahan Sindurjan, Kecamatan/Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah pada Mei...

Kronologi Truk Batu Bara Masuk Jurang di Ciherang Sumedang

SUMEDANG SELATAN, ruber.id - Truk batu bara bernomor polisi D 9057 BA masuk jurang dan nyaris menimpa rumah di Jalan Raya Cirebon-...

BPBD Jawa Barat Kunjungi Kantor SAR Bandung, Ini yang Dibahas

SUMEDANG, ruber.id - Sebagai sesama instansi pemerintahan, Basarnas dan BPBD memiliki irisan dalam menjalankan tugas dan fungsinya di wilayah kebencanaan.

Forsil RTRW Resmi Dikukuhkan, Siap Bersinergi dengan Pemerintah

TASIKMALAYA, ruber.id - Setelah dibentuk pada bulan April 2020 lalu, kepengurusan Forum Silaturahmi (Forsil) RTRW resmi dikukuhkan, Senin...

Vivo Rilis Flagship Teranyar, Peminat X50 dan X50 Pro Cukup Bayar DP Rp500.000

GADGET & TEKNO, ruber.id - Vivo segera meluncurkan ponsel flagship perdananya di Indonesia, yaitu Vivo X50 series. Smartphone flagship seri X dari Vivo...