Pemerintah Desa di Sumedang Didorong Melek Teknologi

Pemerintah Desa Di Sumedang Melek Teknologi
Bupati Dony meminta aparatur pemerintah desa di Sumedang melek teknologi. R003/ruber.id

BERITA SUMEDANG, ruber.id – Bupati Sumedang H Dony Ahmad Munir meminta pemerintah desa untuk melek teknologi.

Pemerintah desa di Sumedang, kata Dony, harus lebih kreatif dalam berinovasi di wilayahnya dengan memanfaatkan teknologi informasi.

Pemerintah Desa Melek Teknologi, Transformasi Digital di Sumedang Terwujud

Hal ini, sambung Dony, sebagai langkah mewujudkan transformasi digital di Sumedang.

“Saya berharap setiap desa membuat desain kebijakan dalam membangun, melayani.”

“Dan juga menyejahterakan masyarakat desa yang diaplikasikan melalui format digital,” ucapnya saat menjadi narasumber kegiatan Optimalisasi Pelaksanaan Program Transformasi Digital di Desa melalui Zoom Meeting dari Gedung Negara, Kamis (9/9/2021).

Dony meminta, para kepala desa menyiapkan kegiatan yang berdampak jelas dalam membangun desanya.

Baca juga:  PKL Sumedang Kembali Lagi ke Lokasi Semula, Pengamat: Mereka adalah Shadow Economy

Sehingga, mampu menyejahterakan masyarakat melalui tranformasi digital.

“Jadikan kegiatan ini sebagai instrumen yang mampu meningkatkan layanan masyarakat.”

“Karena, tujuan utamanya ialah mencapai indikator makro pembangunan di atas rata-rata nasional,” katanya.

Salah satu bentuknya, lanjut Dony, dengan membuat akun di media sosial untuk menginformasikan kebijakan dan kegiatan desa.

“Buat konten informasi yang menarik.
Sehari ada dua postingan.”

“Harus aktif dan masif dalam memublikasikan kegiatan desa.”

“Sehingga mampu meningkatkan reliabilitas perangkat desa,” ucapnya.

Pemkab Sumedang Genjot Transformasi Digital

Pemkab Sumedang sendiri, sambung Dony, terus menggenjot transformasi digital di desa melalui inovasi Super App e-office Desa.

“Seluruh layanan sudah terintegrasi dalam aplikasi super untuk aparatur desa ini.”

Baca juga:  Edarkan Sabu di Paseh Sumedang, Polisi Tangkap Tersangka di Majalengka

“Mulai dari layanan surat, website desa, SAKIP Desa, pengajuan anggaran, layanan masyarakat.”

“Hingga absensi dan laporan kinerja harian aparatur desa,” ucapnya.

Untuk itu, jelas Dony, tak heran jika Kabupaten Sumedang meraih predikat tertinggi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) secara nasional.

“Sumedang berhasil meraih peringkat pertama pada SPBE.”

“Tentunya, ini bisa dicapai berkat kolaborasi semua pihak, termasuk jajaran pemerintah di tingkat desa yang konsisten menjalankan kebijakan pemerintah daerah,” katanya.

Selain itu, Dony berharap ada kegiatan khusus yang mengarah kepada peningkatan kompetensi dan kapasitas aparatur desa.

Yang nantinya, akan berdampak terhadap peningkatan pelayanan dan kinerja di desa masing-masing.

“Saya berharap, peserta bisa mengikuti dengan sebaik-baiknya dan menjiwainya.”

Baca juga:  Sosialisasi di KSU Tandangsari, BP Jamsostek Sumedang Gencarkan Perlindungan bagi Pekerja

“Sehingga dapat memberikan perbaikan terus menerus terutama dalam menerapkan tranformasi digital,” jelasnya.

Zoom meeting tersebut diikuti oleh para camat dan kepala desa se-Sumedang.

Penulis/Editor: R003