25.4 C
Indonesia
Minggu, September 26, 2021
spot_img

Pangandaran Jadi Juara Peraih Penghargaan Pembangunan Daerah Terbaik se Jabar

PANGANDARAN, ruber.id – Melalui program ‘Pangandaran Hebat‘, Kabupaten Pangandaran masuk kategori juara terbaik peraih Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) di Jawa Barat.

Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata mengatakan, prestasi tersebut merupakan hasil kerjasama seluruh komponen yang ada Pemkab.

Penghargaan itu, kata Jeje, salah satu capaian yang luar biasa, karena ada 17 kabupaten dan 10 kota di Provinsi Jawa Barat dan Pangandaran masuk kategori kriteria juara.

“Prestasi yang diraih ini menjadi kebanggaan. Namun, kesuksesan tersebut bukan hanya dari sosok Jeje seorang,” katanya, Rabu (22/4/2020).

BACA JUGA:  Sebut Tak Ada Kerajaan Galuh, Babeh Saidi: di Jawa Barat Hanya Ada Sunda Pakuan dan Sumedang

Di sisi lain, kata Jeje, kesuksesan itu bagi seluruh pejabat di Pemkab, DPRD dan masyarakat Kabupaten Pangandaran.

BACA JUGA:  Febuari 2021, Jawa Barat Alami Inflasi 0.19%

Selain itu, penghargaan yang diraih merupakan bukti nyata meski Pangandaran ini masih baru.

Jika ada kemauan, keuletan dan ketekunan, pasti bisa meraih kesuksesan yang maksimal.

“Salah satu contohnya, Pangandaran mampu membangun Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pandega,” ujarnya.

Jeje berharap, penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi para pejabat di Pangandaran dan lebih mampu bekerja serta bekerjasama dengan baik.

“Kami bangga, terharu dengan prestasi yang diraih. Semoga bisa dipertahankan,” ucapnya.

Terpisah, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Pangandaran Agus Satriadi menyebutkan, penghargaan diawali dari beberapa tahapan.

BACA JUGA:  Febuari 2021, Jawa Barat Alami Inflasi 0.19%

Mulai dari perencanaan di tingkat desa, kecamatan hingga tingkat kabupaten.

“Indikator penilaian, di antranya dokumen perencanaan, pelaksanaan dan implementasi, apakah implementasinya bermanfaat bagi masyarakat atau tidak,” sebutnya.

BACA JUGA:  Janji Kang Emil Dibuktikan, Pangandaran Dipercantik

Penilaian sendiri, kata Agus, dilakukan oleh Tim Independen dari Provinsi Jawa Barat. Mulai dari tahapan perencanaan, tingkat pelaksanaan dan implementasi di lapangan.

“Setiap stakeholder ditanya, mulai dari dinas hingga ke masyarakat dengan beberapa pertanyaan,” katanya. (R001/adv)

BACA JUGA: Sekda Pangandaran: Serapan Anggaran Tahun 2019 Capai 90.57%

Related Articles

- Advertisement -

Latest Articles