Friday, 3 Apr 2020

Mentan: Inovasi IPB Dorong Kemajuan Pertanian

Baca Juga

385 CPNS di Sumedang Segera Terima SK Pengangkatan

SUMEDANG, ruber -- Sebanyak 385 CPNS akan segera menerima SK Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil. Sebelum menerima SK tersebut, seluruh CPNS akan diberikan pembekalan oleh Bupati,bWakil...

Forum Pemuda Lakbok Jaya: Sosialisasi KPU Ciamis Masih Jauh dari Kata Ideal

ZONAMUDA, Ciamis -- Ketua Forum Pemuda Lakbok Jaya Nasiran menilai kinerja KPU Ciamis jelang Pemilu 2019 masih jauh dari kata ideal. Nasiran mengatakan, di Kecamatan...

Karya Bakti TNI: Gotong Royong bareng Warga, Bangun Masjid di Tanjungkerta Sumedang

TANJUNGKERTA, ruber.id - Koramil 1003/Tanjungkerta, Sumedang, Jawa Barat, bahu membahu bersama warga membangun Masjid Singgah, Minggu (23/2/2020) pagi. Masjid...

Hebat! Gara-gara Grand Canyon, Pemkab Pangandaran Diganjar Penghargaan

Tonton video liputan terkait objek wisata Grand Canyon di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, klik gambar/foto di atas. Hebat! Gara-gara Grand Canyon, Pemkab Pangandaran Diganjar Penghargaan PANGANDARAN,...

BOGOR, ruber.id – Mentan Syahrul Yasin Limpo mengatakan, IPB saat ini menjadi kampus terdepan dalam hal inovasi dan improvisasi bagi kemajuan pertanian.

Mentan pun berpesan agar perguruan tinggi ini tidak boleh berada di menara gading.

“Terlalu asyik dengan penelitian dan diskusi. Sehingga tidak berkontribusi dalam penyelesaian masalah ketahanan pangan.”

“Saya yakin IPB tidak demikian,” ucap Mentan saat diskusi publik ‘Penguasaan dan Pengembangan Inovasi Tekhnologi untuk Ketahanan Pangan Nasional’, Selasa (25/2/2020).

Dalam diskusi publik di Auditorium Andi Hakim Nasoetion, IPB University, Bogor, Jawa Barat ini, Mentan menjelaskan, akademisi, selain belajar konsep dan definisi, juga harus mumpuni dalam praktek di lapangan.

Seperti, kata Mentan, penyelesaian perkembangan teknologi yang mampu memajukan pertanian.

“Perkembangan yang baru harus diselesaikan, seperti apa teknologi yang digunakan untuk perubahan cuaca.”

“Tantangan hama, bencana alam. Dan saya melihat, IPB dalam beberapa penelitiannya berhasil menjawab itu semua,” sebutnya.

Khusus untuk bencana alam, kata Mentan, seluruh mahasiswa. Khususnya di IPB, harus bisa mempelajari secara mendalam.

Agar ketika nanti lulus dan menjadi sarjana, sudah siap dalam menjalankan tugasnya di tengah warga. 

“Harus menjadi sarjana yang kuat dan mampu menghadapi seluruh kendala,” jelasnya.

Mentan menyebutkan, tantangan akademisi pertanian saat ini yakni terkait pengaplikasian penginderaan jarak jauh, melalui satelit artificial inteligence.

Kemudian, kata Mentan, pengaruh cuaca (Argo Klimance), juga harus terukur.

“Masalah kekurangan pupuk juga sudah bisa terbaca. Tentunya, dengan pendekatan itu menyesuaikan budi daya dan riset yang tepat,” sebutnya.

Sementara itu, Rektor IPB University Arif Satria mengatakan, kampusnya terus melangkah maju dengan menciptakan sejumlah program.

Salah satunya, kata Arif, melalui program One Vilage One CEO. 

Arif menjelaskan, program ini men-transformasi teknologi pertanian, untuk menguatkan ketahanan pangan.

“Kami mendampingi 53 desa di Jawa Barat. Kami coba menggabungkan smart farming isu dan teknologi.”

“Namun juga, didorong lewat peran swasta, lembaga swadaya masyarakat, dan kalangan pendidikan pertanian.”

“Harapannya, tercipta ketahanan pangan yang kuat,” ujar Arif. (R007/Moris)

Baca juga berita lainnya: Rektor IPB Minta KNPI di Seluruh Daerah Cetak Petani Milenial

Loading...

Komentar

loading...
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Sejak Corona Merebak, Miliarder Terkaya di Dunia Ini Tambah Kaya Raya

INTERNASIONAL, ruber.id - Sejak virus corona merebak dan mengancam umat manusia, orang terkaya di dunia, Jeff Bezos makin tambah kaya.

Lagi, Dua Pasien Dalam Pengawasan Corona di Garut Meninggal Dunia

GARUT, ruber.id - Dua Pasien Dalam Pengawasan COVID-19 di Kabupaten Garut, Jawa Barat meninggal dunia, Kamis (2/4/2020). Pusat Informasi...

Hujan Deras Terjang Ciamis: Pohon Tumbang di Rumdin Wabup, Longsor dan Petir Menyambar Rumah Warga

CIAMIS, ruber.id - Hujan deras menerjang Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Kamis (2/4/2020) sore. Akibatnya, bencana alam terjadi di sejumlah titik wilayah di...

Total Positif Hasil Rapid Test Jadi 11 Orang, Warga Terdampak Corona di Sumedang Dapat Bantuan Sosial

SUMEDANG, ruber.id - Hasil rapid test sebelas warga Kabupaten Sumedang positif COVID-19, Kamis (2/4/2020) jam 16.00 WIB. Bupati Sumedang...

FMKKS Sumedang: Dana BOS Bisa Digunakan untuk Pencegahan Corona

SUMEDANG, ruber.id - Pandemi corona membuat berbagai kegiatan dan penyelenggaraan pendidikan yang bersumber dari Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tidak dapat dilaksanakan.