Kamis, 24 Sep 2020

BPPSDMP Sebut Hasil Bumi di Pangandaran Tak Kalah Dengan Daerah Lain

Baca Juga

Pangandaran Tak Terpengaruh Aksi Unjuk Rasa di Jakarta

Pangandaran Tak Terpengaruh Aksi Unjuk Rasa di Jakarta PANGANDARAN, ruber.id -- Kepala Bagian Humas Sekratariat Kabupaten Pangandaran Wawan Kustaman mengatakan, Pemkab Pangandaran telah mengantisipasi keterlibatan...

Unpad PSDKU Pangandaran Buka Pendaftaran Lari Marathon, Raih Tiket Keliling Eropa

Unpad PSDKU Pangandaran Buka Pendaftaran Lari Marathon, Raih Tiket Keliling Eropa PANGANDARAN, ruber.id -- Universitas Padjadjaran (Unpad) Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Kabupaten...

Setelah Dapatkan Ashley Young, Inter Tunggu Kedatangan Victor Moses dari Chelsea

Setelah Dapatkan Ashley Young, Inter Tunggu Kedatangan Victor Moses dari Chelsea SPORT, ruber.id -- Setelah resmi mengontrak winger kiri Manchester United, Ashley Young, Inter Milan...

Pangandaran Duduki Urutan ke 16 Daerah Rawan Bencana se-Indonesia

PANGANDARAN, ruber -- Pangandaran menduduki urutan ke 16 dari 514 kabupaten/kota se-Indonesia yang rawan bencana. Terlebih, Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pangandaran mencatat,...

PANGANDARAN, ruber.id – Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian (Kementan) RI Dedi Nursyamsi menyebut hasil bumi di Pangandaran tak kalah dengan daerah lain.

Secara kualitas, padi dan tanaman pangan di Kabupaten Pangandaran tidak kalah oleh hasil bumi di daerah lain. Bahkan, BPPSDMP menilai tak pantas bagi kabupaten pesisir selatan Jawa Barat ini untuk mendatangkan beras impor.

“Secara ekonomi, hasil bumi di Pangandaran bisa bernilai lebih apabila diolah menjadi bahan baku. Contohnya tanaman singkong, di sini kan gampang tumbuh meski ditanam begitu saja,” kata Dedi saat berkunjung ke Pangandaran, Jumat (14/8/2020).

Jika singkong ingin memiliki nilai yang lebih, kata Dedi, harus diolah menjadi bahan lain. Seperti dibikin tepung atau dibuat mie, maka nilai harganya pun akan meningkat. Dirinya meyakini itu bakal menjadi penopang ekonomi di masyarakat.

“Negara China dan Jepang itu memilih untuk tidak menjual hasil tanaman dan pangan ke luar negaranya. Mereka justru memilih untuk memproduksi bahan pertanian menjadi olahan sebagai bahan baku,” ujarnya.

Tanah di Pangandaran Termasuk Kategori Subur

Dedi menuturkan, karakteristik tanah di Pangandaran termasuk kategori subur. BPPSDMP menilai potensi kesuburan itu dapat dimaksimalkan dengan cara meningkatkan produktivitas petani dalam mengolah lahan tanah.

Kemudian, kondisi tanah rawa yang dijadikan sawah di Pangandaran ini, kata Dedi, termasuk kategori tanah subur. Karena, setiap musim panen padi bisa menghasilkan sebanyak 9 ton/hektare.

“Kalau di daerah lain itu, tanah rawa yang dijadikan sawah hanya mampu menghasilkan padi sebanyak 7 ton/hektare setiap musim panen. Di sini petaninya harus bersyukur, kita punya tanah yang subur,” tuturnya.

Berdasarkan data di Dinas Pertanian Kabupaten Pangandaran, ketersediaan pangan dan padi bisa memenuhi kebutuhan. Bahkan, surplus dan bisa dijadikan persediaan untuk tahun berikutnya.

Dedi menambahkan, sektor pertanian juga bisa menjadi penunjang pariwisata. Sesuai dengan harapan Kabupaten Pangandaran sebagai wisata kelas dunia.

“Daerah lain, bahkan kementerian sering kan menggelar kegiatan di Pangandaran. Itu bisa dijadikan peluang untuk memasarkan hasil bumi di sini, khususnya pangan ke hotel dan restoran,” tambahnya. (R001/smf)

BACA JUGA: Pemkab Dorong Produk UMKM dan IKM di Pangandaran Tembus Pasar Global

Komentar

loading...

Artikel Terbaru

Pesan Dandim Garut pada Gerakan Peduli Lingkungan HUT ke 75 TNI

BERITA GARUT, ruber.id - Dalam rangka memperingati HUT ke-75 TNI, Kodim 0611/Garut melakukan program penghijaun melalui penanaman 1270 pohon di Desa Lingkung...

KPU Tetapkan Dua Pasangan Calon di Pilkada Pangandaran 2020

BERITA PANGANDARAN, ruber.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat menetapkan pasangan calon yang akan berkontestasi di Pilkada 2020.

Foto Galeri: Waduk Jatigede Sumedang Surut

FOTO BICARA, ruber.id - Tiap musim kemarau, Waduk Jatigede di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat surut. Hal ini mengundang daya tarik wisatawan untuk...

Tempat Daur Ulang Plastik di Tanjungsari Sumedang Terbakar

BERITA SUMEDANG, ruber.id - Tempat daur ulang plastik di Dusun Cilentik RT 04/05 Desa Raharja, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang terbakar, Rabu (23/9/2020)...

Bocah yang Tenggelam di Sungai Citarum Karawang Ditemukan

BERITA KARAWANG, ruber.id - Nizam, 8, bocah asal Karawang, Jawa Barat yang hilang tenggelam di Sungai Citarum ditemukan, Rabu (23/9/2020) sekitar jam...