24.4 C
Indonesia
Minggu, September 19, 2021
spot_img

Melintasi Jalur Pembalasan, Ikuti Tips Mudik Dishub Ciamis Ini

CIAMIS, ruber — Jalur mudik Ciamis terbentang sepanjang 46 kilometer dari Cihaurbeuti, perbatasan Tasikmalaya sampai Cisaga, perbatasan Kota Banjar.

Jalur Ciamis ini termasuk rawan kecelakaan karena didominasi jalur lurus dan terdapat tanjakan rawan kecelakaan.

Ingin tetap aman? Ikuti tips jalur mudik aman dari Dishub Ciamis saat melintas di jalur ini.

Jalur Ciamis bisa dikatakan merupakan jalur mudik pembalasan. Pasalnya, pemudik sebelumnya telah melintas di medan jalan yang cukup berat, seperti di Nagreg, Limbangan, Malangbong dan Gentong.

Setelah masuk wilayah Ciamis, jalan untuk mudik ini dominasi lurus dan cukup mulus. Pengendara akan kecenderungan untuk memacu kecepatan kendaraannya. Hal itu dapat menimbulkan potensi kecelakaan.

BACA JUGA:  Basarnas Bandung Terjunkan Tim, Cari Penyadap Nira yang Hilang di Sungai Ciputrahaji Ciamis
BACA JUGA:  32 Tim Futsal dari 3 Kabupaten Berjibaku Rebut Piala Asih Saenyana 2019

“Kalau masuk Ciamis, sebaiknya menyempatkan dulu istirahat, setelah melintas di jalan berliku sebelumnya. Setelah kondisi prima bisa melanjutkan perjalanan, karena dari Ciamis sampai ke perbatasan Jawa Tengah kondisi dominasi jalan lurus,” ujar Sekretaris Dishub Ciamis Eddy Yulianto, Kamis (30/5/2019).

Edi mengatakan jagan memaksakan diri bila capek dan ngantuk. Bagi pengemudi mobil setelah 4 jam harus istirahat minimal setengah jam, dan pengendara sepeda motor tiap 2 jam.

“Setelah melanjutkan perjalanan, sebaiknya memacu kendaraan normal saja sekitar 60 kilometer/jam, karena di jalur Ciamis cenderung lancar, kepadatan hanya terjadi di Titik persimpangan, seperti Imbanagara dan Cisaga,” terangnya.

Namun di jalan nasional III ini terdapat Tanjakan Cibeka yang rawan kecelakaan.

BACA JUGA:  Diduga Menceburkan Diri karena Masalah Keluarga, Warga Ciamis Hilang di Sungai Citanduy
BACA JUGA:  Demi UNBK, Siswa 2 Sekolah di Ciamis Ini Harus Nginap di Sekolah

Dishub mengingatkan saat melintas, kendaraan yang turun sebaiknya mengutamakan kendaraan yang menanjak. Bagi yang menanjak jangan salah memilih gigi rendah.

“Di tanjakan sebaiknya jangan saling mendahului. Kendaraan yang menanjak ambil sedikit bagian kanan jalan supaya kuat menanjak, yang turun harus mengutamakan dulu yang naik,” katanya.

Yang terpenting, kata Eddy, kendaraan yang akan digunakan untuk mudik harus dipastikan kelaiakannya, mulai dari sistem rem, lampu dan hal dasar lainnya.

“Insya Allah bila semua tertib, potensi kecelakaan itu terutama di jalur mudik bisa dihindari,” ucapnya. dang

Foto: PEMUDIK motor melintas di jalan Ciamis yang mulus, Kamis (30/5/2019). dang/ruang berita
loading…


Related Articles

- Advertisement -

Latest Articles