19.4 C
Indonesia
Sabtu, September 18, 2021
spot_img

Material Gelagar Jembatan Sintok di Pangandaran akan Dipindahkan

PANGANDARAN, ruber – Material gelagar atau konstruksi baja beton jembatan sintok yang terdampak bencana pada Minggu (27/11/2016) silam akan dipindahkan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang, Perumahan Rakyat Dan Kawasan Permukiman (PUTRPR) Kabupaten Pangandaran, Dadang Dimyati mengatakan, pemindahan material gelagar jembatan sintok menghabiskan anggaran Rp100 juta dari APBD 2019.

“Rencananya material gelagar yang saat ini tersimpan di lokasi pembangunan akan dibawa ke gudang,” kata Dadang, Selasa (22/1/2019).

Setelah dipindahkan, material jembatan sintok bakal dilelang melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL). “Jika sudah dilelangkan, maka material jembatan sintok bakal dihapus dari aset,” tambahnya.

BACA JUGA:  Soal Penanganan Limbah Medis di Pangandaran, Dinkes Sanggah Pernyataan DLHK

Keterlambatan pemindahan material jembatan sintok tersebut karena ada beberapa tahapan teknis yang harus diselesaikan pascabencana.

BACA JUGA:  Ribuan Kartu BPNT di Pangandaran Bermasalah, Ini Penyebabnya

“Anggaran pembangunan gelagar jembatan¬† sebelumnya didanai APBD 2016 dengan nilai Rp1,8 miliar yang merupakan proyek lanjutan dari Pemerintah Kabupaten Ciamis sebelum Kabupaten Pangandaran mekar,” papar Dadang.

Namun, saat pembangunan sedang berlangsung sekitar 97% terjadi bencana banjir sehingga gelagar jembatan ambrol. “Proyek pembangunan pun kami bayar sesuai hasil pekerjaan berdasarkan SK Bupati,” jelas Dadang.

Dadang mengaku, pasca ambrol proyek pembangunan gelagar jembatan sintok PPTK dan PPK sekaligus PA menjalani proses klarifikasi dari aparat penegak hukum (APH) diantaranya Kejaksaan Negeri Ciamis dan Polda Jabar.

BACA JUGA:  Batukaras Surf Club Siapkan Groms untuk Indonesia

“Hasil tinjauan lapangan dan pemeriksaan berkas APH tidak menemukan kerugian negara,” terang Dadang. red

loading…


Related Articles

- Advertisement -

Latest Articles