Wednesday, 8 Apr 2020

Makkah Ditutup karena Corona, Warga Garut Pasrah Tak Jadi Umroh

Baca Juga

Korps Brimob Polri Dorong Perempuan Jadi Agent of Change

Korps Brimob Polri Dorong Perempuan Jadi Agent of Change KOTA DEPOK, ruber.id -- Korps Brimob Polri menggelar upacara peringatan Hari Ibu ke 91 di lapangan...

Ini Cara Kapten Inter Milan Hilangkan Jenuh Diam di Rumah saat Wabah Corona

SPORT, ruber.id - Di tengah wabah corona di Italia, para pemain sepakbola diwajibkan tetap tinggal di rumah. Kapten tim...

Basarnas Imbau Warga Waspada Mendaki Gunung di Musim Hujan

SUMEDANG, ruber -- Ditemukannya tiga jasad pendaki remaja asal Kabupaten Indramayu, membuat warga harus lebih waspada. BACA JUGA: Tiga Pendaki Gunung Tampomas Tewas, Ini Penjelasan...

Curahkan Keresahan Petani dan Warga Terdampak Irigasi, Kelompok Pemuda di Kota Banjar Datangi BBWS Citanduy

KOTA BANJAR, ruber -- Para pemuda dari berbagai kelompok mendatangi Balai Besar Wilayah Sungai Citanduy (BBWSC), Kota Banjar, Jumat (12/7/2019). Tujuan kelompok pemuda dari Karang...

GARUT, ruber.id – Calon jamaah asal Kabupaten Garut H Ujang Selamet hanya bisa pasrah karena gagal melaksanakan ibadah umroh.

Ujang dan keluarganya, warga Desa Cintakarya, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut, Jawa Barat ini seharusnya telah berangkat ke tanah suci Makkah, beberapa waktu lalu.

Namun, kebijakan Pemerintah Saudi Arabia menutup sementara tanah suci Makkah untuk mencegah penyebaran COVID-19.

Sampai saat ini, kebijakan tersebut masih berlaku, sehingga jamaah haji Indonesia belum bisa melakukan ibadah umroh.

“Ya, kami sedianya berangkat 25 Maret kemarin, ternyata tidak jadi. Bagi kami, ini sudah takdir Allah,” kata Ujang ditemui di kediamannya, Kamis (26/3/2020).

Padahal, kata Ujang, niat umroh yang akan dijalankan bersama istri dan anaknya ini sudah dipersiapkan dengan matang sejak lama.

Bahkan beberapa waktu lalu, Ujang mengaku sudah melakukan syukuran di kediamannya.

Berharap Pandemi COVID-19 Segera Berakhir
Ujang berharap, pandemi virus corona atau COVID-19 ini segera berakhir.

“Semoga wabah corona bisa cepat hilang. Pemerintah Indonesia maupun Pemerintah Arab Saudi juga bisa segera menangani wabah ini dengan baik,” harapnya. (R011/Fey)

BACA JUGA: Innalillahi, 2 Pasien Dalam Pengawasan Corona Meninggal di RSUD Garut

Loading...

Komentar

loading...
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Warga Indramayu Belum Ditemukan, Tim SAR Maksimalkan Pencarian Hari Ini

INDRAMAYU, ruber.id - Memasuki tujuh hari pencarian, Kamsiah, 72, korban tenggelam di Sungai Cimanuk, Indramayu, Jawa Barat belum ditemukan.

Longsor Timpa Rumah Warga di Sumedang Selatan, Sekeluarga Mengungsi

SUMEDANG SELATAN, ruber.id - Tebing longsor menimpa rumah warga di Dusun Kukulu RT 02/05, Desa Sukajaya, Kecamatan Sumedang Selatan, Sumedang.

Kabar Baik! Bupati Garut Bakal Lunasi Utang Warganya ke Bank Emok

GARUT, ruber.id - Kabar baik datang dari Garut, Jawa Barat di tengah pandemi COVID-19 atau wabah corona ini. Ya,...

Dua Warga Cianjur Hanyut di Kali Cijedil, Budi Hilang Terseret Arus

CIANJUR, ruber.id - Budi, 46, warga Kampung Salaerih, Desa Benjot, Cugenang, Cianjur, Jawa Barat tenggelam di Kali Cijedil, Selasa (7/4/2020) sore jam...

Kemenag Minta Warga Pangandaran Tunda Akad Nikah Selama Wabah Virus Corona

PANGANDARAN, ruber.id - Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat meminta masyarakat untuk menunda rencana pelaksanaan akad nikah. Penundaan...