Minggu, 20 Sep 2020

Innalillahi, 2 Pasien Dalam Pengawasan Corona Meninggal di RSUD Garut

Baca Juga

Lengkapi Bahan Gugatan BPN 02, Kotak Surat Suara di Pangandaran Dibongkar

PANGANDARAN, ruber -- Untuk melengkapi kebutuhan bahan gugatan BPN 02 ke Mahkamah Konstitusi (MK), pihak KPU, Bawaslu dan Kepolisian membongkar kotak surat suara di...

Proses Cerai Tanpa Panggilan Sidang di Sumedang, Udin: Tiba-tiba Saya Jadi Duda

SUMEDANG, ruber -- Udin Sahyudin, 32, warga Desa Tanjungwangi Kecamatan Tanjungmedar, meradang ketika tiba-tiba mendapatkan selembar surat cerai beberapa waktu lalu. Pasalnya, ia merasa tak...

The Voice Indonesia, Episode Blind Auditions Terakhir: Menuju Pertarungan Knockout

The Voice Indonesia, Episode Blind Auditions Terakhir: Menuju Pertarungan Knockout JAKARTA, ruber.id -- The Voice Indonesia sesion 4 memasuki babak akhir Blind Auditions. Sebanyak 12...

Sambil Mengurus Anak, IRT Asal Sumedang Ini Berhasil Menjalani Bisnis Minuman Dingin

SUMEDANG, ruber-- Ibu Rumah Tangga atau IRT setiap harinya pasti disibukkan dengan mengurus rumah tangga, apalagi jika sudah memiliki anak dan tidak dibantu oleh...

GARUT, ruber.id – Dua Pasien Dalam Pengawasan (PDP) corona virus atau COVID-19 meninggal dunia di RSUD dr. Slamet Garut, Kamis (26/3/2020).

Kepastian ini dikonfirmasi Juru Bicara Pusat Informasi dan Koordinasi COVID-19 Kabupaten Garut Ricky R Darajat.

Ricky membenarkan jika kedua pasien yang meninggal dunia di RSUD Garut ini adalah PDP.

“Benar, meninggal dunia tadi pagi di RSUD dr. Slamet. Satu perempuan dewasa umur 40 tahun, satunya lagi balita perempuan usia 2.5 tahun.”

“Dengan meninggalnya dua PDP tersebut, saat ini, masih ada sembilan warga berstatus PDP yang dirawat,” kata Ricky melalui rilis yang diterima ruber.id, Kamis.

Ricky menjelaskan, meski ada PDP yang meninggal dunia, namun hingga hari ini (Kamis), belum ada pasien positif corona di Kabupaten Garut.

“Kedua pasien yang meninggal dunia ini juga belum dapat dipastikan apakah positif atau negatif COVID-19.”

“Tapi spesimennya sudah dikirim ke laboratorium Jakarta, untuk diperiksa lebih lanjut terkait positif atau negatifnya.”

“Saat ini, kami menunggu hasilnya untuk beberapa hari ke depan,” katanya.

Ricky mengimbau, warga Garut tetap waspada dan mengikuti seluruh anjuran dari Pemkab Garut. (R011/Fey)

BACA JUGA: Dokter di Garut Meninggal Dievakuasi Petugas Pakai APD, Kasus COVID-19 Terus Melonjak

Komentar

loading...

Artikel Terbaru

Sumedang Perketat Pengawasan Seiring Meningkatnya Kasus COVID-19

SUMEDANG, ruber.id - Seiring meningkatnya kasus virus corona, Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) COVID-19 Kabupaten Sumedang akan lebih meningkatkan pengawasan.

Dua Rumah di Pamulihan Sumedang Ludes Terbakar

SUMEDANG, ruber.id - Dua rumah panggung di Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang ludes terbakar, Sabtu (19/9/2020) malam sekitar jam 20.15 WIB.

Ratu Dangdut Elvy Sukaesih Positif COVID-19

NASIONAL, ruber.id - Ratu Dangdut  Elvy Sukaesih positif COVID-19 dan dikabarkan harus menjalani perawatan di rumah sakit. Putri Umi Elvy yaitu...

BJB Pangandaran Ngadigi, Digitalkan Sejumlah Objek Wisata

PANGANDARAN, ruber.id - Bank BJB bekerjasama dengan Pemkab Pangandaran, Jawa Barat dalam pengaplikasian QRIS atau Quick Response Code Indonesian Standard.

Sudah 4 Orang Meninggal karena COVID-19, Masih Banyak Warga Sumedang Melanggar Prokes

SUMEDANG, ruber.id - Sejak pandemi Covid-19 bulan Maret 2020 lalu, sudah ada empat warga Kabupaten Sumedang, Jawa Barat yang terkonfirmasi virus corona...