CIAMIS  

Longsor, Puluhan Rumah di Sejumlah Titik di Ciamis Rusak

Img
SEJUMLAH warga bergotong-royong mengevakuasi barang berharga pemilik rumah. Rumah tersebut sudah tidak layak huni. dang/ruang berita
SEJUMLAH warga bergotong-royong mengevakuasi barang berharga pemilik rumah. Rumah tersebut sudah tidak layak huni. dang/ruang berita

CIAMIS, ruuber — Sejumlah titik di wilayah Kabupaten Ciamis diterjang longsor.

Longsor terjadi akibat hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur Ciamis hampir tiap hari.

Akibatnya, puluhan rumah rusak sedang dan berat setelah tertimpa material longsor.

BACA JUGA: Longsor Putus Jembatan Menuju Cipicung Jatigede

Selain longsor, sejumlah wilayah juga diterjang bencana pergerakan tanah dan banjir akibat luapan sungai.

Data dari BPBD Ciamis, hujan deras Senin (11/2/2019) di Kecamatan Panawangan menimbulkan longsor di 43 titik.

Longsor terjadi di lereng bukit di Desa Panawangan. Longsor tersebut merusak 21 rumah dan mengancam 22 rumah, serta mengancam 2 Sekolah Dasar.

Baca juga:  Waspada Longsor Susulan di Ciherang Sumedang

Di Desa Kertayasa, Panawangan, longsor mengancam 8 rumah dan merusak kandang ayam warga.

Khawatir longsor susulan, warga penghuni 8 rumah tersebut terpaksa mengungsi sementara ke rumah kerabat terdekat.

Selain itu, di Desa Panyingkiran, tebing setinggi 10 meter menimpa rumah milik Rahmat.

Kondisi rumah rusak berat, sehingga penghuni terpaksa diungsikan.

Sejumlah warga bergotong-royong mengevakuasi barang berharga di rumah milik Rahmat di Panyingkiran, Ciamis yang tertimbun longsor.

Kondisi rumah sangat memprihatinkan dan tidak layak huni.

Material longsor menjebol dinding rumah dan sebagian menimpa atap.

Selain bencana longsor, juga terjadi pergerakan tanah di wilayah Kecamatan Jatinagara. Pergerakan tanah menimbulkan jalan desa amblas.

Selain itu, dua rumah warga rusak setelah tersambar petir di Desa Indragiri Panawangan.

Baca juga:  Kondisinya Memprihatinkan, Jembatan Bersejarah di Ciamis Ini Akan Dibangun Ulang Rp5 Miliar

Tak hanya itu, luapan Sungai Cileueur juga menimbulkan banjir di sejumlah titik di Kecamatan Sadananya.

Beruntung, luapan sungai itu tidak menimbulkan kerusakan.

“Memang saat ini intensitas hujan cukup tinggi, menimbulkan bencana di sejumlah titik di Ciamis.”

“Tidak ada korban jiwa, namun puluhan rumah rusak dan terancam,” ujar Kabid Darlog BPBD Ciamis Ani Supiani, Selasa (12/2/2019).

Ani menuturkan, upaya yang dilakukan BPBD saat ini melakukan pendataan di beberapa daerah.

Sepanjang bulan ini, BPBD memprediksi bencana longsor masih akan terjadi.

Potensi longsor terjadi di wilayah Ciamis Utara karena rumah warga banyak didirikan di lereng bukit.

“Kami mengimbau warga untuk tetap waspada, beberapa hari ke depan, sesuai prakiraan dari BMKG curah hujan masih tinggi di Ciamis,” terangnya.

Baca juga:  Kemarau, 12 Kecamatan di Ciamis Rawan Krisis Air Bersih

Sementara, salah seorang korban, Rahmat, warga Panyingkiran Ciamis, mengaku, sudah memprediksi tebing di belakang rumahnya akan longsor.

Saat kejadian, dia sengaja keluar rumah. Sehingga, ketika tanah longsor, rumah sudah dalam keadaan kosong.

“Memang sudah diperkirakan akan longsor, jadi saya dan keluarga keluar rumah. Penyebab longsor karena tanah terbawa air cukup deras saat hujan kemarin.”

“Sekarang mengungsi, rumah rusak berat dan tidak bisa dihuni lagi,” ucapnya. dang

loading…