Sunday, 29 Mar 2020

Lolos CPNS, Calon Anggota DPRD Pangandaran dari Partai PKS Mundur

Baca Juga

Wakili Warga Pangandaran, Bupati Jeje Kecam Ridwan Saidi

PANGANDARAN, ruber.id -- Dalam acara Safari Budaya 'Ngariksa Jagat Nguriling Nagri ka Tepis Wiring', Bupati Kabupaten Pangandaran Jeje Wiradinata mengecam keras pernyataan...

Basarnas Imbau Warga Waspada Mendaki Gunung di Musim Hujan

SUMEDANG, ruber -- Ditemukannya tiga jasad pendaki remaja asal Kabupaten Indramayu, membuat warga harus lebih waspada. BACA JUGA: Tiga Pendaki Gunung Tampomas Tewas, Ini Penjelasan...

Belum Miliki IMB Reklame di Pangandaran Sudah Ditarik Pajak, Asep Rusli: Ada Dasarnya!

PANGANDARAN, ruber -- Saat ini, masih banyak bangunan reklame di Pangandaran yang belum memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB) tetapi sudah ditarik pajak. Seharusnya, pembayaran pajak...

Jadi Tersangka KPK, Budi ke Warga Kota Tasik: Mohon Doanya Semoga Diberi Kekuatan

ruber -- Setelah resmi ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus suap mantan pegawai Kementerian Keuangan, Yaya Purnomo, Walikota Tasikmalaya Budi Budiman meminta maaf kepada warga Kota Santri. BACA JUGA:...

KEPALA Sub Bagian Umum KPU Pangandaran Imam Mustopa Kamal. red/ruang berita

 

PANGANDARAN, ruber — Satu calon anggota DPRD Kabupaten Pangandaran yang sudah masuk Daftar Calon Tetap (DCT) dari partai PKS resmi mengundurkan diri.

BACA JUGA: KPU Pangandaran Dapat Tambahan Susu Pemilu 7.045 Lembar

Hal tersebut diungkapkan Kepala Sub Bagian Umum KPU Pangandaran Imam Mustopa Kamal.

Menurut Imam, jumlah calon anggota DPRD kabupaten/kota di Pangandaran berdasarkan penetapan DPT sebanyak 342 orang.

“Calon anggota DPRD kabupaten/kota tersebut terdiri dari laki-laki 203 orang dan perempuan 139 orang,” kata Imam.

Dari 342 calon anggota DPRD itu, satu orang mengundurkan diri karena lolos CPNS.

“Calon anggota DPRD Kabupaten yang mengundurkan diri tersebut dari Dapil 3 meliputi Kecamatan Pangandaran dan Kalipucang dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Nomor Urut 5 atas nama Ita Patonah,” tambahnya.

Dijelaskan Imam, pengunduran diri dibuat oleh yang bersangkutan sejak Oktober 2018, namun disampaikan oleh partai politik ke KPU Pangandaran pada Januari 2019.

“Sekarang jumlah calon anggota DPRD Kabupaten Pangandaran jadi 341 orang,” paparnya.

Pihak KPU Pangandaran pun sudah berkoordinasi dengan KPU RI atas permohonan pengunduran diri calon anggota DPRD tersebut.

“Pengunduran diri calon anggota DPRD bisa saja terjadi lagi di kemudian hari,” jelas Imam.

Pengunduran calon anggota DPRD tersebut bisa juga terjadi secara otomatis apabila sebelum pelaksanaan Pemilu 2019, ada yang meninggal dunia. red

loading…


Loading...

Komentar

loading...
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Corona Menyerang Dunia, Ini Daftar Negara Selamat dari Ancaman COVID-19

INTERNASIONAL, ruber.id - Virus corona atau COVID-19 dikonfirmasi merupakan jenis virus baru yang mudah menular dan cepat menyebar. Saat ini,...

Patroli Skala Besar COVID-19, Sisir Pusat Keramaian di Jatinangor dan Cimanggung Sumedang

JATINANGOR, ruber.id - Patroli skala besar cegah penyebaran COVID-19 sisir sejumlah pusat keramaian di Jatinangor dan Cimanggung, Sumedang, Sabtu (28/3/2020) malam.

Beredar Pesan di WhatsApp Warga Tanjungsari Sumedang Positif Corona, Padahal…

TANJUNGSARI, ruber.id - Beredar pesan WhatsApp warga Kecamatan Tanjungsari, Sumedang, Jawa Barat positif corona, Sabtu (28/3/2020) malam. Dalam broadcast...

Garut Masih Negatif Corona, ODP dan PDP Akan Dites Massal

GARUT, ruber.id - Alhamdulillah, hingga Sabtu (28/3/2020) sore, Kabupaten Garut, Jawa Barat masih negarif COVID-19. Namun, kasus Orang Dalam...

Warga Positif Corona Terus Bertambah, Tasikmalaya Local Lockdown

TASIKMALAYA, ruber.id - Cegah penyebaran COVID-19, Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman memberlakukan kebijakan local lockdown. Dilansir ruber.id dari Kompas.com, kebijakan...