28.4 C
Indonesia
Selasa, Agustus 3, 2021
spot_img

Sumarno, Pemulung asal Cilacap Ditemukan Tewas di Pangandaran

BERITA PANGANDARAN, ruber.id – Sumarno, 49, pemulung asal Dusun Cisumur RT 05/06, Desa Cisumur, Kecamatan Gandrungmanggu, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah ditemukan tewas di bangunan kosong di Kabupaten Pangandaran.

Sumarno ditemukan sudah tidak bernyawa di Dusun Karangsari RT 06/02 Desa Pananjung, Kecamatan/Kabupaten Pangandaran, Kamis (28/1/2021) malam.

Kali pertama, jasad Sumarno ditemukan oleh Suryana, warga Dusun Cihandiwung RT 02/02, Desa Sukahurip, Kecamatan/Kabupaten Pangandaran.

“Saat saya mau ke kamar mandi, ada orang tergeletak di bangunan kosong,” kata Suryana.

Karena penasaran, Suryana mendekat, ternyata orang tersebut sudah tidak bernyawa.

BACA JUGA:  Pilkada 2020, Pemkab Pangandaran Diminta Siapkan Rp50 Miliar

Suryana langsung memberi kabar kepada warga sekitar dan melaporkan kejadian ke polsek setempat.

“Mayat tersebut kemudian diperiksa polisi dan petugas medis, hasil pemeriksaan tidak ditemukan bekas luka atau tanda penganiayaan,” tambahnya.

BACA JUGA:  Bocah Terpeleset di Sungai Cikembulan Pangandaran Ditemukan

Kuat dugaan, korban meninggal akibat kelaparan karena warga sekitar sudah 3 hari tidak melihat korban beraktivitas seperti biasanya.

Warga lainnya, Yatiman menjelaskan, hampir tiga bulan, Sumarno menjadi pemulung dan tinggal di bangunan kosong tersebut.

“Awal dia ke sini terlihat sehat, perubahan terlihat sekitar setengah bulan lalu mulai sakit-sakitan,” terangnya.

Yatiman mengaku sering memberi dia makan saat kondisinya sakit.

Namun, selama tiga hari ke belakang tidak memberinya makan, karena kondisi sedang Covid-19, khawatir Sumarno dalam kondisi positif. (R001/SMF)

BACA JUGA:  Nambah Ratusan di Pangandaran, Calon Hak Pilih Pemilu 2019

BACA JUGA: Lansia Ditemukan Tewas di Rumah, Jasadnya Bau Tak Sedap

Related Articles

- Advertisement -

Latest Articles