Sumarno, Pemulung asal Cilacap Ditemukan Tewas di Pangandaran

  • Bagikan
Pemulung Tewas
EVAKUASI jenazah pemulung yang diduga meninggal karena kelaparan di bangunan kosong di Pangandaran. R001/ruber.id

BERITA PANGANDARAN, ruber.id – Sumarno, 49, pemulung asal Dusun Cisumur RT 05/06, Desa Cisumur, Kecamatan Gandrungmanggu, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah ditemukan tewas di bangunan kosong di Kabupaten Pangandaran.

Sumarno ditemukan sudah tidak bernyawa di Dusun Karangsari RT 06/02 Desa Pananjung, Kecamatan/Kabupaten Pangandaran, Kamis (28/1/2021) malam.

Kali pertama, jasad Sumarno ditemukan oleh Suryana, warga Dusun Cihandiwung RT 02/02, Desa Sukahurip, Kecamatan/Kabupaten Pangandaran.

“Saat saya mau ke kamar mandi, ada orang tergeletak di bangunan kosong,” kata Suryana.

Karena penasaran, Suryana mendekat, ternyata orang tersebut sudah tidak bernyawa.

Suryana langsung memberi kabar kepada warga sekitar dan melaporkan kejadian ke polsek setempat.

“Mayat tersebut kemudian diperiksa polisi dan petugas medis, hasil pemeriksaan tidak ditemukan bekas luka atau tanda penganiayaan,” tambahnya.

Kuat dugaan, korban meninggal akibat kelaparan karena warga sekitar sudah 3 hari tidak melihat korban beraktivitas seperti biasanya.

Warga lainnya, Yatiman menjelaskan, hampir tiga bulan, Sumarno menjadi pemulung dan tinggal di bangunan kosong tersebut.

“Awal dia ke sini terlihat sehat, perubahan terlihat sekitar setengah bulan lalu mulai sakit-sakitan,” terangnya.

Yatiman mengaku sering memberi dia makan saat kondisinya sakit.

Namun, selama tiga hari ke belakang tidak memberinya makan, karena kondisi sedang Covid-19, khawatir Sumarno dalam kondisi positif. (R001/SMF)

BACA JUGA: Lansia Ditemukan Tewas di Rumah, Jasadnya Bau Tak Sedap

  • Bagikan