GARUT  

Koperasi Peternak Garut Selatan Prioritaskan Kenaikan Harga Susu

BERITA GARUT, ruber.id Tahun ini, Koperasi Peternak Garut Selatan (KPGS) akan memprioritaskan menaikan harga susu sapi.

Hal ini, sebagai upaya untuk meningkatkan taraf kesejahteraan anggora Koperasi Peternak Garut Selatan.

Manajer Utama KPGS H Ade Hikmat Buana mengatakan, pada tahun ini, Sisa Hasil Usaha (SHU) atau laba bersih KPGS kembali mengalami kenaikan.

“Laba ada peningkatan walaupun tidak signifikan. Tahun ini, untuk SHU yang sudah ditetapkan yaitu sebesar Rp257 juta lebih.”

“Itu akan kami distribusikan ke seluruh angota dan yang lainnya. Tapi kalau laba kotornya bisa lebih tinggi dari itu,” katanya kepada ruber.id, Kamis (21/3/3029).

Kenaikan SHU ini, akan dikembalikan ke anggota dalam bentuk kenaikkan harga susu.

Baca juga:  Cara Transfer Bank Mandiri ke DANA 2023, Mudah Sekali!

“Kami memang tidak memprioritaskan kepada laba (SHU). Karena sekarang untuk prioritas tahun 209 itu akan kami alokasikan untuk kenaikkan harga susu,” tegasnya.

Harga yang diberikan KPGS sejauh ini masih di kisaran Rp4570/liter.

Namun, secara perorangan ada yang mencapai harga Rp5500/liter.

Hal ini, tergantung dari kualitas susu yang disetorkan anggota.

“Jadi harga susu itu dikembalikan kepada anggota. Kalau mereka menyetorkannya dengan kualitas terbaik kami bisa berikan harga yang lebih baik lagi,” katanya.

Rencananya, lanjut dia, peningkatan harga susu yang sudah pada tahun 2019 ini adalah di kisaran Rp6000/liter.

“Ya rencananya kamj akan naikkan harga rataan. Otomatis mungkin harga tertinggi ada yang akan mencapai Rp6000/liter,” ucapnya.***