Klarifikasi, Ustaz Khalid Basalamah Angkat Bicara soal Ceramah Wayang

Ustaz Khalid Basalamah Angkat Bicara soal Ceramah Wayang
Ustaz Khalid Basalamah. Foto screenshoot video Instagram.

BERITA NASIONAL, ruber.id – Ustaz Khalid Basalamah, akhirnya angkat bicara untuk menjelaskan soal kontroversi potongan video ceramah wayang haram.

Ustaz Khalid mengatakan, potongan video itu diambil dalam ceramah di salah masjid di blok M Jakarta, beberapa tahun lalu.

Pada kesempatan itu, ada jemaah yang bertanya soal wayang kepada Ustaz Khalid Basalamah.

Ia membagi klarifikasi ini kepada tiga bagian. Bagian pertama soal pertanyaan wayang dan tradisi.

Bagian kedua dan ketiga adalah soal taubat seorang dalang dan pemusnahan wayang.

“Potongan video itu diambil beberapa tahun lalu di masjid blok M di Jakarta,” ucapnya dalam unggahan video di Istagramnya.

Menurut, Khalid dalam ceramah itu tidak ada kalimat yang menyatakan bahwa wayang haram.

Baca juga:  Invermectin Hanya untuk Hewan, Kontennya Banyak Ditemui di TikTok, Facebook hingga Forum Reddit

Melainkan jawaban atas pertanyaan itu, kata Khalid, adalah menyarankan menjadikan Islam sebagai tradisi.

“Jangan menjadikan tradisi sebagai Islam. Tidak ada kata-kata saya di situ mengharamkan,” jelasnya.

Khalid mengatakan, makna menjadikan Islam sebagai tradisi adalah apabila ada tradisi yang sejalan dengan Islam maka tidak ada masalah.

“Jika ada tradisi yang bentrok dengan Islam sebaiknya ditinggalkan. Dan ini hanya sebuah saran,” ucapnya.

Dalam video tersebut, Khalid juga klarifikasi soal potongan taubatnya seorang dalang, dan pemusnahan wayang.

Menurut Khalid, jawaban atas pertanyaan taubatnya dalang dan pemusnahan wayang tidak bermaksud menyinggung.

Sebab menurutnya, taubatnya seorang dalang sama saja misalnya seperti taubatnya seseorang dalam suatu profesi lain.

Baca juga:  Memperkuat Bisnis dan Ekosistem, Bank bjb Bersinergi dengan Bank Bengkulu

“Ini mirip sebenarnya lingkupnya, kalau ada yang menanyakan bagaimana taubatnya seorang pedagang atau guru misalnya.”

“Maka, saya sebagai dai muslim menjawab umumnya adalah taubat nasuha,” jelasnya.

Terkait Pernyataan Wayang Dimusnahkan