Keutamaan Bulan Rajab dan Amalan yang Dianjurkan

Keutamaan Bulan Rajab dan Amalan yang Dianjurkan
Foto ilustrasi oleh Pok Rie dari Pexels.

KOPI PAGI, ruber.id – Bulan Rajab, merupakan bulan ke tujuh dalam kalender hijriah.

Bulan Rajab, menjadi salah satu bulan yang memiliki keutamaan.

Hal ini didasarkan pada firman Allah SWT dalam Alquran surat At-Taubah ayat ke-36, yakni:

“Inna ‘iddatasy-syuhuri ‘indallahisna ‘asyara syahran fi kitabillahi yauma khalaqas-samawati wal-arda min-ha arba’atun hurum”.

Artinya, yakni sesungguhnya jumlah bulan menurut Allah ialah dua belas bulan, (sebagaima) dalam ketetapan Allah pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya ada empat bulan haram.

Ibnu Abbas RA meriwayatkan, Nabi Muhammad SAW menegaskan tiga dari empat bulan haram itu berurutan.

Yaitu Dzulqadah, Dzulhijah dan Muharram.

Sedangkan, satu bulan lagi yaitu bulan Rajab.

Baca juga:  Palestina dan Khilafah Islamiyah

Sehingga, bulan haram tersebut memiliki keutaamaan.

Terutama, dalam melakukan amalan guna meningkatkan keimanan serta ketakwaan.

Rajab, Bulan yang Dimuliakan

Ustaz Adi Hidayat dalam ceramahnya di YouTube channel Adi Hidayat Official mengatakan, keutamaan bulan Rajab Salah satunya adalah bulan yang dimuliakan.

Bulan Rajab, diibaratkan seperti tempat berlatih meningkatkan ketakwaan.

Di antaranya, dengan cara menunaikan segala amalan mulia serta menjauhi segala larangan-Nya.

Jika menunaikan amalan mulia di bulan Rajab, maka niscaya pahalanya akan dilipat gandakan.

Begitu pun sebaliknya, jika melakukan maksiat di bulan Rajab maka dosanya pun akan berkali-kali lipat.

Keutamaan bulan Rajab dapat terlihat dari salah satu julukannya, yaitu Rajam.

Rajam, artinya melempar.

Baca juga:  Keluarga Ahmadiyah di Pangandaran Tobat, Ucap Syahadat Masuk Islam

Makna dari julukan tersebut adalah orang-orang saleh akan dijauhkan dari segala musuh dan setan.

Mereka akan dikutuk serta dilempari sehingga menjauhi orang-orang saleh.

Oleh karena itu, maka bulan Rajab harus menjadi momentum untuk berlomba dalam kebaikan.

Misalnya, berlomba untuk meningkatkan amalan seperti salat, puasa dan ibadah lainnya.

Termasuk, menunaikan amalan mulia terhadap sesama manusia.

Misalnya, dengan meningkatkan sedekah, infak atau dengan pengetahuan.

Pada bulan Rajab ini, diharapkan dapat memanfaatkan waktu sebaik-baiknya.

Raihlah, pahala sebanyak-anyaknya.

Jangan sekali-kali menzalimi diri dengan melakukan perbuatan maksiat, mari berlomba dalam kebaikan.

Itulah keutaman bulan Rajab dan amalan yang dianjurkan sesuai Alquran dan hadis Rasulullah SAW.

Baca juga:  Cerita Taubat Keluarga Eks Ahmadiyah di Pangandaran, Ucap Syahadat hingga Ulangi Akad Nikah

Penulis: Shendy Boy/Editor: Bam