Tuesday, 7 Apr 2020

Kenalkan Kaulinan Barudak, KKM STKIP Sumedang: Agar Anak Tak Kecanduan Game Online

Baca Juga

Musim Hujan Kabin Mobil Bau Tak Sedap? Hilangkan dengan Cara Ini

ruber.id - Bau apek atau bau tidak sedap di dalam mobil tentunya membuat kita tidak nyaman ketika berkendara.

Yulianti, Gadis asal Cisarua Sumedang Hilang Sejak 8 Juni 2019

SUMEDANG, ruber.id -- Yulianti, 20, warga asal Dusun Ciwaru RT 04/06, Desa Cisarua, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Sumedang dilaporkan hilang. Yulianti diketahui meninggalkan rumah pada Sabtu,...

Bayi Malang yang Dibuang di Tol Cisumdawu Terlahir Tanpa Anus, Dirawat Intensif di RSUD Sumedang, Begini Kondisinya

Bayi Malang yang Dibuang di Tol Cisumdawu Terlahir Tanpa Anus, Dirawat Intensif di RSUD Sumedang, Begini Kondisinya SUMEDANG, ruber.id - Bayi malang yang dibuang orang...

Rossi Crash Lagi, Vinales Taklukkan Marquez di MotoGP Belanda

BolaPlus.ID, ruber -- Maverick Vinales keluar sebagai juara Grand Prix di Sirkuit Assen, Belanda, Ahad (30/6/2019). Pebalap Yamaha itu sukses menaklukkan pemimpin klasemen sementara MotoGP 2019,...

TANJUNGKERTA, ruber.id – Sebagai upaya mengajak anak agar tidak sibuk dengan gadget, KKM STKIP Sumedang mengenalkan kaulinan barudak kepada anak di Desa Cipanas, Kecamatan Tanjungkerta, Sumedang, Kamis (13/2/2020).

Dewasa ini, game di gadget atau ponsel pintar mengalihkan dunia anak. Kebanyakan anak bahkan tidak tahu permainan-permainan seru zaman dahulu.

Ketua KKM Prodi Bahasa Indonesia
STKIP Sumedang Galih Prasetya menyebutkan kaulinan barudak seperti egrang, gatrik, simar.

Beklen, anjang-anjangan, simar, kasti, halma, maen galah, pecle, ucing sumput, cat-cat-an, dan permainan anak tradisional lainnya sudah jarang dimainkan.

Untuk itu, kata Galih, pada kesempatan KKM ini, ia bersama 12 anggota KKM lainnya berupaya kembali mengenalkan kaulinan barudak ini.

“Saat ini, perhatian anak zaman sekarang ini lebih terfokus pada game di gadget.”

“Ini membuat kami prihatin, karena permainan game yang dilakukan anak secara berlebihan ini akan mengganggu tumbuh kembang anak juga.”

“Hal ini pula yang melatarbelakangi kami menggelar kaulinan barudak di wilayah KKM kami, yaitu di Desa Cipanas ini,” kata Galih kepada ruber.id, Kamis pagi.

Galih mengatakan, kaulinan tradisional ini dikenalkan kepada generasi Z, untuk meminimalisasi dampak dari gadget itu sendiri. Khususnya, dampak kecanduan game online.

“Kalau anak terlalu sering bermain game dan berbagai aktivitas di gadget dampaknya juga tidak baik. Apalagi kalau sudah kecanduan game online,” ucapnya.

Galih berharap, anak generasi penerus bangsa tidak gaptek (Gagap teknologi) tapi juga tetap tahu porsi dan mengenal waktu.

“Waktu mereka untuk bermain di lingkungan sekitar rumah, sekolah, hingga waktu untuk belajar,” sebutnya

Kegiatan kaulinan barudak ini diapresiasi Kepala Desa Cipanas Asep Lantipan.

Menurutnya, apa yang dilakukan mahasiswa KKM STKIP Sumedang ini positif untuk membantu tumbuh kembang anak di wilayah desanya.

“Kaulinan barudak ini budaya tradisi juga. Jadi bagus dikenalkan pada anak, dan tentunya kami sepakat bahwa terlalu fokus pada gadget dan game di dalamnya, tidak baik untuk tumbuh kembang anak,” ujar Asep. (R014/Cici)

Baca berita lainnya: Keseruan Pemdes Cipanas Sumedang Cukur Massal Pelajar Sekolah Dasar

Loading...

Komentar

loading...
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Rentan Terpapar Corona, 100 Jurnalis di Depok Jalani Rapid Test

DEPOK, ruber.id - Seratus jurnalis yang aktif melakukan peliputan di wilayah Depok, Jawa Barat menjalani tes rapid test, Senin (6/4/2020).

Pamsimas di Sumedang Selatan Ditutup Warga, Ini Alasannya

SUMEDANG SELATAN, ruber.id - Masyarakat di Lingkungan RT 05/04 tutup Pamsimas di Desa Sukagalih, Sumedang Selatan, Sumedang, Senin (6/4/2020).

Di Sumedang Utara, Bantuan untuk Pedagang di Sekolah Sudah Disalurkan

SUMEDANG UTARA, ruber.id - Bantuan sembako dari Pemkab Sumedang, Jawa Barat sudah dibagikan kepada para pedagang di sekolah.

Warga Sumedang Tewas Tersambar Petir

UJUNGJAYA, ruber.id - Kiki Arta, 59, warga Duaun Pasir Tengah RT 01/05, Desa Keboncau, Kecamatan Ujungjaya, Sumedang tewas tersambar petir, Senin (6/4/2020)...

Ada Lapak Asik, BPJamsostek Sumedang Pastikan Layanan Klaim JHT Normal Selama Pandemi COVID-19

SUMEDANG, ruber.id - BPJamsostek (Badan Penyelanggara Jaminan Sosial Ketenegakerjaan) Kantor Cabang Sumedang memastikan setiap pelayanan pencairan klaim Jaminan Hari Tua (JHT) berjalan...