NEWS, ruber.id – Polres Sumedang secara resmi meluncurkan Maskot Ubi Cilembu bernama Ucil, di Gelanggang Serba Guna Polres Sumedang, Jalan Prabu Gajah Agung Nomor 48, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang, Selasa (27/1/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut, dipimpin Kapolres Sumedang AKBP Sandityo Mahardika, dan dihadiri berbagai elemen masyarakat.
Hadir dalam kesempatan itu, tokoh agama, tokoh masyarakat, unsur pemerintah daerah, pelaku usaha, akademisi, pelajar.
Hadir pula, organisasi kepemudaan, kelompok tani, serta perwakilan komunitas masyarakat Kabupaten Sumedang.
Peluncuran Maskot Ucil merupakan inisiatif Polres Sumedang dalam rangka melestarikan sekaligus memperkuat identitas lokal Ubi Cilembu yang telah menjadi ikon daerah.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional serta upaya pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal.
Rangkaian acara berlangsung khidmat, namun tetap meriah.
Kegiatan diawali dengan penampilan seni tari tradisional, dilanjutkan sambutan dari para tokoh, penayangan video pengenalan Maskot Ucil, hingga prosesi Grand Launching yang mendapat sambutan antusias dari para undangan.
Acara juga, diisi dengan deklarasi bersama dan penandatanganan komitmen lintas sektor.
Tidak hanya itu, Polres Sumedang turut menggelar penggalangan donasi kemanusiaan bagi para korban bencana banjir bandang di Sumatera sebagai wujud kepedulian dan solidaritas nasional.
Penggerak Sosial dan Ekonomi Masyarakat
Kapolres Sumedang AKBP Sandityo Mahardika menyebutkan, Polri tidak hanya menjalankan fungsi penegakan hukum.
Tetapi, hadir sebagai motor penggerak sosial dan ekonomi masyarakat.
Salah satu bentuk nyata komitmen tersebut, diwujudkan melalui pembinaan kelompok masyarakat. Termasuk, pemberdayaan mantan preman agar memiliki keterampilan produktif melalui kegiatan pertanian Ubi Cilembu.
“Launching Maskot Ucil ini, merupakan bentuk komitmen Polres Sumedang untuk menghadirkan Polri yang humanis, dekat dengan masyarakat, serta peduli terhadap pelestarian potensi lokal daerah.”
“Ubi Cilembu, adalah kebanggaan Sumedang yang harus kita jaga dan kembangkan bersama agar semakin dikenal hingga tingkat nasional bahkan internasional,” ujar Tyo.
Tyo menambahkan, melalui Maskot Ucil diharapkan dapat mendorong ketahanan pangan, meningkatkan pemberdayaan masyarakat, serta menumbuhkan harapan baru bagi berbagai lapisan sosial.
“Kami juga merangkai kegiatan ini dengan aksi kemanusiaan untuk membantu saudara-saudara kita yang terdampak banjir bandang di Sumatera sebagai bentuk empati dan solidaritas kebangsaan,” tambahnya.






