Minggu, 9 Agu 2020

Kapal Mati Mesin di Laut Lepas, 3 Nelayan Pangandaran Ditemukan

Baca Juga

Dandim Sumedang: Perjuangan dan Pengorbanan para Pejuang Harus Jadi Inspirasi Prajurit

Dandim Sumedang: Perjuangan dan Pengorbanan para Pejuang Harus Jadi Inspirasi Prajurit SUMEDANG, ruber.id -- Dalam rangka memperingati HUT ke 74 TNI, untuk mengenang jasa para...

Sukseskan Pemilu, PLN Pangandaran Jamin Pasokan Listrik Aman

PANGANDARAN, ruber -- Menghadapi pesta demokrasi Pemilu 2019, PLN Rayon Pangandaran menjamin ketersediaan pasokan listrik. Manajer PLN Rayon Pangandaran Alif Aji Suseno mengatakan, ketersediaan listrik...

Sambangi Keluarga Penghuni Kandang Sapi, Dua Aktivis Ini Pertanyakan Kepedulian Pemkot Banjar

BANJAR, ruber -- Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Banjar dan Forum Keluarga Mahasiswa Kota Banjar, sambangi kediaman keluarga Cecep Gunawan dan Yeni Suriani. Cecep...

Konsumsi Sabu, Tukang Cuci Mobil di Sumedang Ditangkap Polisi, 1 DPO

Konsumsi Sabu, Tukang Cuci Mobil di Sumedang Ditangkap Polisi, 1 DPO SUMEDANG, ruber.id -- Irvan Suprayogi, 30, karyawan cuci mobil, warga Jalan Empang, Kelurahan Regol...

PANGANDARAN, ruber.id – Kapal nelayan Esa Windu yang sebelumnya dikabarkan hilang kontak ditemukan mati mesin di perairan Pangandaran, Jawa Barat, Jumat (10/7/2020).

Kapal tersebut ditemukan nelayan Cikidang, Yaya yang pulang melaut.

Yaya mengatakan, menemukan kapal tersebut mati mesin dengan 3 POB ditemukan selamat sekitar jam 05.00 WIB.

Kepala Basarnas Bandung Deden Ridwansyah menyebutkan, tim SAR gabungan menerima informasi dari Yaya pada jam 07.30 WIB.

“Kapal nelayan Esa Windu ditemukan pada posisi sekitar 9.6 kilometer ke arah tengah atau Selatan dari lokasi kejadian,” ungkap Deden.

Pada jam 08.00 WIH, kapal Esa Windu ini kemudian ditarik oleh Kapal Nelayan Primadona milik Yaya menuju Pelabuhan Cikidang.

“Selanjutnya, 3 POB selamat dibawa ke RSUD Pandega untuk dilakukan pengecekan kesehatan,” jelasnya.

Ketiga POB selamat tersebut yakni Ade, 40, warga Pamayang, Cipatujah.

Dan 2 korban lainnya, Aef, 40; dan Iang, 17, warga Dusun Parapat RT 06/07, Desa/Kecamatan/Kabupaten Pangandaran.

Deden menjelaskan, dengan ditemukannya 3 POB dalam kondisi selamat, operasi SAR dihentikan.

“Unsur SAR yang terlibat pencarian Pos SAR Tasikmalaya, TNI AL Pangandaran, Satpolair Pangandaran, BPBD Pangandaran.”

“Tagana Pangandaran, SAR Baracuda Cikidang, Balawista Pangandaran, SAR MTA, dan nelayan Cikidang,” jelasnya. (R003)

Baca berita sebelumnya: Kapal Esa Windu Hilang Kontak di Perairan Pangandaran, 3 Nelayan Dalam Pencarian

Komentar

loading...

Artikel Terbaru

Terungkap, Kronologi dan Identitas Bocah yang Tewas di Tasikmalaya

TASIKMALAYA, ruber.id - Kronologi dan identitas jenazah bocah yang ditemukan tewas di depan Pasar Indihiang, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat terungkap.

Grup Musik asal Sumedang, Arberic, Aransemen Ulang Single Lagu Hits Nyeri Hate

SUMEDANG, ruber.id - Arberic, grup musik asal Kabupaten Sumedang, Jawa Barat mengaransemen ulang lagu berjudul Nyeri Hate. Lagu ciptaan...

Inter Milan Terdepan Boyong Tonali

SPORT, ruber.id - Klub sepakbola raksasa Italia, Inter Milan terdepan dalam memboyong gelandang elegan Sandro Tonali. Tonali dikabarkan menjadi...

Update Corona Garut, Sabtu 8 Agustus 2020

GARUT, ruber.id - Selain ada tambahan 9 pasien positif corona pada Jumat (7/8/2020), kasus suspek COVID-19 juga cukup tinggi, Sabtu (8/8/2020).

Update Corona Pangandaran, Sabtu 8 Agustus 2020

PANGANDARAN, ruber.id - Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat catatkan 23 kasus pasien positif corona hingga, Sabtu (8/8/2020). Dibandingkan dengan pekan...