29.4 C
Indonesia
Senin, September 27, 2021
spot_img

Jenazah Reaktif Rapid Test di Sumedang Dimakamkan

SUMEDANG, ruber.id – Jenazah reaktif (Positif) rapid test di Kabupaten Sumedang akan dipulasara dan dimakamkan dengan protokol COVID-19.

“Tujuannya, untuk melindungi warga terpapar virus corona, bila ternyata jenazah yang bersangkutan positif COVID-19,” kata Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Sumedang Iwa Kuswaeri.

Iwa menjelaskan, meski belum tentu positif COVID-19 tapi pemulasaraannya dilaksanakan menggunakan standar protokol pemulasaraan pasien COVID-19.

“Ini untuk melindungi masyarakat bila ternyata pasien tersebut positif corona,” jelasnya.

Hingga saat ini, kata Iwa, jumlah warga dengan hasil rapid test reaktif ada sebanyak 71 orang.

BACA JUGA:  Covid-19 di Sumedang Tembus 2.045 Kasus

“Dari total tersebut, 67 orang dinyatakan selesai atau sembuh dan 3 orang meninggal,” ucapnya.

Sementara, kata Iwa, untuk kasus Pasien Dalam Pengawasan (PDP), dari jumlah 53 orang, 52 orang dinyatakan selesai perawatan, dan 1 orang meninggal.

BACA JUGA:  Gebyar Muharam 1441 Hijriah, Baznas Sumedang Saluran Bantuan Rp1 Miliar

Iwa menambahkan, untuk pasien positif COVID-19 yang masih dirawat saat ini ada sebanyak 3 orang.

Di mana, lanjut Iwa, 10 orang lainnya, telah dinyatakan sembuh.

“Tiga pasien yang masih dirawat berasal dari Darmaraja, Ganeas, dan Tomo,” ucapnya. (R003)

BACA JUGA: Dimakamkan Protokol COVID-19, PNS di Sumedang Ternyata Negatif Corona Hasil Swab Test

Related Articles

- Advertisement -

Latest Articles