Sunday, 5 Apr 2020

Jangan Nekat Lewati Genangan Air Hujan, Ini Akibatnya pada Mobil Anda

Baca Juga

IRT asal Pasireungit Sumedang Jalani Bisnis Donat Sambil Mengurus Anak

  SUMEDANG, ruber -- Kesibukan menjadi seorang ibu rumah tangga tidak menjadi halangan bagi Nita Pebriyani untuk merintis usaha donat di Pasireungit, Paseh, Sumedang, Jawa...

Diperiksa KPK 5 Jam, Dua Mantan Anggota DPRD Kota Banjar Ungkap Kronologis Suap APBD 2017

Diperiksa KPK 5 Jam, Dua Mantan Anggota DPRD Kota Banjar Ungkap Kronologis Suap APBD 2017 KOTA BANJAR, ruber.id -- Mantan Ketua Fraksi PDI Perjuangan Sukiman...

Tandang ke Palembang, PSGC Ciamis Menyerah 3-1 atas Sriwijaya FC

CIAMIS, BolaPlus.ID -- PSGC Ciamis kembali gagal meraih poin di laga kedua Liga 2 Indonesia grup barat. Tandang ke markas Sriwijaya FC di Stadion Jakabaring,...

Komplotan Perampok Sekap Pemilik Toko Material di Ciamis dan Gondol Rp100 Juta

CIAMIS, ruber - Aksi perampokan menggegerkan warga Desa Puloerang, Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis, Senin (28/1/2019 dini hari. Ade Mastini, pemilik toko material atau bahan...

ruber.id — Seperti yang kita ketahui, akhir-akhir ini hujan sering membasahi beberapa wilayah Indonesia.

Seringnya hujan di beberapa wilayah itu tentunya mengakibatkan beberapa masalah di jalan.

Selain banjir, genangan air yang cukup tinggi menjadi pemandangan biasa saat hujan turun.

Meski genangan airnya cukup tinggi, namun dan banyak pengendara kendaraan bermotor yang melintasinya tanpa ragu karena merasa hal ini aman untuk dilakukan.

Mungkin juga hal itu sering Anda lakukan ketika membawa motor atau mobil.

Namun, tahukah Anda bahwa terlalu sering membiarkan kendaraan menerjang genangan air itu tidak baik untuk kesehatan kendaraan kesayangan Anda. Terutama mobil.

Terlalu sering menerobos genangan air terutama air hujan sangat berpengaruh terhadap komponen mobil.

Informasi yang berhasil ruber.id himpun dari berbagai sumber, jika terlalu sering melintas di genangan air, maka komponen di dalam mesin bisa lebih cepat rusak.

Lebih parahnya, hal tersebut bisa membuat mesin akhirnya mengalami rusak berat. Tentunya jika kondisinya sudah rusak berat, maka sudah bisa dipastikan biaya perbaikan jadi semakin besar.

Salah satu masalah yang terjadi jika kendaraan terlalu sering melintas di genangan air adalah tercampurnya oli dengan air genangan.

BACA JUGA: Mencuci Mobil Hindari Pakai Sabun Cuci Piring, Begini Cara yang Benar!

Anda bisa mengetahui ciri-cirinya dengan melihat warna oli yang berubah menjadi seperti kopi susu.

Nah, kendaraan yang olinya sudah tercampur dengan oli sangat berisiko mengalami knocking. Apabila ini yang terjadi, maka oli harus diganti dengan melakukan flushing atau pembilasan total.

Selain oli yang tercampur air,  komponen lain yang juga berpotensi mengalami kerusakan jika terlalu sering melintasi genangan adalah bearing, suspensi, dan transmisi.

Memang, potensi kerusakannya tidak besar, tapi tetap ada kemungkinan rusak. Apalagi kalau kendaraan Anda sering melintas di genangan yang berpasir.

Jadi, sebaiknya hindari jalanan yang sering tergenang saat hujan turun di musim hujan ini.

Bagi Anda yang merasa sering menerobos genangan air, sebaiknya segera periksakan mobil Anda ke bengkel resmi terdekat.

Hal itu agar jika ada komponen yang sudah mulai mengalami kerusakan bisa ditangani sedini mungkin. Sehingga, biaya yang dikeluarkan untuk memperbaikinya pun lebih murah.

Pasalnya, Anda tahu sendiri bahwa biaya menyervis mobil berbeda dengan motor yang jauh lebih terjangkau.

Sebaiknya, Anda juga menghilangkan kebiasaan menerobos genangan air, apalagi jika cukup tinggi.

Cari alternatif jalan lain yang tidak ada genangan airnya, atau jika tidak ada, lebih baik menunggu sampai genangan airnya surut ya. (R004/tasya)

Loading...

Komentar

loading...
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Warga Garut Positif Corona Jadi Dua, Pasien Pernah Kontak Langsung dengan 110 Orang

GARUT, ruber.id - Warga Garut, Jawa Barat positif terjangkit COVID-19 tambah satu. Jadi total warga Garut positif corona menjadi dua.

ODR di Sumedang Tembus 18.303, Positif Rapid Test COVID-19 Jadi 14 Orang

SUMEDANG, ruber.id - Hanya ada satu warga Sumedang, Jawa Barat yang terinfeksi virus corona hingga Sabtu (4/4/2020). Selain itu,...

Hasil Rapid Test 3 Praja Putri IPDN Positif Imunitas Lemah, Senin Dites Swab

JATINANGOR, ruber.id - Setelah hari kemarin, hasil rapid test COVID-19 untuk praja putri IPDN Jatinangor imunitas positif lemah, dua praja putri lainnya...

Peresmian RSUD Pandega Pangandaran via Teleconference

PANGANDARAN, ruber.id - Melalui teleconference, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil resmikan Gedung RSUD Pandega milik Pemkab Pangandaran, Sabtu (4/4/2020).

Perbatasan Sumedang Bandung di Jatinangor Dijaga Ketat Aparat Gabungan

JATINANGOR, ruber.id - Wilayah perbatasan Bandung - Sumedang di Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang dijaga ketat aparat gabungan. Jumat (3/4/2020)...