Sunday, 5 Apr 2020

Jalan Samarang Garut Rusak Parah, Ancam Keselamatan Wisatawan Darajat Pass

Baca Juga

Keren! Pemilihan OSIS di SMK Informatika Sumedang Berbasis Website Hasil Karya Siswanya

SUMEDANG, ruber -- Dalam rangka mendukung Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) yang semakin hari semakin canggih, SMK Informatika Sumedang mengadakan pemilihan Organisasi Siswa Intra...

2500 Lowongan Pekerjaan Siap Dibuka pada Job Fair 2019 Kabupaten Sumedang

2500 lowongan pekerjaan akan dibuka pada Job Fair 2019 Kabupaten Sumedang

Fakta-fakta Penangkapan Pelawak Nurul Qomar, Terduga Pemalsu Ijazah Demi Jabatan Rektor

  BREBES, ruber -- Diduga memalsukan ijazah, Qomar telah ditangkap polisi, Senin (24/6/2019) malam. Anggota grup lawak Empat Sekawan itu ditahan di Mapolres Brebes, Jawa...

Mr X Ditemukan Mengambang di Sungai Cikeruh Jatinangor

JATINANGOR, ruber.id - Sesosok mayat laki-laki tanpa identitas ditemukan mengambang di Sungai Cikeruh, tepatnya di RW 10, Desa Cikeruh, Jatinangor, Sumedang.

SAMARANG, ruber.id – Jalan Samarang, Garut, Jawa Barat rusak parah. Padahal, akses ini cukup vital.

Jika terus dibiarkan, lubang menganga di sepanjang jalan ini akan mengancam wisatawan yang hendak menuju objek wisata Darajat Pass.

Jalan ini juga merupakan akses vital menuju objek nasional seperti PT Star Energy Geothermal Darajat dan PT Pertamina Geothermal Kamojang.

Pantauan ruber.id, sejumlah lubang berdiameter besar dan dalam terdapat hampir di sepanjang Jalan Samarang.

Akibatnya, banyak kendaraan yang melintas tertahan di sekitar lubang. Dan kondisi ini, membuat warga merasa sangat kesal.

Warga Kampung Jati, Desa Cintarakyat, Kecamatan Samarang, Jepri, 21, mengatakan, titik kerusakan jalan yang sangat parah terdapat di sekitar jembatan di wilayahnya.

Di musim penghujan ini, kata Jepri, kerusakan jalan makin parah. Karena air menggenang di jalan disebabkan sistem drainase yang buruk.

“Rusak parahnya mah belum lama ini. Padahal jalan ini sudah dibenerin akhir tahun kemarin. Eh sudah rusak lagi.”

“Di sini, saluran airnya tidak ada. Jadi, saat hujan, airnya itu menggenang. Kalau bisa dibangun dulu saluran airnya, kemudian jalannya ditinggikan,” ujarnya kepada ruber.id.

Selain di sekitar jembatan Kampung Jati, titik kerusakan terdapat nyaris di sepanjang jalan.

Warga Desa Mekarsari, Kecamatan Bayongbong, Nunung Komalasari, 25, mengaku kesal dengan buruknya Jalan Samarang ini.

“Saya kadang sama suami dan anak naik motor suka terperosok di lubang. Kesal sekali rasanya,” ujar Nunung. (R011/Fey)

Baca berita lainnya: Warga Samarang Minta Pemkab Garut Segera Perbaiki Jalan Rusak

Loading...

Komentar

loading...
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Warga Garut Positif Corona Jadi Dua, Pasien Pernah Kontak Langsung dengan 110 Orang

GARUT, ruber.id - Warga Garut, Jawa Barat positif terjangkit COVID-19 tambah satu. Jadi total warga Garut positif corona menjadi dua.

ODR di Sumedang Tembus 18.303, Positif Rapid Test COVID-19 Jadi 14 Orang

SUMEDANG, ruber.id - Hanya ada satu warga Sumedang, Jawa Barat yang terinfeksi virus corona hingga Sabtu (4/4/2020). Selain itu,...

Hasil Rapid Test 3 Praja Putri IPDN Positif Imunitas Lemah, Senin Dites Swab

JATINANGOR, ruber.id - Setelah hari kemarin, hasil rapid test COVID-19 untuk praja putri IPDN Jatinangor imunitas positif lemah, dua praja putri lainnya...

Peresmian RSUD Pandega Pangandaran via Teleconference

PANGANDARAN, ruber.id - Melalui teleconference, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil resmikan Gedung RSUD Pandega milik Pemkab Pangandaran, Sabtu (4/4/2020).

Perbatasan Sumedang Bandung di Jatinangor Dijaga Ketat Aparat Gabungan

JATINANGOR, ruber.id - Wilayah perbatasan Bandung - Sumedang di Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang dijaga ketat aparat gabungan. Jumat (3/4/2020)...