Sunday, 5 Jul 2020

Jalan Desa di Pamarican Ciamis Tertutup Longsor, Akses Lumpuh

Baca Juga

30 Tim Putra dan 14 Tim Putri Bola Voli Meriahkan Pekan Prestasi Pelajar STKIP Sumedang

SUMEDANG, ruber.id - Sebagai upaya memberikan wadah bagi pelajar untuk mengembangkan potensi di bidang olahraga. BEM STKIP Sebelas April Sumedang adakan kegiatan turnamen bola voli...

25 Desa di Sumedang Rawan, 32 dari 100 Balita Alami Stunting

25 Desa di Sumedang Rawan, 32 dari 100 Balita Alami Stunting SUMEDANG, ruber.id -- Kasus stunting di Kabupaten Sumedang masih berada di atas rata-rata nasional...

Picu Kerusuhan di Dalam Stadion saat Laga Persija vs Persib, Penonton Berbaju Biru Diamankan

ruber -- Saat laga Persija Jakarta vs Persib Bandung berlangsung di SUGBK, seorang penonton di dalam stadion diamankan pihak keamanan, Rabu (10/7/2019) sore. BACA JUGA: Terlibat...

Duh, Dukun Bermodus Jurus Antigalau Ini Berhasil Cabuli 20 Gadis Asal Garut

Garut, ruber  – Sepak terjang Riswan Ginanjar (26) sebagai dukun cabul berakhir di kantor polisi. Dia sekarang mendekam di balik jeruji besi setelah berhasil...

PAMARICAN, ruber.id – Tebing longsor menimbun Jalan Sindang Palay di Kecamatan Pamarican, Ciamis, Jawa Barat, Rabu (19/2/2020) sekitar jam 06.00 WIB.

Longsoran tebing setinggi 6 meter dengan lebar 5 meter ini tepatnya di Dusun Girimulya RT 39/10, Desa Neglasari.

Akibatnya, mobilisasi warga desa terganggu, karena jalan tidak bisa dilalui dan harus putar jalur.

Ketua Tagana Kabupaten Ciamis Ade Waluya menyebutkan, longsor terjadi akibat hujan deras sejak Selasa malam.

“Tidak ada korban jiwa. Tapi akses jalan tertutup material longsor, sehingga warga harus memutar arah ke jalur lain,” ucap Ade kepada ruber.id, Rabu.

Saat ini, kata Ade, Tagana bersama unsur lainnya dan warga sekitar gotong royong membersihkan material longsor.

Ade menambahkan, wilayah Ciamis selatan, khususnya Kecamatan Pamarican rawan bencana alam.

Khususnya, bencana banjir, dan longsor. Untuk itu, warga diimbau lebih meningkatkan kewaspadaannya.

Khususnya, di musim penghujan saat ini. Di mana hujan deras disertai angin kencang terjadi hampir tiap hari.

“Warga kami imbau lebih meningkatkan kewaspadaannya. Karena, berbagai kemungkinan bencana bisa terjadi kapan saja. Tagana pun akan siaga 24 jam,” ujarnya. (R012/Akrim)

Baca berita lainnya: Tiga Ruko Milik Desa di Ciamis Ambruk saat Hujan Deras, Diduga Salah Konstruksi

Komentar

loading...

Artikel Terbaru

Gempa 5.3 Magnitudo Guncang Blitar, Terasa Hingga Cilacap

NASIONAL, ruber.id - Gempa bumi Magnitudo 5.3 mengguncang wilayah Kabupaten Blitar, Jawa Timur, Minggu (5/7/2020) dini hari. Gempa bumi...

Update COVID-19 Kabupaten Tasikmalaya: 5 Kasus Positif, ODP 9 Orang

TASIKMALAYA, ruber.id - Total kasus konfirmasi positif COVID-19 di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat sebanyak 5 orang. Dari total kasus...

Kabar Baik, Pasien Positif Corona di Garut Tinggal 1 Orang

GARUT, ruber.id - Kabar baik, pasien positif COVID-19 di Kabupaten Garut, Jawa Barat yang masih dirawat tinggal tersisa 1 orang.

Seorang Pendaki Hilang di Gunung Guntur Garut

GARUT, ruber.id - Seorang pendaki dilaporkan hilang di Gunung Guntur, Desa Sukawangi, Kecamatan Tarogong Kaler Kabupaten Garut, Jawa Barat, sejak Sabtu (4/7/2020).

Alhamdulillah, Pasien Positif Corona di Kota Tasikmalaya Tinggal 2 Orang

TASIKMALAYA, ruber.id - Dari 26 orang pasien positif corona asal Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, kini tersisa tinggal 2 pasien yang masih menjalani...