Jumat, 25 Sep 2020

IRT asal Pasireungit Sumedang Jalani Bisnis Donat Sambil Mengurus Anak

Baca Juga

Lawan Tim Promosi, Pelatih Persib Bandung Ogah Jemawa

ruberSPORT -- Pelatih Persib Bandung Robert Alberts ogah kecolongan meski pada laga besok akan menjamu tim promosi, Kalteng Putra. Pangeran Biru bakal menghadapi Kalteng Putra...

Gerakan Indonesia Sadar Bencana Distribusikan Bantuan kepada Korban Longsor di Sukajaya Bogor

Gerakan Indonesia Sadar Bencana Distribusikan Bantuan Kepada Korban Longsor di Sukajaya Bogor BOGOR, ruber.id -- Akibat bencana longsor yang terjadi beberapa waktu lalu, saat ini...

Status Level 1, Basarnas Bandung Terjunkan Tim Rescue ke Gunung Tangkuban Parahu

KBB, ruber -- Paskaerupsi, Basarnas Bandung menerjunkan tim rescue menuju Gunung Tangkuban Parahu, Jumat (26/7/2019). BACA JUGA: Gunung Tangkuban Parahu Erupsi, Basarnas Bandung Tingkatkan Kewaspadaan Diterjunkannya...

Kerjasama dengan PPNRI, Disdukcapil Sumedang Percepat Pencetakan e-KTP

SUMEDANG, ruber -- Disdukcapil Sumedang akan mempercepat proses pencetakan e-KTP bagi masyarakat yang telah melakukan perekaman. Dalam pelaksanaannya, Disdukcapil (Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil) Sumedang...

BISNIS donat bisa dilakukan oleh siapa saja, termasuk IRT sambil mengurus anak. riany/ruang berita

 

SUMEDANG, ruber — Kesibukan menjadi seorang ibu rumah tangga tidak menjadi halangan bagi Nita Pebriyani untuk merintis usaha donat di Pasireungit, Paseh, Sumedang, Jawa Barat.

BACA JUGA: Berawal dari Hobi Merangkai Tali, Kini Aat Meraup Rupiah dari Bisnis Makrame

Walaupun memiliki anak balita usia 2 tahun, ia ingin mengembangkan bisnis sambil menjaga anak.

“Memilih bisnis donat karena suka sama donat dan senang bikin kue. Walaupun baru belajar yang pasti bikin donat nggak terlalu ribet, kan harus ngurus anak juga,” ujarnya kepada ruber, Jumat (15/2/2019).

Donat yang digemari oleh masyarakat sekitar rumahnya ini, menurut Nita, sangat mudah dibuat Bagi para ibu rumah tangga yang ingin merintis usaha donat seperti dirinya pun pasti bisa mencobanya.

“Pertama masukan bahan membuat donat, beri air es secukupnya, campurkan mentega cair, diamkan, goreng pada minyak panas, terakhir beri toping sesuai selera,” paparnya.

Nita mengatakan, kritik dan saran dari konsumen sangat dia harapkan bagi keberlangsungan bisnisnya tersebut.

“Saya selalu minta kritik dan saran dari konsumen biar lebih baik lagi donatnya. Jadi, jangan ngomong iya enak padahal nggak enak dan nggak beli lagi,” katanya.

Donat yang setiap harinya habis laris terjual ini memiliki banyak varian toping, dan Nita berharap ke depannya akan menambah varian toping lagi.

“Seru, sekarang lagi laris-larisnya.
Musim hujan orang-orang pada cari makanan buat ngemil kebetulan saya suka keliling menjajakan donat meski hujan,” ujarnya. riany/mg

loading…


Komentar

loading...

Artikel Terbaru

Warga Darmaraja Meninggal Positif COVID-19, Total Kasus Kematian di Sumedang Jadi 5 Orang

BERITA SUMEDANG, ruber.id - Warga asal Kecamatan Darmaraja, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat yang meninggal dunia beberapa waktu lalu dipastikan positif COVID-19.

Jeruk Lemon Sumedang Bisa Dikembangkan Layaknya Agrowisata Malang

BERITA SUMEDANG, ruber.id - Jeruk Lemon yang ditanam di Desa Cijambu, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang dapat dikembangkan menjadi agrowisata layaknya di Malang,...

Mau Masuk Akmil TNI? Yuk Datang ke Kodim Sumedang, Gratis

BERITA SUMEDANG, ruber.id - Bagi muda-mudi di Kabupaten Sumedang yang ingin menjadi calon prajurit TNI, mulai dari calon Tamtama (Catam), Caba (Calon...

Febri Diansyah Pamit dari KPK

BERITA NASIONAL, ruber.id - Kepala Biro Hubungan Masyarakat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah pamit dari lembaga rasuah tersebut.

Warga Purbaratu Tasikmalaya Ditemukan Tewas di Sungai Citanduy

BERITA TASIKMALAYA, ruber.id - Kamaludin, 40, warga Kampung Pasir Jaya, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Purbaratu, Kota Tasikmalaya ditemukan tewas di Sungai Citanduy, Jumat...