Minggu, 27 Sep 2020

Diberi Dua Tugas Baru, Tahun 2021 Insentif Ketua RT/RW di Pangandaran Naik Lagi

Baca Juga

Komunitas Wirausaha Peduli Sumedang Bagikan Donasi di Sekitar Masjid At-Taqwa

SUMEDANG, ruber -- Komunitas Wirausaha Peduli Sumedang membagikan donasi kepada remaja di sekitar Masjid At-Taqwa, Kecamatan Tanjungkerta, Kabupaten Sumedang, Ahad (26/5/2019). Kegiatan tersebut bekerja sama dengan...

Kabar Baik, Dalam Sepekan Tak Ada Tambahan Kasus Positif Corona di Sumedang

SUMEDANG, ruber.id - Alhamdulillah, dalam sepekan terakhir tidak ada tambahan pasien terkonfirmasi positif COVID-19 di Kabupaten Sumedang. Hingga Minggu...

Penderes Nira Kelapa di Pangandaran Bakal Dapat Jaminan Keselamatan Kerja

PANGANDARAN, ruber.id - Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata menyebutkan, para penderes nira kelapa merupakan salah satu kelompok yang memberikan kontribusi besar terhadap nama...

Legislator Gerindra: Semoga Rekomendasi untuk Pimpinan Definitif DPRD Kota Banjar Turun Minggu Ini

KOTA BANJAR, ruber.id -- Penyebab belum adanya pimpinan definitif di DPRD Kota Banjar salah satunya karena belum turunnya rekomendasi dari pengurus pusat Partai Gerindra. Ketua...

PANGANDARAN, ruber.id – Ketua RT dan RW di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat diberikan dua tugas baru di tahun 2021. Pertama, mereka harus bisa mengajak anak-anak melaksanakan salat magrib berjamaah di masjid.

Kedua, Ketua RT dan RW harus melakukan pendataan ulang bagi warga yang benar layak mendapatkan Bantuan Pangan Non Tunas (BPNT) maupun Bantuan Langsung Tunai (BLT).

Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata mengatakan, dua tugas baru tersebut akan diberlakukan per 1 Januari 2021. Dengan penambahan tugas itu, insentif Ketua RT/RW bakal naik lagi.

Tunjangan bagi mereka, kata Jeje, sudah beberapa kali dinaikkan. Di tahun ini saja, insentif RT itu sebesar Rp2 juta/tahun, sedangkan RW mencapai Rp2.250.000/tahun.

“Tahun depan, insentif dinaikkan menjadi Rp2.5 juta hingga Rp3 juta/tahun dan diberikan per tiga bulan (triwulan),” katanya dalam pembinaan RT/RW di Kecamatan Pangandaran, Senin (3/8/2020).

Dua tugas baru itu, kata Jeje, nantinya akan dievaluasi. Jika di antara mereka ada yang paling banyak mengajak anak-anak salat magrib berjamaah, akan diberangkatkan ibadah umroh.

“Kemudian, BPJS (mandiri) kesehatan Ketua RT dan RW bisa dipindahkan ke BPJS yang ditanggung oleh Pemkab. Bagi yang belum punya, akan segera diurus,” tuturnya.

Di sisi lain, Jeje menyebutkan, tunjangan RT/RW di tahun ini memang baru dibayarkan setengahnya. Karena menurut BPK RI, insentif tidak boleh dibayarkan seluruhnya di awal tahun.

“Jadi insentif itu tidak boleh diberikan sebelum penerima melaksanakan kerjanya. Itu alasan Pemkab belum membayarkan hak RT/RW,” sebutnya. (R002/dede ihsan)

BACA JUGA: Tahun 2020, Insentif RT/RW dan Linmas di Pangandaran Naik Lagi

Komentar

loading...

Artikel Terbaru

Kasus Positif COVID-19 Kabupaten Tasik Tambah 15 Orang dalam Sepekan

BERITA TASIKMALAYA, ruber.id - Kasus konfirmasi positif COVID-19 di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat terus bertambah. Sebelumnya, kasus konfirmasi COVID-19...

30 Pasien Positif COVID-19 Sumedang Masih Jalani Perawatan

BERITA SUMEDANG, ruber.id - Kasus konfirmasi COVID-19 di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat masih terus bertambah. Hingga Sabtu (26/9/2020) total...

Kasus Konfirmasi COVID-19 Kota Tasikmalaya Melonjak, 7 Pasien Meninggal

BERITA TASIKMALAYA, ruber.id - Kasus konfirmasi COVID-19 di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat terus melonjak, dalam sepekan terakhir. Selain itu,...

Jadwal Serie A: Inter vs Fiorentina, Roma vs Juventus

BERITA SPORTS, ruber.id - Laga perdana Inter Milan di Liga Italia Serie A akan berlangsung di San Siro, Minggu (26/9/2020) dini hari...

Perda APBD 2021 Pangandaran Disahkan

BERITA PANGANDARAN, ruber.id - Peraturan Daerah (Perda) Anggaran Pendapatan Belanjaan Daerah (APBD) tahun 2021 Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat resmi disahkan.