Sabtu, 8 Agu 2020

Innalillahi! Kang Asep, Kadus Cihideung Pembela Rakyat Kecil Ini Meninggal Mendadak

Baca Juga

Catat! Makanan dan Minuman Ini Sebaiknya Tidak Disimpan di Freezer

ruber.id -- Lemari es merupakan tempat untuk menyimpan berbagai makanan dan minuman. Termasuk bahan makanan, sayur, buah-buahan dan daging agar lebih awet. Saat ini, tak...

Lima Bakal Calon Kepala Desa Siap Bertarung di Pilkades Mekarjaya

Lima Bakal Calon Kepala Desa Siap Bertarung di Pilkades Mekarjaya SUMEDANG, ruber.id -- Lima bakal calon kepala desa resmi mendaftar dalam ajang Pilkades Mekarjaya, Kecamatan...

Soal Permen Ekspor Benih Lobster, Bupati Pangandaran Segera Lakukan Kajian Mendalam

PANGANDARAN, ruber.id - Peraturan Menteri (Permen) Kelautan dan Perikanan (KP) Nomor 12 tahun 2020 dinilai berpotensi merugikan nelayan kecil dan tradisional.

Juventus vs Inter Milan: Bersama Godin, Skriniar Akan Hentikan Laju Ronaldo

ruberSPORT -- Derby d'Italia antara Juventus kontra Inter Milan bakal tersaji di laga pramusim bertajuk ICC 2019, hari ini, Rabu (24/7/2019), kick off jam...

SINDANGKASIH, ruber.id – Asep Sutriadi, 54, Kepala Dusun Cihideung I, Desa Budiasih  Kecamatan Sindangkasih, Ciamis, Jawa Barat meningal dunia secara mendadak, Kamis (13/2/2020) jam 11.45 WIB.

Perangkat desa yang dikenal sebagai pembela rakyat kecil di wilayah dusunnya ini meninggal dunia saat menjalankan rutinitas pekerjaan sehari-harinya di kantor Desa Busiasih.

Hasil pemeriksaan medis, Kang Asep meninggal dunia akibat sakit serangan jantung.

Menurut informasi yang diterima ruber.id, sebelum meninggal dunia, Kang Asep tengah beraktivitas di Desa Budiasih seperti hari biasanya.

Tepat jam 11.40 WIB, almarhum mengeluh sakit kepala dan langsung pingsan di tempat.

Almarhum langsung dibawa ke Puskesmas Sindangkasih. Namun, disesalkan, nyawanha tak tertolong.

Kang Asep dinyatakan meninggal dunia oleh dr Rais Atum pada jam 11.45 WIB.

Saat itu juga, jenazah almarhum langsung dibawa ke rumah duka.

Anggota Komisi D DPRD Ciamis Yogi Permadi membenarkan kabar duka ini.

Bahkan, ia mengaku kaget saat menerima kabar bahwa Kang Asep, meninggal dunia secara mendadak di tempat kerjanya.

“Menurut informasi yang saya terima, korban mengalami tekanan darah tinggi, mungkin kecapekan.

“Karena diketahui, dedikasi Kang Asep dalam membela masyarakat kecil itu sangat tinggi, ia seorang yang rela berkorban,” ucapnya.

Yogi mengaku akan sangat kehilangan sosok Kang Asep.

Walaupun dalam keadaan sakit sekalipun, Kang Asep tanpa pamrih selalu membantu yang membutuhkan pertolongan.

“Kami sangat kehilangan tentunya. Semoga almarhum diterima di sisi Allah SWT. Dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ujarnya. (R012/Akrim)

Baca berita lainnya: Kades Payingkiran yang Merakyat Itu Tutup Usia, Sempat Jabat Kepala Bappeda Tasikmalaya

Komentar

loading...

Artikel Terbaru

Hari Ini, 9 Warga Garut Positif Corona

GARUT, ruber.id - Gawat, ada penambahan 9 warga Kabupaten Garut, Jawa Barat terkonfirmasi positif corona, Jumat (7/8/2020). Humas Gugus...

Sopir Truk Kabur Setelah Seruduk 3 Motor di Jatinangor Sumedang, 1 Tewas dan Tiga Luka-luka

JATINANGOR, ruber.id - Truk tangki seruduk 3 sepeda motor di Jalan Raya Bandung-Garut, di Desa Mekargalih, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jumat (7/8/2020)...

BPJamsostek Raih Predikat WTM Untuk Laporan Keuangan dan Pengelolaan Program Tahun 2019

JAKARTA, ruber.id - BPJS Ketenagakerjaan atau BPJAMSOSTEK diberi amanah untuk mengelola empat program Dana Jaminan Sosial (DJS). Yaitu Jaminan...

Insentif Guru Honorer di Pangandaran Sudah Dicairkan Rp1.9 Miliar

PANGANDARAN, ruber.id - Insentif guru honorer di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat sudah dicairkan, anggarannya sekitar Rp1.9 miliar. Sebelumnya, honor...

Sulit Sinyal, Pelajar di Banjarnegara Belajar Daring di Kuburan

BANJARNEGARA, ruber.id - Sulit sinyal, pelajar tingkat SMP di Desa Pasuruhan, Kecamatan Karangkobar, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah belajar di kuburan.