Wednesday, 8 Apr 2020

Dokter di Garut Meninggal Dievakuasi Petugas Pakai APD, Kasus COVID-19 Terus Melonjak

Baca Juga

Lomba Perahu Hias dan Dayung Open se Jabar Semarakkan HUT ke 69 Polairud di Sumedang

Lomba Perahu Hias dan Dayung Open se Jabar Semarakkan HUT ke 69 Polairud di Sumedang SUMEDANG, ruber.id -- Sebanyak 48 tim mengikuti Perahu Dayung Open...

Ledakan Puncak Corona Diprediksi April-Mei, Ridwan Kamil: Siapkan 1 Lantai di RSUD Pandega!

PANGANDARAN, ruber.id - Pemkab Pangandaran, Jawa Barat diminta siapkan satu lantai di RSUD Pandega untuk menghadapi puncak virus Corona.

Jadi Penumpang Ojek Online, Mahasiswi Cantik Unpad Jatinangor Tewas Terlindas Truk

JATINANGOR, ruber.id - Jihan Novanda Irwandi, 20, mahasiswi cantik Unpad Kampus Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat tewas terlindas truk di Jalan Raya Ir. Soekarno, Selasa...

Sadar Pentingnya Jaminan Sosial untuk Warga, Pemerintah Desa Linggajaya Teken MoU dengan BPJS Ketenagakerjaan Sumedang

Sadar Pentingnya Jaminan Sosial untuk Warga, Pemerintah Desa Linggajaya Teken MoU dengan BPJS Ketenagakerjaan Sumedang SUMEDANG, ruber.id -- Desa Linggajaya, Kecamatan Cisitu, Kabupaten Sumedang, Jawa...

GARUT, ruber.id – Seorang dokter di Kabupaten Garut, Jawa Barat yang meninggal dunia dievakuasi petugas dengan alat pelindung diri (APD).

Juru Bicara Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Garut Ricky R Darajat memastikan dokter yang ditemukan meninggal dunia di indekosnya di wilayah Tarogong Kidul ini bukan dokter yang menangani pasien COVID-19.

“Informasi dari pimpinannya, dokter tersebut mengalami sakit sebelumnya.”

“Dan bukan dokter yang menangani pasien COVID-19,” ucapnya saat rilis perkembangan COVID-19, dari Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Garut, Rabu (25/3/2020).

Terlebih dari hal itu, data terbaru hingga Rabu (25/3/2020) jam 18.00 WIB, terjadi lonjakan kasus Orang Dalam Pengawasan (ODP) dan Pasien Dalam Pemantauan (PDP) di Garut.

Meski begitu, kata dia, hingga saat ini belum ditemukan adanya kasus pasien yang positif COVID-19 di Kabupaten Garut.

Secara keseluruhan, lanjut dia, jumlah kasus dugaan korona ini mencapai 249 kasus. Di antaranya 11 kasus PDP, dan 238 kasus ODP.

“Seperti dilaporkan sebelumnya, di RSUD dr. Slamet Garut terdapat 9 kasus PDP.”

“Dan hari ini bertambah 2 orang lagi jadi 11 kasus PDP. Terdiri 2 kasus PDP baru, dan 9 kasus PDP lama,” ujarnya.

Ricky menjelaskan, dua kasus baru PDP ini, satu di antaranya adanya perubahan status yang semula ODP.

Adapun kasus PDP yang 11 orang ini, terdiri dari 5 orang yang sudah dipastikan negatif, dan sudah dipulangkan. Sementara 6 orang lainnya masih dirawat.

“Kami berharap masyarakat bijak, pintar memilah dan jangan mudah percaya atas berbagai pemberitaan dan informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan”.

“Untuk itu pemberitaan yang benar tentang COVID-19 ini tentunya, akan kami informasikan.”

“Dan dilakukan secara berjenjang melalui Pusat Informasi dan Koordinasi COVID-19 Garut,” tuturnya. (R011/Fey)

Baca Juga: Garut Negatif Corona, Orang Dalam Pemantauan Melonjak

Loading...

Komentar

loading...
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Warga Indramayu Belum Ditemukan, Tim SAR Maksimalkan Pencarian Hari Ini

INDRAMAYU, ruber.id - Memasuki tujuh hari pencarian, Kamsiah, 72, korban tenggelam di Sungai Cimanuk, Indramayu, Jawa Barat belum ditemukan.

Longsor Timpa Rumah Warga di Sumedang Selatan, Sekeluarga Mengungsi

SUMEDANG SELATAN, ruber.id - Tebing longsor menimpa rumah warga di Dusun Kukulu RT 02/05, Desa Sukajaya, Kecamatan Sumedang Selatan, Sumedang.

Kabar Baik! Bupati Garut Bakal Lunasi Utang Warganya ke Bank Emok

GARUT, ruber.id - Kabar baik datang dari Garut, Jawa Barat di tengah pandemi COVID-19 atau wabah corona ini. Ya,...

Dua Warga Cianjur Hanyut di Kali Cijedil, Budi Hilang Terseret Arus

CIANJUR, ruber.id - Budi, 46, warga Kampung Salaerih, Desa Benjot, Cugenang, Cianjur, Jawa Barat tenggelam di Kali Cijedil, Selasa (7/4/2020) sore jam...

Kemenag Minta Warga Pangandaran Tunda Akad Nikah Selama Wabah Virus Corona

PANGANDARAN, ruber.id - Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat meminta masyarakat untuk menunda rencana pelaksanaan akad nikah. Penundaan...