Wednesday, 8 Apr 2020

Garut Negatif Corona, Orang Dalam Pemantauan Melonjak

Baca Juga

The Voice Indonesia, Episode Blind Auditions Terakhir: Menuju Pertarungan Knockout

The Voice Indonesia, Episode Blind Auditions Terakhir: Menuju Pertarungan Knockout JAKARTA, ruber.id -- The Voice Indonesia sesion 4 memasuki babak akhir Blind Auditions. Sebanyak 12...

Jelang Ramadan, Polres Sumedang Amankan Puluhan Botol Miras

SUMEDANG, ruber -- Jelang Ramadan, puluhan botol minuman keras (miras) berbagai jenis dan merek diamankan jajaran Polres Sumedang, Kamis (2/5/2019) sore. Kapolres Sumedang AKBP Hartoyo...

Sebulan Menunggu, Pimpinan DPRD Pangandaran Akhirnya Ditetapkan

  PANGANDARAN, ruber.id -- Satu bulan paskapelantikan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pangandaran periode 2019-2024, akhirnya tiga unsur pimpinan di DPRD ditetapkan, Senin...

Inter vs Barcelona, Conte: Laga Hidup Mati, Wajib Fokus 100% Menangi Laga

Inter vs Barcelona, Conte: Laga Hidup Mati, Wajib Fokus 100% Menangi Laga SPORT, ruber.id -- Langkah Inter Milan di Liga Champions bakal ditentukan pada laga...

GARUT, ruber.id – Kabupaten Garut, Jawa Barat masih negatif virus corona atau COVID-19. Hanya saja, Orang Dalam Pemantauan melonjak signifikan.

Pusat Informasi dan Koordinasi COVID-19 Kabupaten Garut memastikan hingga Selasa (24/03/2020) jam 18.00 WIB, Kota Intan masih aman.

Juru Bicara Pusat Informasi dan Koordinasi COVID-19 Garut Ricky R Darajat mengatakan, sejauh ini tidak ditemukan kasus positif corona.

“Secara keseluruhan, jumlah kasus dugaan COVID-19 hanya sebanyak 185 kasus.”

“erdiri dari tujuh kasus Pasien Dalam Pengawasan (PDP), dan 178 Orang Dalam Pemantauan (ODP),” ucapnya kepada ruber.id, Selasa (24/3/2020) malam.

Sebelumnya, pada Senin (23/3/2020), kata Ricky, RSUD dr. Slamet Garut menerima 9 PDP. Terdiri dari tiga kasus baru, dan enam kasus lama.

Meski begitu, kata Ricky, berdasarkan pemeriksaan tim medis, tiga kasus baru berubah menjadi satu kasus.

“Dengan begitu dapat dipastikan kasus PDP sampai saat ini berjumlah tujuh orang.”

“Terdiri dari lima orang yang sudah dipastikan hasilnya negatif, dan sudah dipulangkan. Sedangkan dua orang lainnya masih dirawat,” sebutnya.

Ricky menjelaskan untuk ODP memang mengalami peningkatan kasus.

“Terjadi peningkatan penemuan jumlah kasus ODP, yaitu sebanyak 72 kasus.”

“Atau secara kumulatif, sampai hari ini (Selasa) ditemukan sebanyak 178 kasus.”

“Di mana, tiga ODP sudah dinyatakan selesai masa pemantauannya, dan dinyatakan sehat,” jelasnya. (R011/Fey)

Baca Berita Terkait Lainnya: Bupati Karawang Positif Corona, Bupati Garut dan Istri Negatif COVID-19

Loading...

Komentar

loading...
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Warga Indramayu Belum Ditemukan, Tim SAR Maksimalkan Pencarian Hari Ini

INDRAMAYU, ruber.id - Memasuki tujuh hari pencarian, Kamsiah, 72, korban tenggelam di Sungai Cimanuk, Indramayu, Jawa Barat belum ditemukan.

Longsor Timpa Rumah Warga di Sumedang Selatan, Sekeluarga Mengungsi

SUMEDANG SELATAN, ruber.id - Tebing longsor menimpa rumah warga di Dusun Kukulu RT 02/05, Desa Sukajaya, Kecamatan Sumedang Selatan, Sumedang.

Kabar Baik! Bupati Garut Bakal Lunasi Utang Warganya ke Bank Emok

GARUT, ruber.id - Kabar baik datang dari Garut, Jawa Barat di tengah pandemi COVID-19 atau wabah corona ini. Ya,...

Dua Warga Cianjur Hanyut di Kali Cijedil, Budi Hilang Terseret Arus

CIANJUR, ruber.id - Budi, 46, warga Kampung Salaerih, Desa Benjot, Cugenang, Cianjur, Jawa Barat tenggelam di Kali Cijedil, Selasa (7/4/2020) sore jam...

Kemenag Minta Warga Pangandaran Tunda Akad Nikah Selama Wabah Virus Corona

PANGANDARAN, ruber.id - Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat meminta masyarakat untuk menunda rencana pelaksanaan akad nikah. Penundaan...