Sabtu, 15 Agu 2020

Gara-gara Ada Tambahan Positif Corona, Pelajar di Sumedang Belum Bisa ke Sekolah

Baca Juga

Update Kebakaran Gudang Plastik di Tasik: 2 Unit Mobil dan Bagian Atas 2 Rumah serta 1 Kos-kosan Terbakar

TASIK KOTA, ruber -- Kebakaran yang terjadi di pabrik plastik Dollar, Jalan ABR, Linggajaya, Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, tak hanya membakar toko dan gudang saja. BACA...

Di Hari Bhayangkara, Polres Boyolali Gratiskan Pembuatan SIM

BOYOLALI, ruber.id - Pada Hari Jadi ke 74 Bhayangkara, Polres Boyolali, Jawa Tengah menggratiskan biaya pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM).

Bank bjb dan Pemprov Jawa Barat Sinergi Kembangkan Kredit Mesra

Hadir Untuk Seluruh Golongan Masyarakat SUMEDANG, ruber.id - Bank bjb dan Pemrpov Jawa Barat komitmen untuk terus mengembangkan program...

Tumbuhkan Kesadaran Pentingnya Jaminan Sosial, BPJamsostek Sumedang Gencar Sosialisasi

Tumbuhkan Kesadaran Pentingnya Jaminan Sosial, BPJamsostek Sumedang Gencar Sosialisasi SUMEDANG, ruber.id -- Dalam rangka meningkatkan kesadaran pekerja di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat mengenai pentingnya jaminan...

SUMEDANG, ruber.id – Kembali bertambahnya kasus positif COVID-19 pada masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di Kabupaten Sumedang, membuat Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di sekolah terpaksa harus ditunda.

Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Sumedang Iwa Kuswaeri menjelaskan, melarang semua satuan pendidikan di bawah tanggungjawab Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang melaksanakan kegiatan yang menghadirkan peserta didik ke sekolah.

“Keputusan ini berlaku sampai dengan adanya kebijakan lebih lanjut,” jelasnya.

Larangan ini, kata Iwa, merupakan upaya untuk menjaga keselamatan atau kesehatan para peserta didik, tenaga kependidikan, dan masyarakat Sumedang pada umumnya dari paparan virus corona.

“Larangan ini tertuang dalam surat Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang Nomor: 800/3812/Disdik/2020, tanggal 9 Juli 2020,” terangnya.

Iwa menambahkan, total pasien positif COVID-19 di Kabupaten Sumedang menjadi 14 kasus.

Tambahan 1 kasus positif COVID-19 saat AKB merupakan pasien bandel inisial MAF.

BACA JUGA: Beredar Video MAF, Pasien Positif COVID-19 di Sumedang: Jagjag Waringkas, Jangan Panik Oke?

MAF merupakan warga asal Kecamatan Tanjungmedar, yang kesehariannya tinggal di Kelurahan Regol Wetan, Kecamatan Sumedang Selatan.

“Kabar baiknya, sehari setelah MAF masuk ruang isolasi di RSUD Sumedang, pasien asal Kecamatan Tomo sembuh dan sudah diperbolehkan pulang,” ucapnya.

Sehingga, lanjut Iwa, dari 14 pasien positif COVID-19 di Sumedang, 12 di antaranya sembuh, dan dua lainnya masih menjalani isolasi di RSUD Sumedang.

Iwa menegaskan, hingga saat ini, Kabupaten Sumedang belum aman dari ancaman penyebaran virus corona.

Untuk itu, lanjut Iwa, warga Kabupaten Sumedang diimbau untuk lebih meningkatkan kewaspadaannya.

“Selalu jaga jarak, jauhi kerumunan, memakai masker saat beraktivitas di luar rumah,” tegasnya. (R003)

Baca berita lainnya: Dua Petugas Medis di Bandung Terpapar Corona, Keluarga di Cisitu dan Cimanggung Sumedang Di-Swab

Komentar

loading...

Artikel Terbaru

Kasus Positif Covid-19 di Sumedang Terus Melonjak, Total Akumulasi 67 Orang

SUMEDANG, ruber.id - Kasus positif Covid-19 di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat terus melonjak. Sabtu (15/8/2020), ada tambahan 12 orang.

Hari Ini Ada 12 Warga Sumedang Positif Corona: 7 Tenaga Medis, 2 Situraja, Tomo, Ujungjaya, Rancakalong

SUMEDANG, ruber.id - Hari ini, Sabtu (15/8/2020), Kabupaten Sumedang, Jawa Barat kembali mencatatkan kasus baru pasien positif virus corona.

BPPSDMP Sebut Hasil Bumi di Pangandaran Tak Kalah Dengan Daerah Lain

PANGANDARAN, ruber.id - Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian (Kementan) RI Dedi Nursyamsi menyebut hasil bumi...

Sekolah Tatap Muka di Pangandaran Dimulai Awal September

PANGANDARAN, ruber.id - Pemkab Pangandaran, Jawa Barat berencana memulai kembali pembelajaran tatap muka di sekolah pada awal September 2020.

Dukung Program Bantuan Subsidi Upah Pemerintah, BPJAMSOSTEK Kumpulkan Rekening Peserta

JAKARTA, ruber.id - Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan akan memberikan subsidi kepada pekerja swasta yang telah terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan atau BPJAMSOSTEK.