23.4 C
Indonesia
Kamis, September 23, 2021
spot_img

Edarkan Ganja 169 Kg, BNN Jawa Barat Ringkus Tukang Bangunan

BNN Jawa Barat ungkap peredaran ganja 169 Kg di wilayah Depok, Kamis (11/7/2019). roska/ruang berita

KOTA BANDUNG, ruber — BNN Provinsi Jawa Barat gagalkan upaya peredaran ganja sebanyak 169 Kg yang dilakukan oleh tukang bangunan inisial ID alias I.

Tersangka berhasil diringkus di kawasan Sawangan Depok Jawa Barat bberkat kesigapan tim beserta anjing pelacak.

ID mengaku dirinya mendapat upah sebesar Rp100.000/1 Kg ganja yang dibawanya.

“Sudah lebih dari empat kali kerja seperti ini, saya tidak tahu barangnya dari siapa karena prosesnya dari tangan ke tangan,” akunya di BNN Provinsi Jabar, Kamis (11/7/2019).

Tersangka ID, membawa ganja dengan menggunakan kendaraan roda empat. Untuk mengelabui petugas, ganja tersebut dikemas dalam berbagai ukuran paket.

BACA JUGA:  Cegah Kebakaran, Mang Oded Ajak Warga Kota Bandung Cek Berkala Instalasi Listrik
BACA JUGA:  12 Pelaku Narkoba Diciduk Polres Tasikmalaya Kota, Salah Satunya Perempuan

Tersangka membungkus ganja itu dengan menggunakan dus dan karung.

Namun, berkat pengintaian dan endusan anjing pelacak yang dimiliki oleh BNN Jawa Barat upaya peredaran ganja asal Aceh ini berhasil digagalkan.

Akibat perbuatannya, tersangka ID terancam hukuman di atas 15 tahun penjara.

Kepala BNN Provinsi Jabar Sufyan Syarif mengungkapkan pihaknya terus berupaya untuk memberantas peredaran narkoba ini.

“Kami mengharapkan sinergitas dari seluruh elemen masyarakat dan stakeholder agar bersama-sama memerangi narkoba.”

“Seperti yang sudah kami lakukan dengan program Desa Bersinar yang bebas narkoba dengan bantuan polisi dan TNI,” katanya.

Sufyan menyebutkan, sasaran penyalahgunaan narkoba ini di wilayah Jawa Barat ini menyasar usia produktif mulai dari pelajar, mahasiswa dan pegawai.

BACA JUGA:  Ini Alasan Pemerintah Naikkan Harga Ayam Jelang Lebaran
BACA JUGA:  Dua Bandar Ganja dan Sabu-sabu Jaringan Priangan Timur Diringkus Polres Tasikmalaya Kota

Jawa barat sendiri, diketahui merupakan wilayah strategis untuk para pengedar narkotika dalam memasarkan barang haram tersebut.

Hal itu berdasarkan peta wilayah di mana Jawa Barat merupakan provinsi terbesar dengan jumlah penduduk aktif dan dihuni oleh berbagai suku bangsa.

Sehingga, wilayah Jawa Barat selalu menjadi target utama peredaran narkotika jenis apapun//baik melalui darat, laut maupun udara.

“Untuk itu dibutuhkan kerjasama dan peran aktif dari seluruh pihak sehingga peredaran narkoba di Jawa Barat ini dapat terus diminimalisasi,” sebutnya. roska

loading…


Related Articles

- Advertisement -

Latest Articles