NEWS, ruber.id – Universitas Padjadjaran (Unpad) menerima kunjungan Duta Besar (Dubes) Meksiko untuk Indonesia, Francisco de la Torre.
Pertemuan tersebut, bertujuan menjajaki peluang kolaborasi antara Unpad dengan sejumlah perguruan tinggi di Meksiko. Khususnya, Universidad Nacional Autónoma de México (UNAM).
Kunjungan diplomatik ini disambut langsung oleh Rektor Unpad, Arief S. Kartasasmita, di Ruang Tamu Rektor, Gedung Rektorat Unpad Jatinangor.
Dalam pertemuan tersebut, Dubes Meksiko menyampaikan komitmen untuk membuka peluang kerja sama konkret antara institusi pendidikan tinggi kedua negara.
Ia menyebutkan, bentuk kolaborasi yang dapat dikembangkan mencakup pertukaran mahasiswa dan staf, riset bersama, hingga program pendidikan lainnya.
“Kami datang untuk menawarkan peluang kolaborasi antara Unpad dan universitas di Meksiko, termasuk UNAM. Kerja sama ini bisa diwujudkan dalam berbagai bentuk, seperti pertukaran akademik dan penelitian bersama,” ujarnya.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut perwakilan dari UNAM, yakni Alicia Girón selaku Director of the University Program of Studies in Asia, Africa and Oceania, serta Vania De la Vega Shiota sebagai Deputy Director program yang sama.
Dari pihak Unpad, selain rektor, hadir pula Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Mohamad Fahmi, Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Mohammad Benny Alexandri, serta Kepala Kantor Urusan Internasional Anggia Utami Dewi.
Unpad sambut hangat rencana kerja sama
Rektor Unpad, menyambut baik inisiatif tersebut dan menyatakan ketertarikan untuk melanjutkan pembahasan kerja sama secara lebih mendalam.
“Merupakan suatu kehormatan bagi kami dapat menjalin komunikasi dengan UNAM, salah satu universitas besar dan bereputasi di Meksiko. Kami sangat terbuka untuk melanjutkan diskusi ini ke tahap berikutnya,” ungkapnya.
Sebagai informasi, UNAM merupakan salah satu perguruan tinggi terkemuka di dunia.
Berdasarkan QS World University Rankings, kampus ini menempati peringkat pertama di Meksiko dan berada di posisi ke-136 dunia.
Didirikan pada 1910, UNAM juga memiliki jaringan kampus di berbagai negara, seperti Amerika Serikat, Kanada, Spanyol, China, Prancis, Inggris, dan Kuba.
Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat kerja sama internasional Unpad.
Selain itu, membuka peluang kolaborasi akademik lintas negara yang lebih luas di masa depan. ***







